Menu

Mode Gelap
Vale Indonesia – Siswa SMKN 9 Kolaka Tanam Pohon Peringati HLH Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Afsel Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Setelah Kalahkan Korsel Daftar Tim Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026 Pelatihan Vokasi dan Sertifikasi Operator Alat berat, Bukti Vale Komitmen Penguatan Daya Saing Warga Lokal Pertarungan Sengit Group A Piala Dunia 2026 : Siapa Yang Bakal Dampingi Meksiko

KABAR PEMDA

Sufriyati Ajak PKK dan DWP Perkenalkan Produk UMKM dan IKM Pada Lutim Expo 2022

badge-check


					Sufriyati Ajak PKK dan DWP Perkenalkan Produk UMKM dan IKM Pada Lutim Expo 2022 Perbesar

LUWU TIMUR, Timuronline – Ketua TP PKK Lutim, Hj. Sufriaty Budiman mengajak seluruh pengurus TP PKK dan Darma Wanita Persatuan (DWP) se-Lutim agar produk-produk hasil olahan UMKM dan IKM yang dari masing-masing kecamatan/desa dapat diperkenalkan pada expo yang akan berlangsung hingga 23 Agustus 2022 mendatang.

“Saya yakin banyak pelaku-pelaku usaha, dan UMKM IKM yang kita miliki dan hal itulah yang harus diperlihatkan kepada masyarakat bahwa inilah produksi kami,” kata Sufriyati, Selasa (18/08/2022) saat memimpin rapat bulanan TP PKK – DWP Lutim, didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP), Hj. Masrah Bahri Suli, beserta Ketua DWP Unit Bapelitbangda, Hj haslinda.

Hadir pada kesempatan ini antara lain ; para pengurus TP PKK Lutim, para pengurus DWP Lutim, dan para pengurus TP PKK dan DWP Kecamatan se-Lutim.

Selain itu, Ia juga meminta kepada desa di Parumpanai untuk segera melakukan penyuluhan terkait pemberian imunisasi terhadap anak usia 12 bulan secara keseluruhan hingga semua target bisa terpenuhi.

“Ini bukan hal yang berbahaya tetapi ini untuk mencegah penyakit seperti campak, bakteri, hepatitis B, rubella, fenomonia. Jadi kita hanya perlu melakukan edukasi kepada masyarakat, sehingga masyarakat mau melakukan imunisasi,” tambahnya.

Baca Juga:
Bank Sulselbar Malili Terbitkan 727 Barcode Qris

Terakhir, Sufriaty menekankan, agar para TP PKK kecamatan se-Lutim selalu melakukan pemantauan terhadap masyarakat yang mempunyai anak dengan kategori stunting. Selain itu, juga diperlukan sosialisasi kepada masyarakat. Maka dari itu, tidak ada lagi anak yang lahir stunting.

“Usahakan tidak ada lagi perkawinan dini karena ini merupakan faktor utama yang menyebabkan stunting. Pastikan di wilayah masing-masing yang memiliki ibu hamil, semua gizinya terpenuhi dan tidak ada masalah terhadap kandungannya,” harapnya.

Sementara itu, Ketua DPW Lutim, Hj. Masrah Bahri Suli menyampaikan bahwa, akan diadakan pengajian bulanan dan mudah-mudahan dapat terlaksana dengan baik.

“Kemudian rencananya ada pertemuan dengan dewan penasehat pada 5 hingga 6 September mendatang,” tutupnya. (ikp-kehumasan/kominfo-sp)

Baca Lainnya

Harap-Harap Cemas Masyarakat Luwu Timur Menanti Perkembangan Kasus Seragam dan Ambulans di Kejari Lutim

22 Juni 2026 - 12:12 WITA

FOTO : Musancab DPC PDIP Luwu Timur Berlangsung Damai

22 Juni 2026 - 11:31 WITA

Polda Kalah Gercep, Kejari Lutim Masuk Tahap Penyidikan Kasus Ambulans Desa

20 Juni 2026 - 11:21 WITA

Update Kasus Penangkapan BBM di Malili, Polisi Akan Minta Keterangan Saksi Ahli

18 Juni 2026 - 15:54 WITA

Ini Daftar Temuan BPK RI Sulsel di Kabupaten Luwu Timur

18 Juni 2026 - 12:46 WITA

Temuan BPK, Enam Mahasiswa di Lutim Tak Layak Terima Beasiswa

18 Juni 2026 - 11:46 WITA

Saling Bantah Antara Pemkab Lutim, Pemdes Tarengge Timur dan Anak Guru Ngaji

18 Juni 2026 - 11:20 WITA

Trending LUWU TIMUR