LUWU TIMUR,Timuronline – Setelah 7 bulan berlalu atas penemuan jenazah di areal persawahan Desa Bayondo Kecamatan Tomoni, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, hingga kini penyidik Polres Luwu Timur belum menentukan adanya tersangka atas kasus dugaan pembunuhan tersebut
Seksi Tindak Pidana Umum (Tipidum) Satreskrim Polres Luwu Timur melalui Kasi Humas, AKP. Husain menyebutkan penyidik telah memanggil puluhan saksi untuk dimintai keterangannya
” Ada sekitar 50-an orang saksi yang telah kita panggil dan mintai keterangan,” ujarnya, Senin (15/06/2026)

Hanya saja, beberapa orang dari saksi tersebut terkadang memberikan kesaksian yang berubah-ubah dan tidak konsisten
” Untuk itu terhadap beberapa saksi kita akan periksa kembali dengan menggunakan alat pendeteksi kebohongan atau Lie Detector,” tambahnya
Sebelumnya diberitakan, Penyidik Satreskrim Polres Luwu Timur melakukan penyelidikan penemuan mayat di sawah, dusun Balele, Desa Bayondo kecamatan Tomoni.
Identitas mayat tersebut diketahui bernama Enggi (65), mayatnya ditemukan di area persawahan saat dilakukan pencarian pada Selasa (18/11/2025) lalu pukul. 19.30 WITA.
Keluarga almarhum menduga kematian Enggi tidak wajar, pasalnya dia merupakan Pensiunan PNS BKKBN Luwu Timur, sebelum ditemukan tak bernyawa, Enggi pernah mengeluh ke anaknya jika dia diteror oleh orang tidak dikenal melalui sambungan telepon meminta uang senilai Rp. 20 juta.
Sejak kejadian itu, Enggi mulai merasa tidak tenang, namun anaknya terus menenangkan dengan terus mengingatkan agar tidak merespon setiap penelpon yang tidak dikenal. (*)

























