LUWU TIMUR,Timuronline – Fraksi PAN DPRD Luwu Timur melalui jubirnya, Nurcholis Azis mengatakan ada beberapa program strategis Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Timur masih menyisakan persoalan serius yang perlu mendapat penjelasan terbuka dan komitmen perbaikan.
Persoalan yang dimaksud adalah pertama, terkait program bantuan keuangan desa sebesar 2 Miliar/desa.
Menurut Fraksi PAN kebijakan ini baik secara konsep, namun implementasinya belum mencerminkan asas keadilan dan pemerataan. Dari total 125 desa, baru sekitar 33 desa yang teralokasi, dan bahkan pada Tahun Anggaran 2025 baru 33 desa yang terealisasi.

” Kondisi ini menunjukkan bahwa program belum berjalan merata, masih terdapat ketimpangan antar desa dan berpotensi menimbulkan kecemburuan sosial,” Tegas Nurcholis dalam Pandangan Umum Fraksi Terhadap laporan Pertanggungjawaban Bupati Luwu Timur Tahun Anggaran 2025, Senin (06/04/2025)
Fraksi PAN mendesak agar program Rp2 miliar per desa benar-benar dilaksanakan secara merata, bertahap, dan memiliki kepastian timeline bagi seluruh desa di Kabupaten Luwu Timur.
Kedua, Fraksi PAN juga mempertanyakan kelanjutan proyek gerbang burau
” Sampai saat ini, proses pembangunan tidak menunjukkan progres yang jelas sehingga Fraksi PAN memandang proyek ini terkesan tidak memiliki kepastian perencanaan, berpotensi menjadi proyek mangkrak dan mencerminkan lemahnya konsistensi pelaksanaan program,” Ujarnya
Selanjutnya, terkait program bantuan seragam sekolah tahun 2025. Fraksi PAN melihat bahwa Penyaluran anggaran justru terealisasi pada Maret 2026. Hal ini menunjukkan adanya ketidaktepatan perencanaan dan pelaksanaan anggaran
” Oleh karena itu Fraksi PAN menilai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat seharusnya tepat waktu. Keterlambatan ini berdampak langsung kepada masyarakat, khususnya siswa dan orang tua,” Tegasnya lagi
Terakhir terkait pembangunan Rumah Sakit Towuti
” Fraksi PAN menilai bahwa Kebutuhan layanan kesehatan di wilayah Towuti dan sekitarnya sangat mendesak dan Pembangunan rumah sakit ini merupakan program strategis yang tidak boleh ditunda oleh pemerintah daerah , Oleh karena itu Fraksi PAN mendorong Pemerintah Daerah untuk memastikan alokasi anggaran yang jelas, terukur, dan berkelanjutan bagi pembangunan Rumah Sakit Towuti ini,” Katanya
“Program yang baik harus diikuti dengan pelaksanaan yang konsisten, tepat waktu, dan berkeadilan. Tanpa itu, kebijakan hanya akan menjadi janji tanpa dampak nyata bagi masyarakat.” Sambungnya
Fraksi PAN berharap seluruh catatan ini tidak hanya menjadi bahan evaluasi, tetapi benar-benar ditindaklanjuti secara konkret oleh Pemerintah Daerah (*)





















