LUWU TIMUR,Timuronline – Satu tahun terakhir, kinierja Pemerintah Luwu Timur tidak memuaskan. Pertumbuhan Ekonomi anjlok, Luwu Timur juga gagal meraih Adipura.
Kondisi ini disoroti Fraksi PAN dalam Rapat Paripurna DPRD Luwu Timur, Kamis (05/03/2026). Tentang Rencana Penyelenggaraan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah, Ranperda Tentang Pemajuan Kebudayaan Daerah Dan Ranperda Tentang Rencana Pembangunan Dan Pemgembangan Perumahan Dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Luwu Timur (RP3KP) Tahun 2025-2045.
Juru Bicara Fraksi PAN Prima Eyza Purnama mengatakan, Fraksi PAN sangat prihatin dengan tren makro ekonomi Kabupaten Luwu Timur, yang mengalami kemerosotan

Berdasarkan data BPS, pertumbuhan ekonomi Luwu Timur pada tahun 2023 sempat berada diangka 9,6 Persen. Namun angka tersebut turun pada 2024 jadi 3,27 persen, kini pertumbuhan ekonomi masih di angka 3,7 persen. Kondisi ini menempatkan Kabupaten Luwu Timur berada diposisi kedua dari terakhir Kabupaten / Kota di Sulawesi Selatan.
Fraksi PAN mendorong Bupati Luwu Timur untuk melakukan evaluasi kepada seluruh OPD, karena kita membutuhkan akselerasi perogram pemulihan ekonomi yang nyata.
Kemudian kegagalan Mempertahankan Piala Adipura dan Rapuhnya Tata Kelola Lingkungan
Terkait tata kelola lingkungan hidup, Fraksi PAN menyatakan kekecewaannya atas lepasnya Adipura tahun 2025.
” Ini menjadi catatan bagi kinerja pemerintah daerah mengingat Luwu Timur salah satu daerah peraih adipura Lima Tahun berturut – turut. Fraksi PAN menilai kegagalan ini akibat menurunnya kinerja instansi terkait. ” Ungkap Prima.
Fraksi PAN melihat banyak permasalahan lingkungan yang tidak terselesaikan dengan baik. Serta pengolahan sampah rumah tangga yang tidak lagi menjadi perioritas utama lagi. Kesadaran ekologis tidak boleh dikorbankan, pemerintah daerah harus segera melakukan perubahan sistemik dalam penanganan sampah di Luwu Timur. (*)





















