Menu

Mode Gelap
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Afsel Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Setelah Kalahkan Korsel Daftar Tim Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026 Pelatihan Vokasi dan Sertifikasi Operator Alat berat, Bukti Vale Komitmen Penguatan Daya Saing Warga Lokal Pertarungan Sengit Group A Piala Dunia 2026 : Siapa Yang Bakal Dampingi Meksiko Menang Tipis Atas Kongo, Kolombia Pastikan Satu Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026

LUWU TIMUR

Kelangkaan LPG Di Lutim Akibat Permainan Ditingkat Pangkalan, Ini Harus Diakhiri

badge-check


					Kelangkaan LPG Di Lutim Akibat Permainan Ditingkat Pangkalan, Ini Harus Diakhiri Perbesar

LUWU TIMUR,Timuronline – Komisi II DPRD Kabupaten Luwu Timur menyimpulkan Kelangkaan LPG 3 Kg yang terjadi di Kabupaten Luwu Timur penyebabnya adalah Lemahnya Pengawasan dari Disdagkop dan Agen LPG terhadap masing – masing Pangkalan LPG. Untuk mengatasinya harus ada pengawasan yang ketat lagi disertai sanksi hukum yang tegas selain penutupan tempat usaha bagi Pangkalan yang nakal.

Demikian Kesimpulan dari Komisi II DPRD Lutim setelah mengupas tuntas soal kelangkaan LPG di Rapat Dengar Pendapat ( RDP ) dengan Disdagkop /UKM, Agen LPG dan Forum Persaudaraan Masyarakat yang menyuarakan ketimpangan dibalik Kelangkaan LPG di Luwu Timur.

RDP ini berlangsung di Ruang Aspirasi DPRD Lutim. Senin ( 03/02/2025). Di pimpin langsung Ketua DPRD Luwu Timur, Ober Datte, Wakil Ketua II DPRD Hj.Harisah Suharjo dan anggota Komisi II Lainnya.

Menurut Ober Datte, jika merujuk data penyaluran LPG dari Agen Harindo Desember 2024 sebanyak 85.681 tabung, dan Januari 2025 bertambah sebanyak 89.600 Tabung. Mestinya tidak boleh terjadi kelangkaan LPG 3 Kg di Lutim.Tapi fakta lapangannya Langka. ” Artinya ini ada kebocoran, masa barangnya bertambah tapi langka, ini baru data dari satu Agen yang kita sample, sementara di Luwu Timur ini ada Enam Agen LPG. ” Ungkap Ober Datte.

Sarkawi A Hamid juga mempertanyakan, kenapa di Zona Satu dan Zona Dua Pangkalan menjual LPG 3 Kg diatas HET yang ditetapkan pemerintah.

” Sekarang saya mau bertanya sama Agen ini berapa sebenarnya harga LPG di Pangkalan, kenapa sampai harganya di masyarakat bisa tembus sampai 40.000 pertabung. ” Tanya Sarkawi.

Pemilik Agen PT Harindo Gas Utama, Drs Lasalehe. Mengungkapkan harga LPG dari Agen ke Pangkalan untuk Zona Satu meliputi Burau, Mangkutana sampai Malili Rp. 17.500 pertabung. Dan Untuk Zona Dua Wasuponda, Nuha sampai Towuti harga Agen ke Pangkalan Rp. 19.950. Pertabung.

Oleh Pemerintah Daerah menetapkan HET LPG yang harus di taati Pangkalan Zona Satu Rp. 20.000 pertabung dan Zona Dua Rp. 22 000.

Karena lemahnya pengawasan, dilapangan, Pangkalan menaikkan harga jualnya menjadi Rp. 23.000 sampai 25.000 pertabung. Sehingga sampai di Pengecer harga jualnya melonjak jadi 35.000 bahkan sampai 45.000 pertabung.

” Permainan ini ada di Pangkalan, makanya Agen harus ada pengawasan yang khusus terhadap pangkalan ini. Jika tidak ada ketegasan ya begini – begini terus ini kondisi LPG.” Ungkap Sarkawi. (*)

Baca Lainnya

Harap-Harap Cemas Masyarakat Luwu Timur Menanti Perkembangan Kasus Seragam dan Ambulans di Kejari Lutim

22 Juni 2026 - 12:12 WITA

FOTO : Musancab DPC PDIP Luwu Timur Berlangsung Damai

22 Juni 2026 - 11:31 WITA

Polda Kalah Gercep, Kejari Lutim Masuk Tahap Penyidikan Kasus Ambulans Desa

20 Juni 2026 - 11:21 WITA

Update Kasus Penangkapan BBM di Malili, Polisi Akan Minta Keterangan Saksi Ahli

18 Juni 2026 - 15:54 WITA

Ini Daftar Temuan BPK RI Sulsel di Kabupaten Luwu Timur

18 Juni 2026 - 12:46 WITA

Temuan BPK, Enam Mahasiswa di Lutim Tak Layak Terima Beasiswa

18 Juni 2026 - 11:46 WITA

Saling Bantah Antara Pemkab Lutim, Pemdes Tarengge Timur dan Anak Guru Ngaji

18 Juni 2026 - 11:20 WITA

Trending LUWU TIMUR