Menu

Mode Gelap
Ini Klasemen Sementara Piala Dunia 2026 Usai Tuan Rumah Meksiko dan AS Menang Lagi Temuan BPK, 20 Penerima Bantuan Lansia Dibawah Umur 60 tahun Hari Lingkungan Hidup, PT. PUL Tanam Ratusan Bibit Pohon Mangrove Bantuan Seragam Sekolah di Lutim Banyak Masalah, BPK RI Temukan Fakta Mengejutkan Nyawa Gadis di Kalaena Berakhir Tragis di Tangan Tetangga Sendiri Jauh ke Lutim Nonton Konser, Warga Bone-Bone Lutra Kecurian

LUWU TIMUR

Diklat Perkoperasian Bagi Pelaku Koperasi

badge-check


					Diklat Perkoperasian Bagi Pelaku Koperasi Perbesar

LUWU TIMUR,Timuronline – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Dagkop UKM) bekerjasama dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Luwu Timur melaksanakan pendidikan dan pelatihan (Diklat) Perkoperasian bagi koperasi terkait manajemen pengelolaan koperasi dan pelatihan audit bagi koperasi.

Diklat bagi pengelola koperasi ini dibuka Bupati Luwu Timur, H. Budiman, didampingi Ketua TP PKK Luwu Timur, Hj. Sufriaty, Narasumber dari Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Selatan, Kamaruddin, Kadis Pertanian, Amrullah, Kadis Dagkop UKM Luwu Timur, Rosmiyati Alwi dan Kabag Pemerintahan, Iskandar Muda, di Aula Hotel Sikumbang Kecamatan Tomoni, Rabu (28/07/2021).

Bupati Luwu Timur, H. Budiman dalam arahannya mengatakan, koperasi sejak dulu merupakan penggerak ekonomi Nasional. Menurutnya, koperasi sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat seperti UMKM dan pedagang kecil, tentu diharapkan tetap eksis dan terus bergerak maju ditengah pandemi covid-19 saat ini.

Baca Juga :

“Pemberdayaan koperasi merupakan langkah strategis menumbuhkan pembangunan ekonomi masyarakat. Untuk itu, dibutuhkan berbagai upaya secara menyeluruh, terintegrasi, serta bersinergi. Hal ini dapat dicapai dengan mendorong koperasi untuk meningkatkan kapasitas dan perannya,” jelasnya.

Bupati berharap agar pelatihan ini tidak hanya sekedar seremonial semata, tapi harus ada perbaikan sehingga pengelolaan koperasi bisa terus berkembang. Olehnya itu, pelatihan ini harus bermanfaat besar. Bangun jejaring yang dapat mendorong kerjasama dalam pengembangan usaha koperasi.

Orang nomor satu di Luwu Timur ini juga mengingatkan kepada Kadis Dagkop UKM agar menata dengan baik manajemen pengelolaan Koperasi ASN. Apalagi dari sisi kemampuan dan sumber daya juga cukup besar untuk mengoptimalkan koperasi ASN tersebut.

Diklat Diikuti 75 Orang

Kadis Dagkop UKM Luwu Timur, Rosmiyati Alwi mengatakan, peserta pelatihan ini berjumlah 75 orang yang berasal dari 15 koperasi. Namun jumlah keseluruhan koperasi di Luwu Timur sebanyak 246. Dari jumlah itu, kata Rosmiyati, ada 166 Koperasi yang masih bisa dilakukan pembinaan oleh Pemerintah daerah. Namun ada juga 80 koperasi yang akan diusulkan ke Kementerian untuk dibubarkan.

“Pengusulan pembubaran 80 Koperasi ini sudah sesuai dengan regulasi yang mengamanatkan bahwa selama tiga tahun secara berturut-turut koperasi tidak melakukan rapat anggota tahunan (RAT) maka sudah dapat dibubarkan,” jelasnya.

Dalam acara diklat Perkoperasian tersebut juga dilakukan penandatanganan MoU antara Pemerintah Daerah dengan Perum Bulog tentang penyerapan gabah beras petani dan pembelian beras oleh Pegawai Negeri Sipil Pemerintah Kabupaten Luwu Timur. MoU itu ditandatangani Bupati Luwu Timur, H. Budiman bersama Pemimpin Bulog Cabang Palopo, Lisnawati. (hms/ikp/kominfo)

Baca Lainnya

Lagi Temuan BPK, 20 Penerima Bantuan Lansia Dibawah Umur 60 tahun

12 Juni 2026 - 13:12 WITA

Bantuan Seragam Sekolah di Lutim Banyak Masalah, BPK RI Temukan Fakta Mengejutkan

12 Juni 2026 - 11:02 WITA

Kejari Lutim Pastikan Kasus Seragam Sekolah Tetap Berjalan. Akan Ada Tersangka ?

11 Juni 2026 - 10:55 WITA

PN Malili Menangkan Gugatan Siddiq : SK DPP Nasdem Tak Memiliki Hukum Mengikat

10 Juni 2026 - 10:24 WITA

Momen HUT 23 Tahun Luwu Timur, CLM Berikan Bantuan Truk dan Kontainer Sampah

9 Juni 2026 - 10:11 WITA

PT. CLM Berangkatkan 9 Orang Ikuti Pelatihan Gada Pratama

8 Juni 2026 - 09:54 WITA

OSIS – Gudep SMAN 4 Luwu Timur Gelar Program GOES, Siswa Antusias

31 Mei 2026 - 09:44 WITA

Trending CITIZEN JOURNALISM