Menu

Mode Gelap
OSIS – Gudep SMAN 4 Luwu Timur Gelar Program GOES, Siswa Antusias Kabar Gembira, Magatti Tour And Travel Buka Cabang di Malili, Ayo Umrah dengan Uang Muka Hanya 500 Ribu Belanda Rilis Skuad Piala Dunia 2026, Ini Daftarnya Daftar Pencetak Gol Sepanjang Piala Dunia, Miroslav Klose Memimpin Kapan Piala Dunia Pertama Digelar ? Baca Sejarahnya Berbagi Keberkahan Idul Adha, PT Vale Donasi Hewan Kurban ke Wilayah Pemberdayaan

LUWU TIMUR

Warga Watangpanua Ini Siap Hibahkan Tanahnya Untuk Pembangunan Sekolah

badge-check


					Warga Watangpanua Ini Siap Hibahkan Tanahnya Untuk Pembangunan Sekolah Perbesar

LUWU TIMUR,Timuronline – H. Ambo Lappi bersedia menghibahkan lokasinya seluas 1 Hektar untuk pembangunan Sekolah dasar (SD). Hal itu diungkapkannya di hadapan Anggota DPRD Luwu Timur, Najamuddin saat menghadiri Reses Perseorangan, Selasa (26/07/2022)

Pria yang merupakan warga Desa Watangpanua, Kecamatan Angkona ini mengaku ikhlas jika saja pemerintah ingin membangun sekolah sesuai harapan masyarakat.

” Pak dewan, di Desa Watangpanua ini belum ada sekolah SD-nya. Anak-anak kami yang bersekolah terpaksa sekolah di desa tetangga seperti Desa Tampinna, Maliwowo dan Desa lamaeto. Kami berharap, pemerintah mendengar aspirasi kami,” harap salah seorang warga yang hadir dalam Reses tersebut.

Mendengar harapan tersebut, H.Ambo Lappi lantas mengangkat tangannya sembari mengungkapkan kesiapannya menghibahkan tanah miliknya.

Baca Juga :

” Saya siap hibahkan tanah saya 1 Hektar,” ujarnya disambut tepuk tangan seluruh warga yang hadir.

Hanya saja, menurut Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Luwu Timur, Darmawan yang juga hadir dalam reses tersebut mengungkapkan pembangunan sekolah baru butuh setidaknya minimal 1,5 hektar lokasi.

” kalau lahannya itu, 1,5 hektar sampai 2 hektar, itu idealnya,” paparnya

Juga sambungnya, pembangunan sekolah baru butuh proses yang panjang dan tentunya anggaran yang cukup.

” Sebelum itu, kita harus kroscek dulu, apakah nantinya pembangunan sekolah ini tidak berpengaruh pada sekolah lainnya yang ada di wilayah tersebut. Di dekat sini ada sekolah madrasah di Desa Tampinna, kemudian ada juga SD di Desa Maliwowo dan Desa Lamaeto. Dalam artian, jika sekolah-sekolah itu juga bergantung pada anak-anak kita, maka ini tentu menjadi bahan evaluasi. Jangan sampai kita dirikan sekolah baru, sekolah yang lain justru berkurang anak muridnya. Ini yang tidak kita inginkan bersama,” ungkapnya.

Sementara Najamuddin mengatakan, pembangunan sekolah juga sangat penting untuk menunjang mutu pendidikan di Desa Watangpanua.

” Jadi harapan masyarakat tetap kita akan perjuangkan. Ini perlu kita bicarakan dan kita rencanakan dengan sebaik-baiknya, agar nantinya pembangunan sekolah baru di desa ini tidak sia-sia,” pungkas Naja. (*)

Baca Lainnya

OSIS – Gudep SMAN 4 Luwu Timur Gelar Program GOES, Siswa Antusias

31 Mei 2026 - 09:44 WITA

Kabar Gembira, Magatti Tour And Travel Buka Cabang di Malili, Ayo Umrah dengan Uang Muka Hanya 500 Ribu

31 Mei 2026 - 09:25 WITA

Indahnya Kolaborasi SMAN 4 Luwu Timur dan Indofood di Program Pendidikan dan Sosial

20 Mei 2026 - 12:09 WITA

Polda Sulsel Tangani Kasus Ambulance Desa di Luwu Timur, Sejumlah Pihak Akan Diperiksa

19 Mei 2026 - 10:30 WITA

Vale Indonesia Hormati Proses Hukum Pengadaan Ambulance Desa

19 Mei 2026 - 10:19 WITA

Pantai Impian Tidak Bisa Jadi Aset Desa, Ada Dugaan Korupsi Pembangunan Jembatan di Atasnya ?

17 Mei 2026 - 12:55 WITA

PT. PUL Salurkan Bantuan ke Masjid Nurul Haq Ussu

17 Mei 2026 - 10:44 WITA

Trending LUWU TIMUR