Warga Pongkeru Usulkan Beberapa Pembangunan di Reses Najamuddin

Warga Pongkeru Usulkan Beberapa Pembangunan di Reses Najamuddin

LUWU TIMUR,Timuronline – Warga Desa Pongkeru, Kecamatan Malili Luwu Timur, Kamis (09/12/2021) mengusulkan beberapa pembangunan di desa tersebut di reses atau Temu Konstituen Anggota DPRD Luwu Timur, Najamuddin.

Mesak Rombe salah satunya meminta agar jaringan air bersih yang ada di Dusun Kawasule segera diselesaikan. Pasalnya kata Mesak, sudah sekitar 10 tahunan di wilayah tersebut hanya dibangun pipa air tanpa teraliri air hingga saat ini.

” Kalau tidak salah, pipa itu sudah ada sejak masih jaman Andi Hatta menjabat Bupati Luwu Timur. Nah hingga saat ini belum berfungsi,” Ungkapnya

Baca Juga :

https://timur-online.com/bantu-pencarian-korban-erupsi-semeru-vale-indonesia-kirim-bantuan/

Dalam reses tersebut, Najamuddin juga mengikutsertakan beberapa perwakilan Organisasi Perangkat daerah (OPD) Luwu Timur dan instansi lainnya seperti PDAM dan PLN. Ini dilakukan untuk menjawab langsung masukan masyarakat

” Sengaja saya hadirkan beberapa pihak terkait agar apa yang menjadi pertanyaan bagi warga dapat langsung terjawab,” Katanya

Menurutnya, reses Anggota DPRD dilakukan selama 3 kali dalam setahun. Itu dalam rangka melihat perkembangan pembangunan dan mendengar langsung aspirasi masyarakat

Menjawab pertanyaan dari Mesak Rombe, salah seorang perwakilan PDAM mengungkapkan bahwa pihak PDAM Malili sendiri belum bisa berbuat apa-apa karena hingga saat ini proyek pipa air bersih tersebut masih tanggung jawab Dinas PU-PR dan belum diserahkan ke PDAM.

Artikel Lainnya :  Budiman Hadiri Rakerda dan Dialog Interaktif DPD PAN Lutim

Warga lainnya, Usman mengusulkan perlunya pembangunan drainase di sejumlah titik di desa Pongkeru.

“ Karena tidak ada drainase sehingga setiap kali hujan jalanan dan pemukiman warga terendam banjir. Jalan keluarnya adalah pembangunan drainase termasuk tanggul penahan air di sepanjang sungai,” Ujar Usman.

Sementara itu, salah seorang tenaga pengajar di SMP 4 Pongkeru meminta agar rencana penataan halaman sekolah ditahan dulu. Dia meminta agar pembangunan pagar sekolah yang dilanjutkan

” Pembangunan pagarnya dulu yang difokuskan. Jangan dulu penataan halaman. Karena kalau penataan halaman sudah jadi, nantinya akan rusak juga kalau pembangunan pagar dilanjutkan. Kan pengangkutan material lewat halaman, yah pasti rusak juga,” Harapnya

Temu konstituen Najamuddin juga dihadiri Sekwan Luwu Timur, Rapiuddin Tahir,  Camat Malili Nur Syaiffulah Rahman, Kadis perhubungan Andi Makkaraka serta sejumlah staf organisasi perangkat daerah. Hadir juga pada kesempatan ini Kasi Intelkam Kejaksaan Negeri Luwu Timur, Bara Mantio Irsahara SH.MH, Kasat Binmas Polres Lutim, Iptu Arsenius serta kepala desa Pongkeru Aksan. (Red).

 

Inline Related :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.