Menu

Mode Gelap
OSIS – Gudep SMAN 4 Luwu Timur Gelar Program GOES, Siswa Antusias Kabar Gembira, Magatti Tour And Travel Buka Cabang di Malili, Ayo Umrah dengan Uang Muka Hanya 500 Ribu Belanda Rilis Skuad Piala Dunia 2026, Ini Daftarnya Daftar Pencetak Gol Sepanjang Piala Dunia, Miroslav Klose Memimpin Kapan Piala Dunia Pertama Digelar ? Baca Sejarahnya Berbagi Keberkahan Idul Adha, PT Vale Donasi Hewan Kurban ke Wilayah Pemberdayaan

LUWU TIMUR

Warga Minta Pemerintah Lakukan Tera Ulang Alat Ukur di SPBU dan Pertashop

badge-check


					Warga Minta Pemerintah Lakukan Tera Ulang Alat Ukur di SPBU dan Pertashop Perbesar

LUWU TIMUR,Timuronline – Warga meminta agar Pemerintah Luwu Timur melalui  Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disdagkop-UKM) agar melakukan tera ulang alat ukur di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan Pertashop yang tersebar di seluruh wilayah Luwu Timur.

Warga menilai kemungkinan terjadinya kecurangan pihak petugas dalam melayani pembelian BBM sangat terbuka lebar.

” Saya melihat dua hari lalu di televisi, petugas menemukan adanya kecurangan pihak SPBU di salah satu pertamina di Indonesia dalam menyetel ulang alat ukur mereka. Kalau disana bisa terjadi, kemungkinan disini (Luwu Timur,red) juga bisa,” kata Anwar, Warga Malili, Kamis (23/06/2022)

Baca Juga :

Tera Ulang Alat Ukur di Pasar Tradisional

Anwar membeberkan, dirinya kerap mendapatkan laporan warga lainnya yang mengeluh karena takaran BBM yang ia beli diduga berkurang

” Biasa kan kalau kita ngomong soal BBM, selain kerap langka, juga pembicaraan mengarah kepada benar tidaknya takaran pihak SPBU ataupun Pertashop yang ada di Luwu Timur,” ungkapnya

Dia melanjutkan, permasalahan BBM di Luwu Timur bukan sesuatu yang aneh lagi melainkan sudah menjadi rahasian umum dan masih kerap terjadi kecurangan-kecurangan.

” Misalnya saja, penjualan BBM ini apakah sudah tepat sasaran atau tidak. Kan faktanya tidak. Masih ada BBM dijual keluar ke perusahaan-perusahaan. Belum lagi dijual ke pengecer-pengecer. Ini seakan menjadi hal yang tidak bisa ditemukan jalan keluarnya,” ujarnya lagi

” itu dulu lah (alat ukur) yang harus jadi perhatian. Saya berharap pemerintah mendengar harapan warga ini. Di pasar-pasar tradisional kan alat ukur mereka juga diperiksa. Nah apa bedanya dengan yang ada di SPBU atau Pertashop ? ,” tutupnya (*)

Baca Lainnya

OSIS – Gudep SMAN 4 Luwu Timur Gelar Program GOES, Siswa Antusias

31 Mei 2026 - 09:44 WITA

Kabar Gembira, Magatti Tour And Travel Buka Cabang di Malili, Ayo Umrah dengan Uang Muka Hanya 500 Ribu

31 Mei 2026 - 09:25 WITA

Indahnya Kolaborasi SMAN 4 Luwu Timur dan Indofood di Program Pendidikan dan Sosial

20 Mei 2026 - 12:09 WITA

Polda Sulsel Tangani Kasus Ambulance Desa di Luwu Timur, Sejumlah Pihak Akan Diperiksa

19 Mei 2026 - 10:30 WITA

Vale Indonesia Hormati Proses Hukum Pengadaan Ambulance Desa

19 Mei 2026 - 10:19 WITA

Pantai Impian Tidak Bisa Jadi Aset Desa, Ada Dugaan Korupsi Pembangunan Jembatan di Atasnya ?

17 Mei 2026 - 12:55 WITA

PT. PUL Salurkan Bantuan ke Masjid Nurul Haq Ussu

17 Mei 2026 - 10:44 WITA

Trending LUWU TIMUR