LUWU TIMUR,Timuronline – PT Vale kembali menunaikan komitmennya dalam melakukan penguatan skil bagi angkatan kerja Luwu Timur.
Yaitu mengadakan Program Vocational Short-term Training (VST ) sebuah program nyata berupa pelatihan kejuruan berdurasi singkat yang fokus memberikan keterampilan praktis spesifik untuk dunia kerja.
Program ini bertujuan mempersiapkan peserta siap kerja dengan cepat, mengatasi kesenjangan keahlian, dan bisa berupa lokakarya, kursus sertifikat, atau pelatihan intensif, sangat cocok bagi yang ingin langsung terjun ke industri atau meningkatkan keahlian tanpa harus menempuh pendidikan formal panjang seperti sarjana.

Atas dasar itulah lewat kampus Politeknik Sorowako, PT Vale kembali melatih puluhan angkatan kerja Luwu Timur selama tiga bulan.
Pelatihan kali diikuti sebanyak 42 orang peserta, meliputi 20 orang untuk Jurusan Komputer Desain, 12 orang Jurusan Listrik, dan 10 orang Jurusan pengelasan.
” Agar lebih cepat diserap oleh peserta, metode yang kita terapkan berupa materi teori selama dua minggu kemudian dilanjutkan dengan Praktik tujuh minggu, On The Job Training (OJT) dua minggu, kemudian sisanya adalah Uji Kompetensi,” Ungkap Harjuma Direktur Politeknik Sorowako, saat acara penutupan VST Batch II di Politeknik Sorowako, Jumat (12/12/2025)
Ia mengakui antusias peserta sangat tinggi, sehingga hasil pelatihan ini diyakini tidak mengecewakan pasar kerja. Karena secara umum peserta sudah memahami
kondisi di lapangan atau dunia kerja yang sesungguhnya.
Selama tiga bulan digembleng oleh mentor profesional, peserta sudah mampu meningkatkan kafasitasnya berupa pengetahuan, keterampilan, wawasan lapangan, dan juga mendapatkan sertifikat yang akan menjadi bukti kompetensi mereka nantinya. ” Kata Harjuma.
Direktur External Relations, Yusri Yunus dalam kesepatan itu berharap ke depan program VST bisa menyasar lebih banyak peserta dan jurusan (skill) di wilayah pemberdayaan PT Vale.
“Program ini tidak akan pernah sukses tanpa adanya kerjasama dengan berbagai pihak, seperti Pemerintah Kabupaten Luwu Timut, kolaborasi dengan Politeknik Sorowako dan dengan Sorlim Project dan External Relations sendiri.
“Program ini akan kembali dilaksanakan terus. Semoga ke depan jurusan nya diperbanyak lagi,” ujar Yusri.
Kepada peserta pelatihan, dia mengucapkan selamat kepada peserta VST yang sudah berhasil menyelesaikan Pendidikan keahlian singkatnya selama tiga bulan.
“Saat ini kalian sudah memegang sertifikat dan memiliki skill. Itu merupakan salah satu modal untuk menghadapi dunia kerja,” tandas Yusri.
Sementara itu Pemerintah Daerah Luwu Timur yang diwakili Kepala Bidang Ketenagakerjaan Dinas Ketenagakerjaan Luwu Timur, Hariadi Hamid menyampaikan, pelatihan ini salah satu bentuk kesiapan kita menghadapi perkembangan industri di Luwu Timur yang mulai berkembang.
“Dengan adanya pelatihan seperti ini, harapan kami, tenaga kerja lokal Luwu Timur tidak lagi hanya menjadi penonton di kampung sendiri. Dengan bekal pelatihan ini, angkatan kerja kita sudah siap bersaing, karena sudah memiliki skill. Ini yang kita ndalkan untuk menyambut perusahaan-perusahaan yang akan masuk berinvestasi di Luwu Timur,” Tutup Hariadi. (*)





























