Tak Ikut Liga 3, Apa Kabar Perslutim ? Ini Penjelasannya

oleh -269 views
Tak Ikut Liga 3, Apa Kabar Perslutim ? Ini Penjelasannya
Perslutim saat ikut turnamen Bupati Luwu Cup Tahun 2020. (Foto : Radarluwu Raya)

LUWU TIMUR,Timuronline – Geliat sepakbola di Kabupaten Luwu Timur bisa dibilang sedikit membanggakan namun tak jarang yang mengatakan justru terjadi kegagalan. Kita bercermin dari lolosnya Luwu Timur dari Prakualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (Praporprov) beberapa waktu lalu di Kabupaten Toraja Utara dengan mengkandaskan tuan rumah dan Kota Palopo.

Hanya saja, prestasi itu seakan tenggelam dengan tidak berpartisipasinya Perslutim (Tim Sepakbola Luwu Timur) pada ajang Liga 3 tahun ini.

Padahal kita ketahui, salah satu visi dan misi pemerintah Luwu Timur di bidang olahraga yakni menjadi tuan rumah untuk Liga 3. Namun jangankan menjadi tuan rumah, ikut pun tidak.

Baca Juga : 

Pertina Lutim Berangkatkan 17 Atlit Tinju

Artikel Lainnya :  Laboratorium PCR Covid Milik Vale Resmi Beroperasi, Untuk 1.700 Naker

Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Parbudmudora) Luwu Timur, H.Hamris Darwis kepada Timuronline, Rabu (10/11/2021) melalui sambungan telepon membenarkan hal itu.

” Yah itulah yang terjadi (Perslutim tak ikut Liga 3,red). Soal gagalnya kita ikut, saya tidak tahu menahu. Itu gawean PSSI. Coba tanya ketua PSSI,” Ungkapnya

Artikel Lainnya :  Pasutri Kecelakaan di Atue, Mobdin Kapolres Antar Korban ke RSUD I Lagaligo

Namun demikian, persiapan pun dilakukan pemerintah untuk kesiapan Perslutim ikut liga 3 tahun depan.

” Dalam waktu dekat kita adakan Luwu Timur Super Cup. Di mana turnamen ini diikuti oleh seluruh kecamatan yang ada di Luwu Timur. Nah, nantinya disitu kita lakukan seleksi pemain untuk masuk dalam skuad Perslutim tahun depan. Kita doakan semoga ini sukses,” Katanya.

Lantas bagaimana nasib Perslutim saat ini ? Informasi yang diperoleh Timuronline, bahwa kepengurusan Perslutim masih diketuai oleh mendiang Almarhum H.Amran Syam dan sampai saat ini kepengurusan yang baru belum ada.

” Idealnya, kepengurusan Perslutim harus berbeda dengan kepengurusan PSSI. Nah, yang terjadi itu kepengurusan PSSI juga merupakan orang yang ada di Perslutim juga walaupun tidak semuanya. Ini sebenarnya rancu. Apalagi kan saat ini pengurus Perslutim itu belum direvisi atau belum ada pembentukan pengurus baru pasca meninggalnya pak ketua,” Ujar sumber Timuronline

Artikel Lainnya :  Andi Rum Nyiwi Resmi Sandang Status Mincara Malili

Artikel Lainnya :  Laboratorium PCR Covid Milik Vale Resmi Beroperasi, Untuk 1.700 Naker
Artikel Lainnya :  Pasutri Kecelakaan di Atue, Mobdin Kapolres Antar Korban ke RSUD I Lagaligo

Menurutnya, pembentukan pengurus baru Perslutim harus segera dilaksanakan sebelum kongres PSSI Luwu Timur.

” Saya dengar kepengurusan PSSI akan habis pada Februari tahun depan. Nah, sebaiknya kongres Perslutim dilaksanakan sebelum itu.” Tuturnya

Perslutim Belum Memiliki Legalitas ?

Informasi yang diterima media ini, Perslutim bahkan hingga saat belum memiliki legalitas seperti badan hukum. Hal ini tentu menimbulkan tanya akan sebuah tim profesional apalagi kerap mewakili Luwu Timur diberbagai ajang.

Pelaksana Tugas (PlT) Ketua Askab PSSI Luwu Timur, Asgar Ali mengungkapkan dirinya beberapa waktu lalu telah berkoordinasi dengan Bupati Luwu Timur terkait keikutsertaan Perslutim di ajang Liga 3

” Kalau ada kendala teknis biar kita fokus persiapan tim untuk porda saja dulu, nanti kita perbaiki managemen untuk keikutsertaan kita di liga berikut. Supaya persiapan lebih matang , termasuk kesiapan dana untuk menunjang kegiatan tersebut,” Kata Asgar meneruskan pesan dari Bupati Luwu Timur.

Artikel Lainnya :  350 Warga Ikut Vaksinasi di Warkop Tanah Abang

Menurutnya, turnamen itu merupakan turnamen berjenjang, jadi perlu kesiapan segalanya

” Dari kita PSSI, utamanya pemain. Kita harus siapkan pemain yang benar-benar siap karena terget kita minimal Liga 2. Kita berharap jika stadion selesai kita bisa mengejar Liga 1. Kita punya dukungan finansial, ada Vale, CLM, PTPN dan beberapa kontraktor lokal dan Nasional yang bisa diajak jadi sponsor. Namun kendalanya adalah sumberadaya lokal kita, utamanya pemain dan fasilitas. Betul kata Bupati, kita harus siapkan semuanya dari sekarang supaya tahun depan bukan asal ikut, apalagi ini kelas Liga , harus propesional, bukan kelas porprov.” Pungkasnya (Red)

 

 

Inline Related :