Menu

Mode Gelap
Warga Asli Sorowako Pertanyakaan Beberapa Objek Lahan Dijadikan Aset Desa Terungkap…! Tambang PT. Vale di BB1 Seba-Seba Sesuai Izin IPPKH. Begini Tanggapan PT. Vale 49 Anggota Polres Luwu Timur Naik Pangkat, Ini Daftarnya Sikapi Maraknya Lakalantas, Satlantas Polres Lutim Lakukan Pengecekan Kelaikan Angkutan dan Sopir Komitmen Bersama Tingkatkan Ketangguhan Daerah: PT Vale dan Pemkab Luwu Timur Teken Nota Kesepahaman Mitigasi Bencana Ketahanan Pangan Berkelanjutan Melalui Pemberian Pupuk: Strategi PT Vale Tingkat Produktivitas Pertanian dan Kesejahteraan Petani Huko-Huko

LUWU TIMUR

Tak Diakomodir Dalam PPPK, Ratusan Petugas Irigasi di Luwu Timur Tutup Bendung

badge-check


					Tak Diakomodir Dalam PPPK, Ratusan Petugas Irigasi di Luwu Timur Tutup Bendung Perbesar

LUWU TIMUR,Timuronline – ” Hari ini kita aksi lanjutan, setelah mogok kerja, kita lakukan penutupan bendung di tiga aliran, kami menuntut agar para TP-OP diakomodir PPPK paruh waktu, jika tuntutan kami tidak dipenuhi, aksi penutupan bendung ini terus kami lakukan,” Tegas Widodo mewakili ratusan petugas irigasi dari tiga Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) di Luwu Timur yang menggelar aksi tutup bendung Kalaena, di Desa Teromu, Kecamatan Mangkutana, Luwu Timur,  Minggu (24/08/2025)

Widodo yang juga koordinator aksi mendesak pemerintah Provinsi dan kementerian agar mengakomodir para TP-OP dalam perekrutan PPPK paruh waktu, dia menegaskan akan terus melakukan penutupan bendung jika tuntutan mereka tidak terpenuhi.

Gabungan Petugas TP-OP ( Tugas Pembantuan Operasi dan Pemeliharaan ) dari tiga UPTD yakni UPTD Kalaena, UPTD Kalaena Kiri dan UPTD Kalaena Kanan bergerak dari kantor UPTD di Desa Wonorejo Timur mendapat pengawalan puluhan personel Polsek Mangkutana.

Di tengah aksi berlangsung, rapat zoom lintas sektor pun berlangsung membahas terkait formasi PPPK TP-OP, rapat yang berlangsung diikuti, BKD Provinsi Sulawesi Selatan, Kemenpan RB, DRPD Provinsi Sulawesi Selatan dan SDA Dinas PUPR.

Aksi penutupan bendung oleh petugas irigasi ini akan berdampak fatal terhadap petani jika berlangsung lama, pasalnya saat ini petani di tujuh kecamatan dengan luas lahan 18 ribu hektare di Luwu Timur Tengah memasuki musim tanam. (*)

Lainnya

Warga Asli Sorowako Pertanyakaan Beberapa Objek Lahan Dijadikan Aset Desa

9 Januari 2026 - 16:48 WITA

49 Anggota Polres Luwu Timur Naik Pangkat, Ini Daftarnya

31 Desember 2025 - 10:57 WITA

Sikapi Maraknya Lakalantas, Satlantas Polres Lutim Lakukan Pengecekan Kelaikan Angkutan dan Sopir

30 Desember 2025 - 20:31 WITA

Jaga Komitmen Peningkatan Sektor Pendidikan, PT. CLM Berikan Bantuan Uang Tunai untuk Pembangunan TK Cinta Damai

23 Desember 2025 - 22:34 WITA

Groundbreaking Pembangunan MBR dimulai, Abu Ashar : Semoga Dapat Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Luwu Timur

23 Desember 2025 - 17:28 WITA

Trending LUWU TIMUR