Menu

Mode Gelap
Pelatihan Vokasi dan Sertifikasi Operator Alat berat, Bukti Vale Komitmen Penguatan Daya Saing Warga Lokal Pertarungan Sengit Group A Piala Dunia 2026 : Siapa Yang Bakal Dampingi Meksiko Menang Tipis Atas Kongo, Kolombia Pastikan Satu Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026 Bagan Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Daftar Pemain Berusia 40 Tahun Up di Piala Dunia 2026, Ronaldo Urutan Kedua Harap-Harap Cemas Masyarakat Luwu Timur Menanti Perkembangan Kasus Seragam dan Ambulans di Kejari Lutim

LUWU TIMUR

Stadion Andi Hasan Opu To Hatta Dianggap “Berstandar Kecamatan”, Ini Faktanya

badge-check


					Stadion Andi Hasan Opu To Hatta Dianggap “Berstandar Kecamatan”, Ini Faktanya Perbesar

LUWU TIMUR,Timuronline – Dalam debat kandidat Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur 2024, muncul pernyataan yang mengundang perhatian terkait Stadion Andi Hasan Opu To Hatta. Salah satu kandidat menyebut stadion ini sebagai “standar kecamatan” dan mengklaim bahwa stadion serupa dapat ditemukan di tingkat kecamatan. Namun, data menunjukkan bahwa stadion di Malili ini dibangun dengan spesifikasi dan fasilitas yang mendekati standar nasional dan bahkan internasional.

Stadion Andi Hasan Opu To Hatta berdiri di atas lahan seluas 10 hektar, dengan ukuran lapangan 110 x 76 meter, yang sebenarnya lebih besar dibandingkan standar ideal FIFA dan PSSI, yaitu 105 x 68 meter. Menurut standar FIFA, ukuran lapangan tersebut termasuk dalam dimensi ideal untuk pertandingan sepak bola profesional. Dengan luas ini, stadion tidak hanya memberikan ruang bermain yang lega tetapi juga memenuhi kriteria untuk berbagai pertandingan tingkat tinggi.

Tak hanya soal ukuran, kualitas rumput yang digunakan pun sejalan dengan standar FIFA. Stadion ini menggunakan rumput Zoysia Matrella, yang dikenal dengan daya tahan dan kenyamanannya untuk pemain sepak bola profesional. Ditambah dengan sistem penyiraman otomatis sprinkler, stadion ini dirancang untuk menjaga kondisi lapangan tetap optimal sepanjang musim, sebuah fasilitas yang biasanya hanya ditemukan di stadion-stadion besar.

Stadion ini juga dilengkapi lintasan lari sepanjang 470 meter yang mengelilingi lapangan, menjadikannya pusat olahraga yang multifungsi. Lintasan ini memberikan fasilitas bagi para atlet lari dan pecinta olahraga lainnya di Luwu Timur, menjadikan stadion ini lebih dari sekadar lapangan sepak bola biasa.

Selain kualitas rumput, sistem penyiraman, dan lintasan lari, Stadion Andi Hasan Opu To Hatta merupakan salah satu stadion yang dibangun dengan memperhatikan aspek tata ruang olahraga berstandar tinggi. Fakta ini membuat pernyataan “standar kecamatan” menjadi sulit dipahami, mengingat stadion ini dirancang dengan detail untuk memenuhi kebutuhan olahraga yang lebih dari sekadar fasilitas tingkat lokal.

Kepala daerah yang meresmikan stadion ini, Bupati Budiman, menegaskan komitmennya untuk melanjutkan perbaikan dan pengembangan infrastruktur olahraga di Luwu Timur, termasuk memastikan fasilitas olahraga yang tersedia mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional. Menurutnya, stadion ini adalah salah satu bukti nyata dari pembangunan yang proaktif dan inovatif untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Sebagai tempat yang dirancang untuk berbagai kegiatan olahraga dan pusat masyarakat, Stadion Andi Hasan Opu To Hatta lebih dari sekadar “standar kecamatan.” Infrastruktur ini dibangun untuk menyatukan semangat masyarakat Luwu Timur dan memberikan fasilitas olahraga yang layak bagi semua kalangan. (*)

Baca Lainnya

Pertarungan Sengit Group A Piala Dunia 2026 : Siapa Yang Bakal Dampingi Meksiko

24 Juni 2026 - 14:38 WITA

Menang Tipis Atas Kongo, Kolombia Pastikan Satu Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026

24 Juni 2026 - 12:07 WITA

Bagan Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

23 Juni 2026 - 12:44 WITA

Daftar Pemain Berusia 40 Tahun Up di Piala Dunia 2026, Ronaldo Urutan Kedua

23 Juni 2026 - 12:00 WITA

Harap-Harap Cemas Masyarakat Luwu Timur Menanti Perkembangan Kasus Seragam dan Ambulans di Kejari Lutim

22 Juni 2026 - 12:12 WITA

FOTO : Musancab DPC PDIP Luwu Timur Berlangsung Damai

22 Juni 2026 - 11:31 WITA

Polda Kalah Gercep, Kejari Lutim Masuk Tahap Penyidikan Kasus Ambulans Desa

20 Juni 2026 - 11:21 WITA

Trending KRIMINAL