Menu

Mode Gelap
OSIS – Gudep SMAN 4 Luwu Timur Gelar Program GOES, Siswa Antusias Kabar Gembira, Magatti Tour And Travel Buka Cabang di Malili, Ayo Umrah dengan Uang Muka Hanya 500 Ribu Belanda Rilis Skuad Piala Dunia 2026, Ini Daftarnya Daftar Pencetak Gol Sepanjang Piala Dunia, Miroslav Klose Memimpin Kapan Piala Dunia Pertama Digelar ? Baca Sejarahnya Berbagi Keberkahan Idul Adha, PT Vale Donasi Hewan Kurban ke Wilayah Pemberdayaan

LUWU TIMUR

Sosialisasi SIMFONI-PPA, Sukarti Tekankan Strategi Pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga

badge-check


					Sosialisasi SIMFONI-PPA, Sukarti Tekankan Strategi Pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Perbesar

LUWU TIMUR,Timuronline – Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Luwu Timur, Sukarti membuka Sosialisasi Peningkatan Kapasitas Petugas Pengelola Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (SIMFONI-PPA) di Gedung Wanita Simpurusiang Malili, Kamis (01/08/2024).

Kegiatan ini juga dihadiri Kanit PPA Polres Lutim, Agustinus, Dinsos P3A dan KB Provinsi Sulawesi Selatan, Uci Lestari selaku narasumber, perwakilan Pengadilan Negeri Malili, perwakilan Kejaksaan Negeri Malili, perwakilan Kantor Kementrian Agama dan perwakilan Puskesmas se-Kabupaten Lutim.

Dalam sambutannya, Sukarti mengatakan, perempuan, anak dan keluarga menjadi issu strategis yang menuntut pemikiran dan tindakan komprehensif dari berbagai pihak.

Hal ini, kata Ia, sejalan dengan amanat Undang-Undang 23 Tahun 2014 dalam salah satu klausulnya menyebutkan bahwa urusan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak merupakan urusan wajib pemerintah dan pemerintah daerah.

“Saya memberikan penekanan mengenai strategisnya pembangunan pemberdayaan perempuan dan keluarga, karena mengingat sebagian besar penduduk Luwu Timur terdiri atas kaum perempuan dan anak yang artinya, upaya peningkatan kualitas hidup perempuan merupakan faktor kunci keberhasilan meningkatnya posisi IPM,” tekan Sukarti.

Selaku Ketua pelaksana, Sukarti menjelaskan, Kementrian Perempuan dan Perlindungan Anak telah mengembangkan SIMFONI-PPA yang digunakan untuk melakukan pencatatan dan pelaporan kekerasan terhadap perempuan dan anak yang terjadi di wilayah Indonesia.

“Pemerintah Kabupaten/kota diharapkan dapat mengaplikasikan SIMFONI-PPA tersebut untuk pencatatan kasus, sehingga aplikasi dapat diakses oleh semua unit layanan penanganan korban kekerasan perempuan dan anak secara up to date,” terangnya.

Terakhir, Sukarti mengucapkan terima kasih kepada kedua narasumber yang telah memberikan informasi yang bermanfaat pada kegiatan sosialisasi SIMFONI-PPA.

“Semoga apa yang kita dapatkan pada hari ini merupakan langkah awal yang baik untuk melindungi dan menjaga anak-anak kita yang ada di Luwu Timur dari kekerasan,” harap Sukarti. (kominfo-sp)

Baca Lainnya

OSIS – Gudep SMAN 4 Luwu Timur Gelar Program GOES, Siswa Antusias

31 Mei 2026 - 09:44 WITA

Kabar Gembira, Magatti Tour And Travel Buka Cabang di Malili, Ayo Umrah dengan Uang Muka Hanya 500 Ribu

31 Mei 2026 - 09:25 WITA

Indahnya Kolaborasi SMAN 4 Luwu Timur dan Indofood di Program Pendidikan dan Sosial

20 Mei 2026 - 12:09 WITA

Polda Sulsel Tangani Kasus Ambulance Desa di Luwu Timur, Sejumlah Pihak Akan Diperiksa

19 Mei 2026 - 10:30 WITA

Vale Indonesia Hormati Proses Hukum Pengadaan Ambulance Desa

19 Mei 2026 - 10:19 WITA

Pantai Impian Tidak Bisa Jadi Aset Desa, Ada Dugaan Korupsi Pembangunan Jembatan di Atasnya ?

17 Mei 2026 - 12:55 WITA

PT. PUL Salurkan Bantuan ke Masjid Nurul Haq Ussu

17 Mei 2026 - 10:44 WITA

Trending LUWU TIMUR