Menu

Mode Gelap
Penetapan Aset Desa Milik Pemdes Sorowako Diduga Langgar Permendagri, Ini Kata Tomas Sorowako Warga Asli Sorowako Pertanyakaan Beberapa Objek Lahan Dijadikan Aset Desa Wujudkan Ketahanan Pangan Berkelanjutan, Petani Binaan PT Vale Panen Jagung Pakan di Tondowolio Solidaritas untuk Sumatra: PT Vale Indonesia dan Pemkab Luwu Timur Hadir, Bergerak, dan Menguatkan Masyarakat Terdampak Bencana Direktur MIND ID Apresiasi Pengelolaan Proyek Hilirisasi PT Vale di Pomalaa, Progres HPAL Terus Menguat Terungkap…! Tambang PT. Vale di BB1 Seba-Seba Sesuai Izin IPPKH. Begini Tanggapan PT. Vale

LUWU TIMUR

Sosialisasi SIMFONI-PPA, Sukarti Tekankan Strategi Pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga

badge-check


					Sosialisasi SIMFONI-PPA, Sukarti Tekankan Strategi Pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Perbesar

LUWU TIMUR,Timuronline – Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Luwu Timur, Sukarti membuka Sosialisasi Peningkatan Kapasitas Petugas Pengelola Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (SIMFONI-PPA) di Gedung Wanita Simpurusiang Malili, Kamis (01/08/2024).

Kegiatan ini juga dihadiri Kanit PPA Polres Lutim, Agustinus, Dinsos P3A dan KB Provinsi Sulawesi Selatan, Uci Lestari selaku narasumber, perwakilan Pengadilan Negeri Malili, perwakilan Kejaksaan Negeri Malili, perwakilan Kantor Kementrian Agama dan perwakilan Puskesmas se-Kabupaten Lutim.

Dalam sambutannya, Sukarti mengatakan, perempuan, anak dan keluarga menjadi issu strategis yang menuntut pemikiran dan tindakan komprehensif dari berbagai pihak.

Hal ini, kata Ia, sejalan dengan amanat Undang-Undang 23 Tahun 2014 dalam salah satu klausulnya menyebutkan bahwa urusan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak merupakan urusan wajib pemerintah dan pemerintah daerah.

“Saya memberikan penekanan mengenai strategisnya pembangunan pemberdayaan perempuan dan keluarga, karena mengingat sebagian besar penduduk Luwu Timur terdiri atas kaum perempuan dan anak yang artinya, upaya peningkatan kualitas hidup perempuan merupakan faktor kunci keberhasilan meningkatnya posisi IPM,” tekan Sukarti.

Selaku Ketua pelaksana, Sukarti menjelaskan, Kementrian Perempuan dan Perlindungan Anak telah mengembangkan SIMFONI-PPA yang digunakan untuk melakukan pencatatan dan pelaporan kekerasan terhadap perempuan dan anak yang terjadi di wilayah Indonesia.

“Pemerintah Kabupaten/kota diharapkan dapat mengaplikasikan SIMFONI-PPA tersebut untuk pencatatan kasus, sehingga aplikasi dapat diakses oleh semua unit layanan penanganan korban kekerasan perempuan dan anak secara up to date,” terangnya.

Terakhir, Sukarti mengucapkan terima kasih kepada kedua narasumber yang telah memberikan informasi yang bermanfaat pada kegiatan sosialisasi SIMFONI-PPA.

“Semoga apa yang kita dapatkan pada hari ini merupakan langkah awal yang baik untuk melindungi dan menjaga anak-anak kita yang ada di Luwu Timur dari kekerasan,” harap Sukarti. (kominfo-sp)

Lainnya

Penetapan Aset Desa Milik Pemdes Sorowako Diduga Langgar Permendagri, Ini Kata Tomas Sorowako

12 Januari 2026 - 12:05 WITA

Warga Asli Sorowako Pertanyakaan Beberapa Objek Lahan Dijadikan Aset Desa

9 Januari 2026 - 16:48 WITA

49 Anggota Polres Luwu Timur Naik Pangkat, Ini Daftarnya

31 Desember 2025 - 10:57 WITA

Sikapi Maraknya Lakalantas, Satlantas Polres Lutim Lakukan Pengecekan Kelaikan Angkutan dan Sopir

30 Desember 2025 - 20:31 WITA

Jaga Komitmen Peningkatan Sektor Pendidikan, PT. CLM Berikan Bantuan Uang Tunai untuk Pembangunan TK Cinta Damai

23 Desember 2025 - 22:34 WITA

Trending CLM