Menu

Mode Gelap
Pelatihan Vokasi dan Sertifikasi Operator Alat berat, Bukti Vale Komitmen Penguatan Daya Saing Warga Lokal Pertarungan Sengit Group A Piala Dunia 2026 : Siapa Yang Bakal Dampingi Meksiko Menang Tipis Atas Kongo, Kolombia Pastikan Satu Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026 Bagan Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Daftar Pemain Berusia 40 Tahun Up di Piala Dunia 2026, Ronaldo Urutan Kedua Harap-Harap Cemas Masyarakat Luwu Timur Menanti Perkembangan Kasus Seragam dan Ambulans di Kejari Lutim

LUWU TIMUR

Sewa Lahan Pemkab Lutim ke IHIP Hanya Rp. 226 / Meter, Warga : Mencurigakan

badge-check


					Peta Lahan di Desa Harapan Perbesar

Peta Lahan di Desa Harapan

LUWU TIMUR,Timuronline – Pada Rabu (24/09/2025) lalu, Pemkab Luwu Timur secara resmi menyewakan lahan seluas 394 Hektar kepada PT. IHIP yang terletak di Desa Harapan Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan untuk lahan pengelolaan pembangunan kawasan industri

Sewa lahan ratusan hektar tersebut sebesar Rp. 4,45 Miliar  selama lima tahun. Berarti selama setahun PT. IHIP menyewa lahan tersebut dengan sebesar Rp. 889 Juta. Angka tersebut jika dikalkulasikan lebih jauh, maka sewanya hanya Rp. 2,2 juta/tahun/hektar, sehingga kalau dikonversi ke harga setiap meternya, maka tarif yang dipatok hanya sebesar Rp 226 /meter /tahun.

Hanya Rp. 226/meter/tahun ? Tentu ini angka yang sangat kecil mengingat lahan tersebut disewa oleh perusahaan sekelas PT. IHIP

Pertanyaannya apakah sewa lahan tersebut memang besarannya hanya demikian ataukah ada transaksi lain untuk mem-backup agar prosesnya cepat ?

Kecurigaan masyarakat tentu berdasar mengingat jika dibandingkan dengan sewa lahan masyarakat kepada salah satu operator telekomunikasi yang menbangun tower juga di Desa Harapan, sangat berbeda jauh, bak langit dan bumi

Diketahui, sewa lahan masyarakat tersebut sebesar Rp. 80 Juta/20 Tahun dengan luas lahan hanya 25 Meter x 25 Meter. Itu artinya lahan seluas 25 m x 25 m disewa dengan tarif Rp 4 juta setiap tahunnya. Jika dirinci lebih dalam, maka tarif sewa lahan yang dikenakan adalah sebesar Rp. 6.400 per meternya setiap tahun.

Sekarang kita bandingkan, Rp. 6.400/Meter dengan Rp. 226/Meter, terdapat selisih Rp. 6.000 lebih/Meter.

” Kita lihat faktanya ada perbedaan harga sewa yang sangat mencolok. Ini sangat ganjil menurut kami. Proses kesepakatan antara Pemkab Lutim dan PT. IHIP ini perlu untuk ditelusuri lebih lanjut. Ini mencurigakan, ” Ungkap Zakkir, salah seorang tokoh pemuda Desa Harapan

Senada dengan Zakkir seperti dikutip melalui laman Lutimterkini.com, warga Malili lainnya Ibrahim juga meminta agar Pemkab Luwu Timur bisa transparan menjelaskan proses penetapan tarif sewa lahan kpmpensasi di desa Harapan.

“ Harus ada penjelasan rigit dari pemerintah daerah kepada masyarakat mulai dari proses keberadaan lahan kompensasi, penyerahan dari Vale ke Pemda hingga penetapan tarif sewa dari Pemkab ke PT IHIP,” imbuh Ibrahim. (*)

Baca Lainnya

Harap-Harap Cemas Masyarakat Luwu Timur Menanti Perkembangan Kasus Seragam dan Ambulans di Kejari Lutim

22 Juni 2026 - 12:12 WITA

FOTO : Musancab DPC PDIP Luwu Timur Berlangsung Damai

22 Juni 2026 - 11:31 WITA

Polda Kalah Gercep, Kejari Lutim Masuk Tahap Penyidikan Kasus Ambulans Desa

20 Juni 2026 - 11:21 WITA

Update Kasus Penangkapan BBM di Malili, Polisi Akan Minta Keterangan Saksi Ahli

18 Juni 2026 - 15:54 WITA

Ini Daftar Temuan BPK RI Sulsel di Kabupaten Luwu Timur

18 Juni 2026 - 12:46 WITA

Temuan BPK, Enam Mahasiswa di Lutim Tak Layak Terima Beasiswa

18 Juni 2026 - 11:46 WITA

Saling Bantah Antara Pemkab Lutim, Pemdes Tarengge Timur dan Anak Guru Ngaji

18 Juni 2026 - 11:20 WITA

Trending LUWU TIMUR