Menu

Mode Gelap
Penetapan Aset Desa Milik Pemdes Sorowako Diduga Langgar Permendagri, Ini Kata Tomas Sorowako Warga Asli Sorowako Pertanyakaan Beberapa Objek Lahan Dijadikan Aset Desa Terungkap…! Tambang PT. Vale di BB1 Seba-Seba Sesuai Izin IPPKH. Begini Tanggapan PT. Vale 49 Anggota Polres Luwu Timur Naik Pangkat, Ini Daftarnya Sikapi Maraknya Lakalantas, Satlantas Polres Lutim Lakukan Pengecekan Kelaikan Angkutan dan Sopir Komitmen Bersama Tingkatkan Ketangguhan Daerah: PT Vale dan Pemkab Luwu Timur Teken Nota Kesepahaman Mitigasi Bencana

LUWU TIMUR

Sepatu KW Buat Paskibraka Lutim, Ada Indikasi Korupsi ?

badge-check


					Sepatu KW Buat Paskibraka Lutim, Ada Indikasi Korupsi ? Perbesar

LUWU TIMUR,Timuronline – Issu perbincangan terkait sepatu latihan merk brand ternama “HOKA” milik Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan terus menggelinding.

Sepatu asal Perancis ini digunakan 70 anggota Paskibraka Luwu Timur saat latihan. Namun baru sekali dipakai, sepatu yang memiliki harga dikisaran 2 sampai 3 juta tersebut langsung rusak.

Muncul pertanyaan, apakah sepatu tersebut original atau KW ?

Kepala Kesbangpol Luwu Timur, Guntur Hafid beberapa waktu lalu mengungkapkan jika harga sepatu yang dipakai Paskibraka Lutim tersebut tidak sampai 300 ribu

” Harganya Rp 270 ribu. Itu ada pihak ketiga yang tender lewat e katalog,” Ujar Guntur Hafid, Selasa, (19/08/25) lalu

Dari harga tersebut, dapat dikatakan sepatu HOKA ini merupakan produk KW atau palsu. Jika demikian, kenapa pemerintah menganggarkan produk sepatu KW, apakah hal tersebut tidak melanggar aturan pengadaan barang dan jasa ? Kemudian kenapa bukan brand atau produk dalam negeri yang diadakan ?

Hal itu sesuai Perpres Nomor 46 Tahun 2025 tentang Perubahan Kedua atas Perpres Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (PBJ), yang bertujuan untuk mewajibkan pemerintah memprioritaskan pembelian Produk Dalam Negeri (PDN) dengan nilai TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) minimal 25%.

Yang kedua, namun jika anggaran yang diletakkan dalam pengadaan sepatu tersebut sudah sesuai harga produk yang original yang berkisar antara 2 sampai 3 juta, maka tentunya ada indikasi korupsi didalamnya.

Wartawan yang hendak mengklarifikasi terkait hal ini kepada pihak rekanan, masih belum mendaptkan jawaban. Pihak rekanan belum bersedia memberikan jawaban. Pesan whatsapp belum dibalas.

” Ini sesuatu yang memang agak janggal menurut saya. Tidak mungkin pemerintah mengadakan atau membeli barang KW atau palsu. Apalagi kita punya APBD diatas 2 Triliun. Saran saya, APH (Aparat Penegak Hukum, red) harus turun melihat ini, apakah ada indikasi korupsi didalamnya,” Ujar Rahmat, salah seorang warga Luwu Timur (*)

Lainnya

Penetapan Aset Desa Milik Pemdes Sorowako Diduga Langgar Permendagri, Ini Kata Tomas Sorowako

12 Januari 2026 - 12:05 WITA

Warga Asli Sorowako Pertanyakaan Beberapa Objek Lahan Dijadikan Aset Desa

9 Januari 2026 - 16:48 WITA

49 Anggota Polres Luwu Timur Naik Pangkat, Ini Daftarnya

31 Desember 2025 - 10:57 WITA

Sikapi Maraknya Lakalantas, Satlantas Polres Lutim Lakukan Pengecekan Kelaikan Angkutan dan Sopir

30 Desember 2025 - 20:31 WITA

Jaga Komitmen Peningkatan Sektor Pendidikan, PT. CLM Berikan Bantuan Uang Tunai untuk Pembangunan TK Cinta Damai

23 Desember 2025 - 22:34 WITA

Trending CLM