Menu

Mode Gelap
Kampanye Narasi Keberlanjutan, PT Vale Tegaskan Komitmen Good Mining Practices dan Keterbukaan Informasi Lewat Uji Kompetensi Wartawan Ada Apa Pimpinan DPRD Lutim Dua Kali Tak Gubris Aduan Warga ? Jadi Juru Kunci di Group D, Perslutim Dipastikan Gugur di Liga 4 Lagi, Sorowako Kebakaran, Ditinggal anak dan Menantu Seorang Lansia Tewas Terbakar Penetapan Aset Desa Milik Pemdes Sorowako Diduga Langgar Permendagri, Ini Kata Tomas Sorowako Warga Asli Sorowako Pertanyakaan Beberapa Objek Lahan Dijadikan Aset Desa

LUWU TIMUR

Selamat Jalan Mulyadi Patunru, Tokoh Pramuka Luwu Timur

badge-check


					Selamat Jalan Mulyadi Patunru, Tokoh Pramuka Luwu Timur Perbesar

Laporan : Rs / Ikp

Editor     : Rd

LUWU TIMUR,Timuronline –  Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Luwu Timur kehilangan salah seorang Tokoh Pramuka yang selama ini menjadi panutan, Mulyadi Patunru (56) meninggal dunia pada Senin, 31 Agustus 2020, karena sakit.

Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thoriq Husler berkesempatan melepas pemberangkatan jenazah dari rumah duka menuju Masjid Agung Malili untuk disholatkan sebelum diberangkatkan untuk dimakamkan di Pemakaman Umum Laopa Opa, Kelurahan Malili, Selasa (01/09/2020).
 
Pemakaman dihadiri ratusan warga, para sahabat dan jajaran pengurus dan anggota Pramuka Kabupaten Luwu Timur.
 
Menurut Bupati, yang juga merupakan Ketua Kwarcab Luwu Timur, Kak Mul, sebutan Muliadi Patunru, merupakan salah satu pengagas berdirinya Kwarcab Luwu Timur pada tahun 2003.
 
Ia mengemukakan, kak Mul selama ini menjadi teladan bagi anggota Pramuka di Kabupaten Luwu Timur, Almarhum dikenal sebagai sosok yang mencintai Pramuka. Kecintaannya terhadap Pramuka bahkan diturunkan kepada anak anaknya.
 
“Ia sangat aktif dalam pembinaan perubahan karakter bagi gerakan Pramuka di Luwu Timur, atas nama negara dan Pemerintah daerah mengucapkan terima kasih atas pengabdian yang telah dilakukan dan kita semua yang ditinggalkan dapat melanjutkan pengabdiannya,” ucapnya.
 
“Jabatan terakhir Almarhum diorganisasi Kepramukaan yakni sebagai Sektetaris Kwarcab Luwu Timur,” terang Bupati.
 
Atas dedikasinya di bidang Kepramukaan, Mulyadi Panturu dianugerahi penghargaan Panca Warsa V oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka.
 
Sebelum meninggal, almarhum dirawat di RS. Awal Bross Makassar sejak Kamis (27/08/2020). “Kepergiannya menorehkan duka mendalam bagi anggota Kwarcab Luwu Timur,” ujar Husler dengan nada sedih.
 
Almarhum yang lahir di Lampia (Malili) 23 Februari 1964 ini meninggalkan istri, Nuheria Arifin dan tiga anak yakni Ayu Rahmadani, Anggun Fitriani dan Yapto Patunru Mulyadi.
 
Pelepasan jenazah juga dihadiri Ketua Fraksi Golkar DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, H. Andi Hatta Marakarma dan Ketua DPRD Luwu Timur H. Amran Syam. (hms/ikp/kominfo)

Lainnya

Ada Apa Pimpinan DPRD Lutim Dua Kali Tak Gubris Aduan Warga ?

4 Februari 2026 - 12:46 WITA

Jadi Juru Kunci di Group D, Perslutim Dipastikan Gugur di Liga 4

3 Februari 2026 - 12:57 WITA

Lagi, Sorowako Kebakaran, Ditinggal anak dan Menantu Seorang Lansia Tewas Terbakar

3 Februari 2026 - 12:29 WITA

Penetapan Aset Desa Milik Pemdes Sorowako Diduga Langgar Permendagri, Ini Kata Tomas Sorowako

12 Januari 2026 - 12:05 WITA

Warga Asli Sorowako Pertanyakaan Beberapa Objek Lahan Dijadikan Aset Desa

9 Januari 2026 - 16:48 WITA

Trending LUWU TIMUR