LUWU TIMUR,Timuronline – Sebuah pemandangan menarikĀ saat puluhan murid Kelas V bersama beberapa guru Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Insan Rabbani mengunjungi areal mining PT. Citra Lampia Mandiri (CLM), Kamis (16/04/2026) di Desa Harapan Kecamatan Malili, Luwu Timur
Sebanyak 87 murid dan 8 guru SDIT Insan Rabbani ini menggelar kegiatan Kunjungan Edukasi (Outing Class) dalam rangka pengenalan proses pertambangan
” Alhamdulilah, para murid bersama guru mereka hari ikni berkesempatan mengunjungi areal mining salah satu perusahaan pertambangan yang beroperasi di Kabupaten Luwu Timur yakni PT. CLM,” Ujar Plt Kepala Sekolah SDIT Insan Rabbani, Andi Kastiar Latif

Menurut Andi Kastiar Latief, kunjungan ini dalam rangka mendukung proses pembelajaran dan penguatan wawasan murid terkait proses dan tata kelola pertambangan
” Saya rasa pengenalan dini kepada para murid terkait sumber daya mineral nikel itu sangat penting, sehingga kelak dewasa mereka sudah paham,” Terangnya

Sementara itu, Wakasek Kesiswaan SDIT Insan Rabbani, Dian Ekaviyanti Rusydi mengatakan kegiatan Outing Class ini baru dilaksanakan tahun ini dan akan menjadi agenda runtim tiap tahunnya
” Kunjungan ke wilayah tambang PT. CLM ini adalah program awal dari Outing Class kami, tahun depan In Syaa Allah kalau tidak ada halangan, murid-murid akan kita kenalkan dengan ekosistem hutan seperti tanaman mangrove dan lain-lainnya dan kebetulan PT. CLM juga memiliki program tersebut,” Ungkapnya
Dia mengucapkan terima kasih kepada manajemen PT. CLM atas kesempatan, kerjasama dan pelayanan yang telah diberikan selama kunjungan tersebut.
Sementara itu, Supervisor PPM PT. CLM, Herly menuturkan pihak perusahaan sendiri selalu terbuka bagi siapa saja yang ingin mengenal lebih jauh terkait mining operasional PT. CLM
” Kami terbuka kepada siapapun termasuk adik-adik kita murid SDIT Insan Rabbani yang ingin belajar terkait bagaimana pertambangan dikelola. Ini juga bagian dari komitmen perusahaan sebagai salah satu perwujudan pemberdayaan masyarakat di sektor pendidikan,” Pungkas Herly (*)






















