Menu

Mode Gelap
Warga Asli Sorowako Pertanyakaan Beberapa Objek Lahan Dijadikan Aset Desa Terungkap…! Tambang PT. Vale di BB1 Seba-Seba Sesuai Izin IPPKH. Begini Tanggapan PT. Vale 49 Anggota Polres Luwu Timur Naik Pangkat, Ini Daftarnya Sikapi Maraknya Lakalantas, Satlantas Polres Lutim Lakukan Pengecekan Kelaikan Angkutan dan Sopir Komitmen Bersama Tingkatkan Ketangguhan Daerah: PT Vale dan Pemkab Luwu Timur Teken Nota Kesepahaman Mitigasi Bencana Ketahanan Pangan Berkelanjutan Melalui Pemberian Pupuk: Strategi PT Vale Tingkat Produktivitas Pertanian dan Kesejahteraan Petani Huko-Huko

LUWU TIMUR

RSUD I La Galigo Gelar Pelatihan Kegawatdaruratan

badge-check


					RSUD I La Galigo Gelar Pelatihan Kegawatdaruratan Perbesar

LUWU TIMUR,Timuronline – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) I La Galigo Wotu melalui Bidang Penelitian dan Pengembangan SDM menggelar Pelatihan Kegawatdaruratan Ibu dan Anak bagi Dokter, Bidan dan Perawat FKTP, Senin (11/09/2023).

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula RSUD I La Galigo ini bertujuan untuk menurunkan angka kematian maternal dan neonatal melalui peningkatan kapasitas tenaga Kesehatan dalam penanganan Obsetri Neonatal Emergency Dasar (PONED).

Pelatihan ini dibagi dalam 3 gelombang, dimana Gel. ke I (11-13 September 2023) dengan peserta : PKM Burau, PKM Lampia, PKM Wasupondadan PKM Bantilang, Gel. ke II (18-20 September 2023) dengan peserta : PKM Wotu, PKM Kalaena, PKM Wawondula dan PKM Nuha dan Gelombang ke III (21-23 September 2023) dengan peserta : PKM Mangkutana, PKM Angkona, PKM Tomoni Timur dan PKM Mahalona bertempat di RSUD I Lagaligo. Narasumber merupakan para stakeholder yang ahli dalam bidangnya, baik Maternal (dr. Spesialis Obgyn), Neonatal (dr. Spesialis Anak) dan Pencegahan Infeksi (Pokja PPI) .

Jumlah peserta sebanyak 39 orang yang berasal dari RS dan 12 Puskesmas yang ada di Kabupaten Luwu Timur.

Materi yang disajikan oleh Narasumber berbasis evidence based dan mengacu pada keilmuan terbaru sehingga berpengaruh dalam memberikan pelayanan kesehatan saat ini.

Selain materi yang disampaikan dengan metode kuliah, narasumber juga memberikan workshop sehingga peserta dapat mempraktikkan langsung materi yang telah didapat. Di dalam pelatihan tersebut peserta mendapatkan fasilitas berupa modul pembelajaran dan modul panduan OJT. Setelah 1 hari peserta berada di kelas pelatihan, pada hari ke 2 dan 3, peserta melakukan On The Job Training dengan menganalisa/supervisi kebutuhan Rumah Sakit terkait dengan pelayanan Kesehatan Ibu, bayi baru lahir dan anak. (Ms)

Lainnya

Warga Asli Sorowako Pertanyakaan Beberapa Objek Lahan Dijadikan Aset Desa

9 Januari 2026 - 16:48 WITA

49 Anggota Polres Luwu Timur Naik Pangkat, Ini Daftarnya

31 Desember 2025 - 10:57 WITA

Sikapi Maraknya Lakalantas, Satlantas Polres Lutim Lakukan Pengecekan Kelaikan Angkutan dan Sopir

30 Desember 2025 - 20:31 WITA

Jaga Komitmen Peningkatan Sektor Pendidikan, PT. CLM Berikan Bantuan Uang Tunai untuk Pembangunan TK Cinta Damai

23 Desember 2025 - 22:34 WITA

Groundbreaking Pembangunan MBR dimulai, Abu Ashar : Semoga Dapat Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Luwu Timur

23 Desember 2025 - 17:28 WITA

Trending LUWU TIMUR