Menu

Mode Gelap
Pelatihan Vokasi dan Sertifikasi Operator Alat berat, Bukti Vale Komitmen Penguatan Daya Saing Warga Lokal Pertarungan Sengit Group A Piala Dunia 2026 : Siapa Yang Bakal Dampingi Meksiko Menang Tipis Atas Kongo, Kolombia Pastikan Satu Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026 Bagan Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Daftar Pemain Berusia 40 Tahun Up di Piala Dunia 2026, Ronaldo Urutan Kedua Harap-Harap Cemas Masyarakat Luwu Timur Menanti Perkembangan Kasus Seragam dan Ambulans di Kejari Lutim

LUWU TIMUR

Proyek Milik Ponakan Bupati Lutim Disorot, Diduga Tak Sesuai Bestek

badge-check


					Proyek Milik Ponakan Bupati Lutim Disorot, Diduga Tak Sesuai Bestek Perbesar

LUWU TIMUR,Timuronline – Satu demi satu pembangunan proyek di Kabupaten Luwu Timur mulai disorot. Mulai dari proyek pembangunan WC SD di Kecamatan Kalaena, proyek proteksi di Kecamatan Burau hingga yang terakhir proyek proteksi di Desa Cendana Hitam, Kecamatan Tomoni Timur.

Proyek yang menelan anggaran sebesar Rp.177.344.945 dari APBD Tahun 2025, disuga tidak sesuai bestek

Proyek ini dilaksanakan oleh CV. Indoraya Utama Karya. Informasi yang digali dari beberapa sumber termasuk dari laman batarapos mengungkapkan proyek tersebut memiliki ketebalan pasangan 40 centimeter bagian bawah dan 25 centimeter bagian atas (top). Sementara untuk tinggi pasangan 91 centimeter dan coporan sedalam 50 centimeter dengan ketebalan 40 centimeter.

Hanya saja, waktu pengukuran oleh pekerja proyek sendiri saat diukur menggunakan meteran, ketebalan pasangan justru jauh berkurang dari ketebalan 40 centimeter, bahkan galian atau coporan diduga tidak sesuai dengan desain.

Pekerja berdalih masih akan mengikis tanah sandaran pasangan batu untuk menambah ketebalan pasangan namun faktanya pasangan batu proteksi sudah terpasang hingga top.

” Masih mau dikikis nanti, kalau ke dalamannya itu lima puluh centimeter, tebal empat puluh centimeter, sudah sesuai mi malah kami kasi lebih, tapi kalau itu mau dicungkil sampingnya susah mi lagi,” Ujar pekerja

Pekerja proyek bahkan sempat mengaku jika proyek tersebut milik keluarga Bupati Luwu Timur

”  Keluarganya bapak Bupati yang punya ini, Haji Diana namanya, itu yang tinggal di Tomoni, kalau gambarnya tidak ada disini,” Ungkapnya

Terpisah, Hj. Diana sang pemilik proyek pun membenarkan hal tersebut.

” Iya pekerjaan ku itu, saya kemenakan Bupati, tidak ada tidak kenal kalau dibilang haji Diana, anak ku juga konsultan ji,” Katanya (*)

Baca Lainnya

Harap-Harap Cemas Masyarakat Luwu Timur Menanti Perkembangan Kasus Seragam dan Ambulans di Kejari Lutim

22 Juni 2026 - 12:12 WITA

FOTO : Musancab DPC PDIP Luwu Timur Berlangsung Damai

22 Juni 2026 - 11:31 WITA

Polda Kalah Gercep, Kejari Lutim Masuk Tahap Penyidikan Kasus Ambulans Desa

20 Juni 2026 - 11:21 WITA

Update Kasus Penangkapan BBM di Malili, Polisi Akan Minta Keterangan Saksi Ahli

18 Juni 2026 - 15:54 WITA

Ini Daftar Temuan BPK RI Sulsel di Kabupaten Luwu Timur

18 Juni 2026 - 12:46 WITA

Temuan BPK, Enam Mahasiswa di Lutim Tak Layak Terima Beasiswa

18 Juni 2026 - 11:46 WITA

Saling Bantah Antara Pemkab Lutim, Pemdes Tarengge Timur dan Anak Guru Ngaji

18 Juni 2026 - 11:20 WITA

Trending LUWU TIMUR