Menu

Mode Gelap
Warga Asli Sorowako Pertanyakaan Beberapa Objek Lahan Dijadikan Aset Desa Terungkap…! Tambang PT. Vale di BB1 Seba-Seba Sesuai Izin IPPKH. Begini Tanggapan PT. Vale 49 Anggota Polres Luwu Timur Naik Pangkat, Ini Daftarnya Sikapi Maraknya Lakalantas, Satlantas Polres Lutim Lakukan Pengecekan Kelaikan Angkutan dan Sopir Komitmen Bersama Tingkatkan Ketangguhan Daerah: PT Vale dan Pemkab Luwu Timur Teken Nota Kesepahaman Mitigasi Bencana Ketahanan Pangan Berkelanjutan Melalui Pemberian Pupuk: Strategi PT Vale Tingkat Produktivitas Pertanian dan Kesejahteraan Petani Huko-Huko

LUWU TIMUR

Proyek Milik Ponakan Bupati Lutim Disorot, Diduga Tak Sesuai Bestek

badge-check


					Proyek Milik Ponakan Bupati Lutim Disorot, Diduga Tak Sesuai Bestek Perbesar

LUWU TIMUR,Timuronline – Satu demi satu pembangunan proyek di Kabupaten Luwu Timur mulai disorot. Mulai dari proyek pembangunan WC SD di Kecamatan Kalaena, proyek proteksi di Kecamatan Burau hingga yang terakhir proyek proteksi di Desa Cendana Hitam, Kecamatan Tomoni Timur.

Proyek yang menelan anggaran sebesar Rp.177.344.945 dari APBD Tahun 2025, disuga tidak sesuai bestek

Proyek ini dilaksanakan oleh CV. Indoraya Utama Karya. Informasi yang digali dari beberapa sumber termasuk dari laman batarapos mengungkapkan proyek tersebut memiliki ketebalan pasangan 40 centimeter bagian bawah dan 25 centimeter bagian atas (top). Sementara untuk tinggi pasangan 91 centimeter dan coporan sedalam 50 centimeter dengan ketebalan 40 centimeter.

Hanya saja, waktu pengukuran oleh pekerja proyek sendiri saat diukur menggunakan meteran, ketebalan pasangan justru jauh berkurang dari ketebalan 40 centimeter, bahkan galian atau coporan diduga tidak sesuai dengan desain.

Pekerja berdalih masih akan mengikis tanah sandaran pasangan batu untuk menambah ketebalan pasangan namun faktanya pasangan batu proteksi sudah terpasang hingga top.

” Masih mau dikikis nanti, kalau ke dalamannya itu lima puluh centimeter, tebal empat puluh centimeter, sudah sesuai mi malah kami kasi lebih, tapi kalau itu mau dicungkil sampingnya susah mi lagi,” Ujar pekerja

Pekerja proyek bahkan sempat mengaku jika proyek tersebut milik keluarga Bupati Luwu Timur

”  Keluarganya bapak Bupati yang punya ini, Haji Diana namanya, itu yang tinggal di Tomoni, kalau gambarnya tidak ada disini,” Ungkapnya

Terpisah, Hj. Diana sang pemilik proyek pun membenarkan hal tersebut.

” Iya pekerjaan ku itu, saya kemenakan Bupati, tidak ada tidak kenal kalau dibilang haji Diana, anak ku juga konsultan ji,” Katanya (*)

Lainnya

Warga Asli Sorowako Pertanyakaan Beberapa Objek Lahan Dijadikan Aset Desa

9 Januari 2026 - 16:48 WITA

49 Anggota Polres Luwu Timur Naik Pangkat, Ini Daftarnya

31 Desember 2025 - 10:57 WITA

Sikapi Maraknya Lakalantas, Satlantas Polres Lutim Lakukan Pengecekan Kelaikan Angkutan dan Sopir

30 Desember 2025 - 20:31 WITA

Jaga Komitmen Peningkatan Sektor Pendidikan, PT. CLM Berikan Bantuan Uang Tunai untuk Pembangunan TK Cinta Damai

23 Desember 2025 - 22:34 WITA

Groundbreaking Pembangunan MBR dimulai, Abu Ashar : Semoga Dapat Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Luwu Timur

23 Desember 2025 - 17:28 WITA

Trending LUWU TIMUR