Menu

Mode Gelap
Vale Indonesia – Siswa SMKN 9 Kolaka Tanam Pohon Peringati HLH Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Afsel Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Setelah Kalahkan Korsel Daftar Tim Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026 Pelatihan Vokasi dan Sertifikasi Operator Alat berat, Bukti Vale Komitmen Penguatan Daya Saing Warga Lokal Pertarungan Sengit Group A Piala Dunia 2026 : Siapa Yang Bakal Dampingi Meksiko

KABAR PEMDA

Percepat Penurunan AKB dan AKI, Dinkes Lutim Gelar Blended Learning Dokter Gelombang III

badge-check


					Percepat Penurunan AKB dan AKI, Dinkes Lutim Gelar Blended Learning Dokter Gelombang III Perbesar

LUWU TIMUR, Timuronline – Dalam upaya Peningkatan Kapasitas Bagi Dokter dalam Pelayanan Kesehatan Ibu dan Bayi di Kabupaten Luwu Timur sebagai Lokus Percepatan Penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) Tahun 2022, maka Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Timur menggelar kegiatan Blended Learning Dokter Gelombang III, yang dilaksanakan pada tanggal 10 Oktober hingga 02 November 2022 mendatang, bertempat di di RSUD I Lagaligo Wotu.

Kegiatan yang diikuti oleh 4 orang Dokter dari Puskesmas Mangkutana, Angkona, Malili, Wawondula ini dibuka Oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Lutim, Andi Tulleng, SKM, M.Kes, serta dihadiri oleh Kabag Administrasi dan Keuangan RSUD Lagaligo, Baso Simun, SKM, Kabid Pelayanan Medik Suhelmi, S.Si, Apt, Dokter Spesialis Obgyn, Interna dan Anak, Kabid Kesehatan Masyarakat, Nelli Mualim, S.KM.

Baca Juga:
Bupati Luwu Timur Canangkan Wewangriu Sebagai Desa Bersinar

Dalam sambutannya, Sekretaris Dinas Kesehatan, Andi Tulleng, M.Kes, mengatakan, tujuan dari Blended Learning Dokter ini adalah untuk meningkatkan kapasitas dokter dalam melakukan beberapa hal seperti ; Melakukan pelayanan antenatal, persalinan, dan pelayanan post natal bagi ibu (termasuk KB pasca persalinan) dan bayi baru lahir, melakukan deteksi dini faktor risiko pada kehamilan, persalinan dan pasca persalinan termasuk penggunaan USG dan EKG dasar sesuai kompetensi dan kewenangan dokter dan melakukan tatalaksana penyebab kematian bayi terbanyak.

“Jadi Pelatihan Blended Learning adalah pelatihan dengan metode campuran antara Metode pembelajaran jarak jauh (distance learning full online) yang dilakukan dengan memanfaatkan teknologi aplikasi video conference, didahului dengan belajar mandiri dan Metode pembelajaran tatap muka/klasikal melalui On the Job Training (OJT) untuk mencapai kompetensi teknis (skill),“ tandas Andi Tulleng. (ikp-kehumasan/kominfo-sp)

Baca Lainnya

Harap-Harap Cemas Masyarakat Luwu Timur Menanti Perkembangan Kasus Seragam dan Ambulans di Kejari Lutim

22 Juni 2026 - 12:12 WITA

FOTO : Musancab DPC PDIP Luwu Timur Berlangsung Damai

22 Juni 2026 - 11:31 WITA

Polda Kalah Gercep, Kejari Lutim Masuk Tahap Penyidikan Kasus Ambulans Desa

20 Juni 2026 - 11:21 WITA

Update Kasus Penangkapan BBM di Malili, Polisi Akan Minta Keterangan Saksi Ahli

18 Juni 2026 - 15:54 WITA

Ini Daftar Temuan BPK RI Sulsel di Kabupaten Luwu Timur

18 Juni 2026 - 12:46 WITA

Temuan BPK, Enam Mahasiswa di Lutim Tak Layak Terima Beasiswa

18 Juni 2026 - 11:46 WITA

Saling Bantah Antara Pemkab Lutim, Pemdes Tarengge Timur dan Anak Guru Ngaji

18 Juni 2026 - 11:20 WITA

Trending LUWU TIMUR