Menu

Mode Gelap
OSIS – Gudep SMAN 4 Luwu Timur Gelar Program GOES, Siswa Antusias Kabar Gembira, Magatti Tour And Travel Buka Cabang di Malili, Ayo Umrah dengan Uang Muka Hanya 500 Ribu Belanda Rilis Skuad Piala Dunia 2026, Ini Daftarnya Daftar Pencetak Gol Sepanjang Piala Dunia, Miroslav Klose Memimpin Kapan Piala Dunia Pertama Digelar ? Baca Sejarahnya Berbagi Keberkahan Idul Adha, PT Vale Donasi Hewan Kurban ke Wilayah Pemberdayaan

KABAR PEMDA

Percepat Penurunan AKB dan AKI, Dinkes Lutim Gelar Blended Learning Dokter Gelombang III

badge-check


					Percepat Penurunan AKB dan AKI, Dinkes Lutim Gelar Blended Learning Dokter Gelombang III Perbesar

LUWU TIMUR, Timuronline – Dalam upaya Peningkatan Kapasitas Bagi Dokter dalam Pelayanan Kesehatan Ibu dan Bayi di Kabupaten Luwu Timur sebagai Lokus Percepatan Penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) Tahun 2022, maka Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Timur menggelar kegiatan Blended Learning Dokter Gelombang III, yang dilaksanakan pada tanggal 10 Oktober hingga 02 November 2022 mendatang, bertempat di di RSUD I Lagaligo Wotu.

Kegiatan yang diikuti oleh 4 orang Dokter dari Puskesmas Mangkutana, Angkona, Malili, Wawondula ini dibuka Oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Lutim, Andi Tulleng, SKM, M.Kes, serta dihadiri oleh Kabag Administrasi dan Keuangan RSUD Lagaligo, Baso Simun, SKM, Kabid Pelayanan Medik Suhelmi, S.Si, Apt, Dokter Spesialis Obgyn, Interna dan Anak, Kabid Kesehatan Masyarakat, Nelli Mualim, S.KM.

Baca Juga:
Bupati Luwu Timur Canangkan Wewangriu Sebagai Desa Bersinar

Dalam sambutannya, Sekretaris Dinas Kesehatan, Andi Tulleng, M.Kes, mengatakan, tujuan dari Blended Learning Dokter ini adalah untuk meningkatkan kapasitas dokter dalam melakukan beberapa hal seperti ; Melakukan pelayanan antenatal, persalinan, dan pelayanan post natal bagi ibu (termasuk KB pasca persalinan) dan bayi baru lahir, melakukan deteksi dini faktor risiko pada kehamilan, persalinan dan pasca persalinan termasuk penggunaan USG dan EKG dasar sesuai kompetensi dan kewenangan dokter dan melakukan tatalaksana penyebab kematian bayi terbanyak.

“Jadi Pelatihan Blended Learning adalah pelatihan dengan metode campuran antara Metode pembelajaran jarak jauh (distance learning full online) yang dilakukan dengan memanfaatkan teknologi aplikasi video conference, didahului dengan belajar mandiri dan Metode pembelajaran tatap muka/klasikal melalui On the Job Training (OJT) untuk mencapai kompetensi teknis (skill),“ tandas Andi Tulleng. (ikp-kehumasan/kominfo-sp)

Baca Lainnya

OSIS – Gudep SMAN 4 Luwu Timur Gelar Program GOES, Siswa Antusias

31 Mei 2026 - 09:44 WITA

Kabar Gembira, Magatti Tour And Travel Buka Cabang di Malili, Ayo Umrah dengan Uang Muka Hanya 500 Ribu

31 Mei 2026 - 09:25 WITA

Indahnya Kolaborasi SMAN 4 Luwu Timur dan Indofood di Program Pendidikan dan Sosial

20 Mei 2026 - 12:09 WITA

Polda Sulsel Tangani Kasus Ambulance Desa di Luwu Timur, Sejumlah Pihak Akan Diperiksa

19 Mei 2026 - 10:30 WITA

Vale Indonesia Hormati Proses Hukum Pengadaan Ambulance Desa

19 Mei 2026 - 10:19 WITA

Pantai Impian Tidak Bisa Jadi Aset Desa, Ada Dugaan Korupsi Pembangunan Jembatan di Atasnya ?

17 Mei 2026 - 12:55 WITA

PT. PUL Salurkan Bantuan ke Masjid Nurul Haq Ussu

17 Mei 2026 - 10:44 WITA

Trending LUWU TIMUR