Menu

Mode Gelap
PT. CLM Latih Warga Tentang Pengolahan Pupuk Kompos Pelatihan Kurikulum PT Vale: Kolaborasi untuk Pendidikan Berkualitas di Loeha Raya Sektor Pertanian Lutim Sumbang 21 Persen Pendapatan Daerah Lutim Kembali Raih WTP, Ini Harapan Ketua DPRD Luwu Timur Lutim Kembali Raih Opini WTP, Ini Yang ke-12 Raker MPK, Luwu Timur Targetkan Kabupaten Sangat Inovatif

LUWU TIMUR · 17 Apr 2024 17:35 WITA · Waktu Baca

Pemkab Luwu Timur Gelar Sosialisasi Rumah Gizi


					Pemkab Luwu Timur Gelar Sosialisasi Rumah Gizi Perbesar

LUWU TIMUR,Timuronline – Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Aini Endis Andrika didampingi Ketua TP PKK Lutim, Hj. Sufriaty Budiman sekaligus narasumber, Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Keluarga, Arbiyanti Febthavia membuka Sosialisasi Rumah Gizi Tingkat Kabupaten Luwu Timur (Lutim) yang berlangsung di Aula Rumah Jabatan Bupati Lutim, Rabu (17/04/2024).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan bekerjasama Pokja IV TP PKK Lutim ini, turut dihadiri Sekretaris Dinkes, Andi Tulleng, Ketua Bidang IV Kesehatan dan Lingkungan, Hj. Masrah Bahri Suli, narasumber dari TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan, Hj. Erna Komalaningrum, Ketua TP PKK Kecamatan dan Desa se-Kabupaten Lutim serta para Kepala Puskesmas beserta Pegelola Gizi Se-Kabupaten Lutim.

Pada kesempatan tersebut, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Aini Endis Andrika mengatakan, intervensi spesifik pencegahan stunting meliputi pencegahan terjadinya masalah gizi pada ibu hamil dan balita, mulai dari menjaga kesehatan ibu sebelum dan selama kehamilan serta memastikan setiap anak balita mengkonsumsi makanan yang sesuai kebutuhan untuk pertumbuhan dan perkembangan optimal.

“Konsep ini coba dituangkan melalui program rumah gizi pkk Provinsi Sulawesi Selatan, yang pada awal program akan diimplementasikan di 120 desa lokus di 24 kabupaten kota. dan terus dikembangkan dan diterapkan di seluruh desa yang ada di Sulsel pada umumnya dan Kabupaten Luwu Timur pada khususnya,” kata Aini Endis Andrika.

Lebih lanjut, Endis mengatakan, program rumah gizi bertujuan menurunkan angka stunting hingga 14% di tahun 2024, sementara hasil SSGI tahun 2023, angka stunting di Lutim sebesar 22,6%.

“Angka ini masih sangat jauh dari target 14% tahun 2024, kita membutuhkan kerja keras dan kerjasama melalui peran masing-masing sesuai tugas dan fungsi untuk mewujudkan program konvergensi pencegahan dan penurunan stunting,” ucap Asisten Pemerintahan dan Kesra.

“Melalui program rumah gizi ini menjadi satu bentuk intervensi yang dilakukan oleh TP PKK Provinsi hingga ke desa, sehingga keterjangkauan pelayanan sasaran balita stunting dapat lebih mudah dan efektif,” tambahnya.

Terakhir, Asisten Pemerintahan dan Kesra mengajak semua pihak untuk bekerja sama dalam mendukung kegiatan percepatan penurunan dan penanggulangan stunting melalui program rumah gizi ini di wilayah masing-masing demi terwujudnya generasi berkualitas dimasa yang akan datang.

“Oleh karena itu, rumah gizi yang telah dilaunching di 5 desa ini terus dikembangkan di beberapa desa lain sehingga program rumah gizi dapat terbentuk dan dimanfaatkan di semua desa di Kabupaten Lutim,” (kominfo-sp)

 

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

PT. CLM Latih Warga Tentang Pengolahan Pupuk Kompos

24 Mei 2024 - 19:05 WITA

PT. CLM

Pelatihan Kurikulum PT Vale: Kolaborasi untuk Pendidikan Berkualitas di Loeha Raya

24 Mei 2024 - 18:49 WITA

Vale Indonesia

Sektor Pertanian Lutim Sumbang 21 Persen Pendapatan Daerah

24 Mei 2024 - 18:39 WITA

Pertanian Luwu Timur

Lutim Kembali Raih WTP, Ini Harapan Ketua DPRD Luwu Timur

23 Mei 2024 - 19:49 WITA

WTP

Lutim Kembali Raih Opini WTP, Ini Yang ke-12

23 Mei 2024 - 19:39 WITA

WTP
Trending di KABAR PEMDA