Menu

Mode Gelap
Kampanye Narasi Keberlanjutan, PT Vale Tegaskan Komitmen Good Mining Practices dan Keterbukaan Informasi Lewat Uji Kompetensi Wartawan Ada Apa Pimpinan DPRD Lutim Dua Kali Tak Gubris Aduan Warga ? Jadi Juru Kunci di Group D, Perslutim Dipastikan Gugur di Liga 4 Lagi, Sorowako Kebakaran, Ditinggal anak dan Menantu Seorang Lansia Tewas Terbakar Penetapan Aset Desa Milik Pemdes Sorowako Diduga Langgar Permendagri, Ini Kata Tomas Sorowako Warga Asli Sorowako Pertanyakaan Beberapa Objek Lahan Dijadikan Aset Desa

LUWU TIMUR

Pemkab Lutim Gelar FGD Penyusunan Matriks TPB/SDGS

badge-check


					Pemkab Lutim Gelar FGD Penyusunan Matriks TPB/SDGS Perbesar

Laporan : Rs

Editor : Rd

LUWU TIMUR,Timuronline – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Badan Perencanaan, Penelitian, Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kabupaten Luwu Timur menggelar Focus Group Discussion (Rapat Koordinasi) Penyusunan Matriks Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGS) Luwu Timur Tahun 2021-2026, di Aula Kantor Bapelitbangda, Kamis (10/06/2021).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten Administrasi Umum, Askar. Turut dihadiri Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Lutim, Kepala Bapelitbangda, Dohri Ashari, para Staf Ahli dan OPD terkait, dengan menghadirkan narasumber dari Bapelitbangda Provinsi Sulawesi Selatan yakni Kasubid Data dan Informasi, Reza Eggy Pandevi, S.STP, MM. dan Fungsional Perencana Madya, Pebriani.

Asisten Administrasi Umum, Askar mewakili Bupati dalam sambutannya mengatakan, tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB)/Sustainable Development Goals (SDGs) adalah pembangunan yang menjaga peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat secara berkesinambungan, pembangunan yang menjaga keberlanjutan kehidupan sosial masyarakat, pembangunan yang menjaga kualitas lingkungan hidup serta pembangunan yang menjamin keadilan dan terlaksananya tata kelola yang mampu menjaga peningkatan kualitas hidup dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Lanjut Askar, Upaya pencapaian target TPB/SDGs menjadi prioritas pembangunan nasional yang memerlukan sinergi kebijakan perencanaan di tingkat Nasional dan di tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota yang lebih komprehensif dengan memperluas sumber pendanaan, menekankan pada hak asasi manusia, inklusif dengan pelibatan Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) dan Media, Filantropi dan Pelaku Usaha, serta Akademisi dan Pakar.

Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, sambungnya, merupakan salah satu daerah yang siap untuk menyongsong TPB/SDGs, dimana Bapelitbangda telah melakukan penyusunan baseline sekaligus melakukan evaluasi capaian TPB/SDGs Kabupaten Luwu Timur Tahun 2016-2021 sebagaimana yang ditentukan dalam Pedoman Teknis Penyusunan Rencana Aksi TPB/SDGs yang disusun sebagai Rencana Kerja 5 (lima) tahunan untuk pelaksanaan berbagai kegiatan yang secara langsung maupun tidak langsung mendukung pencapaian target Kabupaten Luwu Timur.

” Saya mengharapkan kepada seluruh komponen pelaku pembangunan yang hadir untuk memberikan sumbangan pemikiran, sehingga Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Kabupaten Luwu Timur dapat diintegrasikan ke dalam Agenda Pembangunan Daerah melalui Penyusunan KLHS RPJMD dan RPJMD Kabupaten Luwu Timur Tahun 2021-2025 dan pada gilirannya akanmendukung Capaian Rencana Aksi Daerah TPB/SDGs Provinsi Sulawesi Selatan serta dapat tercapai secara maksimal,” kata Askar.

” Terakhir, yang terpenting adalah adanya sinkronisasi dan sinergitas antar/inter program Pembangunan yang kemudian diharapkan akan mampu mengoptimalkan pemanfaatan potensi wilayah serta menjawab permasalahan terkait pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan,” tandas Askar. (ikp/kominfo)

Lainnya

Ada Apa Pimpinan DPRD Lutim Dua Kali Tak Gubris Aduan Warga ?

4 Februari 2026 - 12:46 WITA

Jadi Juru Kunci di Group D, Perslutim Dipastikan Gugur di Liga 4

3 Februari 2026 - 12:57 WITA

Lagi, Sorowako Kebakaran, Ditinggal anak dan Menantu Seorang Lansia Tewas Terbakar

3 Februari 2026 - 12:29 WITA

Penetapan Aset Desa Milik Pemdes Sorowako Diduga Langgar Permendagri, Ini Kata Tomas Sorowako

12 Januari 2026 - 12:05 WITA

Warga Asli Sorowako Pertanyakaan Beberapa Objek Lahan Dijadikan Aset Desa

9 Januari 2026 - 16:48 WITA

Trending LUWU TIMUR