Menu

Mode Gelap
Penetapan Aset Desa Milik Pemdes Sorowako Diduga Langgar Permendagri, Ini Kata Tomas Sorowako Warga Asli Sorowako Pertanyakaan Beberapa Objek Lahan Dijadikan Aset Desa Wujudkan Ketahanan Pangan Berkelanjutan, Petani Binaan PT Vale Panen Jagung Pakan di Tondowolio Solidaritas untuk Sumatra: PT Vale Indonesia dan Pemkab Luwu Timur Hadir, Bergerak, dan Menguatkan Masyarakat Terdampak Bencana Direktur MIND ID Apresiasi Pengelolaan Proyek Hilirisasi PT Vale di Pomalaa, Progres HPAL Terus Menguat Terungkap…! Tambang PT. Vale di BB1 Seba-Seba Sesuai Izin IPPKH. Begini Tanggapan PT. Vale

LUWU TIMUR

Pemkab Lutim Akan Libatkan Kepolisian Untuk Pengawasan Obat dan Makanan

badge-check


					Pemkab Lutim Akan Libatkan Kepolisian Untuk Pengawasan Obat dan Makanan Perbesar

LUWU TIMUR,Timuronline – Tim terpadu obat dan makanan Kabupaten Luwu Timur (Lutim) melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) dalam rangka pembinaan pengawasan obat dan makanan yang beredar di Lutim khususnya di bulan suci ramadhan.

Rakor yang berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Bupati, Jumat (15/03/2024) ini, di pimpin langsung oleh Asisten Perekonomian dan Pengembangan Infrastruktur, Masdin, serta turut hadir perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tergabung dalam Tim Koordinasi Pengawasan Obat dan Makanan.

Pada kesempatan tersebut, Masdin mengatakan bahwa, kegiatan ini setiap tahun dilaksanakan, sehingga di tahun 2024 semua yang terlibat dalam pengawasan dapat menjalankan tugas sesuai dengan tupoksi masing-masing.

“Apabila dilakukan dengan baik, saya yakin kita bisa menghindarkan masyarakat mengkonsumsi makanan yang berformalin seperti ikan maupun yang lainnya,” kata Masdin.

Olehnya itu, Masdin berharap pada pengawasan kali ini perlu adanya keterlibatan dari pihak kepolisian maupun Satpol PP.

“Misalnya jika kita mendapatkan satu sampel yang terindikasi maka inilah gunanya Kepolisian, tapi kita berharap dilapangan tidak ada seperti itu,” harapnya.

Kepala Bidang SDK dari Dinkes Lutim, Masyhuri mengatakan, target yang akan dilakukan untuk tahun ini sama dengan tahun sebelumnya yakni pasar tradisional, modern, maupun toko obat sesuai dengan tugas masing-masing pengawas.

“Selama ini kita hanya melakukan edukasi namun tidak ada efek jera yang terima, akan tetapi tidak mematikan usahanya. Olehnya itu, sebagai aparat kita bisa membantu masyarakat dalam hal bahan makanan yang layak dikonsumsi,” ucapnya.

Berdasarkan hasil rakor ini, nantinya akan dilakukan di 11 kecamatan, mulai dari tanggal 18 sampai 29 Maret 2024, dimana dibagi menjadi tiga tim dengan target masing-masing yakni, pasar, ritel modern dan pusat oleh-oleh maupun kios-kios. (kominfo-sp)

Lainnya

Penetapan Aset Desa Milik Pemdes Sorowako Diduga Langgar Permendagri, Ini Kata Tomas Sorowako

12 Januari 2026 - 12:05 WITA

Warga Asli Sorowako Pertanyakaan Beberapa Objek Lahan Dijadikan Aset Desa

9 Januari 2026 - 16:48 WITA

49 Anggota Polres Luwu Timur Naik Pangkat, Ini Daftarnya

31 Desember 2025 - 10:57 WITA

Sikapi Maraknya Lakalantas, Satlantas Polres Lutim Lakukan Pengecekan Kelaikan Angkutan dan Sopir

30 Desember 2025 - 20:31 WITA

Jaga Komitmen Peningkatan Sektor Pendidikan, PT. CLM Berikan Bantuan Uang Tunai untuk Pembangunan TK Cinta Damai

23 Desember 2025 - 22:34 WITA

Trending CLM