Menu

Mode Gelap
Polda Kalah Gercep, Kejari Lutim Masuk Tahap Penyidikan Kasus Ambulans Desa CLM Tuntaskan Pelatihan Sembilan Orang Security Update Kasus Penangkapan BBM di Malili, Polisi Akan Minta Keterangan Saksi Ahli Ini Daftar Temuan BPK RI Sulsel di Kabupaten Luwu Timur Temuan BPK, Enam Mahasiswa di Lutim Tak Layak Terima Beasiswa Saling Bantah Antara Pemkab Lutim, Pemdes Tarengge Timur dan Anak Guru Ngaji

LUWU TIMUR

Pasar Rakyat Solo Mulai Beroperasi, Semoga Tidak Jadi Pasar ‘Mubazir’ Lagi

badge-check


					Pasar Rakyat Solo Mulai Beroperasi, Semoga Tidak Jadi Pasar ‘Mubazir’ Lagi Perbesar

Laporan : Rd

LUWU TIMUR,Timuronline – Pasar Rakyat Solo Kecamatan Angkona resmi beroperasi dan siap dimanfaatkan masyarakat. Peresmian pasar ini ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thorig Husler dan dilanjutkan dengan memantau langsung kondisi pasar, Selasa (03/09/2019).

Pasar rakyat Desa Solo ini dibangun atas kerjasama Kementerian Perdagangan Republik Indonesia dan Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Luwu Timur melalui Tugas Pembantuan (TP).

Pada kegiatan ini, Bupati didampingi Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM (Dagkop dan UKM), Rosmiyati Alwi, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Sukarti, Kepala Dinas Perhubungan, Andi Makkaraka, Kepala BPBD, Zabur, Kadis Pariwisata Budaya Pemuda dan Olahraga, Hamris Darwis, Camat Angkona, I Ketut Riawan, dan Kepala Desa Solo, Edi Sunaryo Iswanto.

Kepala Dinas Dagkop dan UKM, Rosmiyati Alwi mengatakan, pasar ini terdiri dari 18 unit kios dan 189 lods, fasilitas yang tersedia seperti toilet, ATM, fasilitas persampahan, kantor pengelola, klinik, dan rumah potong hewan dengan jumlah pedagang 100 orang.

“Dengan peresmian pasar ini, diharapkan dapat meningkatkan roda perekonomian masyarakat,” jelasnya.

Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thorig Husler mengatakan, peresmian pasar ini merupakan dukungan Kementerian Perdagangan melalui proposal yang Pemerintah daerah yang telah ajukan dan telah dibangun sejak tahun 2018 sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI) dan hari ini resmi dimanfaatkan.

“Setelah saya diberikan amanah, komitmen saya memang meningkatkan kualitas pasar dan saya bersyukur sudah terbangun 39 pasar di Luwu Timur. Tahun ini akan ada 3 pasar lagi yang akan kita bangun sehingga totalnya nanti terbangun 42 pasar,” tambahnya.

Bupati menambahkan, pasar ini harus dimanfaatkan masyarakat. Jangan sampai dibangun dan yang jualan tidak ada. Oleh karena itu, saya tekankan Pemerintah Kecamatan dan Desa pantau pasar ini agar bermanfaat dengan baik sehingga peningkatan roda perekonomian masyarakat semakin meningkat.

“Jaga kebersihan dan rawat pasar ini dengan baik. Pengelola pasar harus berperan aktif mengawasi pemanfaatan pasar rakyat ini. Saya juga mengharapkan dukungan kepolisian untuk menjaga ketertiban di pasar,” ungkapnya. (hms/ikp/kominfo)

Baca Lainnya

Polda Kalah Gercep, Kejari Lutim Masuk Tahap Penyidikan Kasus Ambulans Desa

20 Juni 2026 - 11:21 WITA

Update Kasus Penangkapan BBM di Malili, Polisi Akan Minta Keterangan Saksi Ahli

18 Juni 2026 - 15:54 WITA

Ini Daftar Temuan BPK RI Sulsel di Kabupaten Luwu Timur

18 Juni 2026 - 12:46 WITA

Temuan BPK, Enam Mahasiswa di Lutim Tak Layak Terima Beasiswa

18 Juni 2026 - 11:46 WITA

Saling Bantah Antara Pemkab Lutim, Pemdes Tarengge Timur dan Anak Guru Ngaji

18 Juni 2026 - 11:20 WITA

Dua Guru Ngaji di Lutim Tak Lagi Terima Insentif, Namanya Tiba-tiba Menghilang

17 Juni 2026 - 11:54 WITA

Viral, Warga Tahan Mobil Pick Up Angkut Solar Ilegal, Polisi : Kita Sudah Amankan

15 Juni 2026 - 10:53 WITA

Trending KRIMINAL