Menu

Mode Gelap
Polda Kalah Gercep, Kejari Lutim Masuk Tahap Penyidikan Kasus Ambulans Desa CLM Tuntaskan Pelatihan Sembilan Orang Security Update Kasus Penangkapan BBM di Malili, Polisi Akan Minta Keterangan Saksi Ahli Ini Daftar Temuan BPK RI Sulsel di Kabupaten Luwu Timur Temuan BPK, Enam Mahasiswa di Lutim Tak Layak Terima Beasiswa Saling Bantah Antara Pemkab Lutim, Pemdes Tarengge Timur dan Anak Guru Ngaji

LUWU TIMUR

Pandita dan Sulinggih Diharapkan Berperan Aktif Berikan Pencerahan

badge-check


					Pandita dan Sulinggih Diharapkan Berperan Aktif Berikan Pencerahan Perbesar

Laporan : Rs

Editor : Rd

LUWU TIMUR,Timuronline – Wakil Bupati Luwu Timur, H. Budiman, didampingi Anggota DPRD Luwu Timur, Camat Angkona, dan Kepala Desa, menghadiri Acara Ngelinggihang Weda dan Resepsi Sulinggih yang dilaksanakan di Wantilan Pura Agung Amertha Sari Desa Taripa, Kecamatan Angkona, Jumat (02/04/2021).

Wabup Budiman mengucapkan Selamat atas penobatan Pandita atau Sulinggih yang telah melaksanakan penyucian diri tahap lanjut atau Madiksa. Menurutnya, semakin banyak Pandita atau Sulinggih di kalangan umat Hindu tentu di harapkan dapat berperan aktif memberikan pencerahan dan tuntunan kepada umat hindu dalam menjalankan swadharma di dunia ini.

Budiman juga menyampaikan permohonan maaf karena acara Ngelinggihang Weda dan Resepsi Sulinggih ini mesti dilakukan secara sederhana dan harus tetap mematuhi protokol kesehatan. “Kita semua tentu berharap resepsi sulinggih ini tidak menjadi salah satu sentra penyebaran virus covid-19,” jelasnya.

Lanjut Budiman, pelaksanaan ibadah umat Hindu sarat dengan upacara dan ritual yang tentunya memerlukan peran seorang wiku atau sulinggih untuk memimpin upacara keagamaan. “Sebagai orang suci yang bergelar sulinggih tentu akan mempunyai wewenang luas dan lengkap dalam pelaksanaan dan menyelesaikan beberapa upacara yadya, termasuk memberikan tuntunan dan pengetahuan dalam memaknai setiap upacara yadya untuk membawa umat hindu agar semakin kuat memahami ajaran agamanya,” tambahnya.

Dalam konteks bermasyarakat, kata Budiman, peran para pandita atau sulinggih juga sangat diharapkan untuk menjaga harmonisasi, toleransi dan kebersamaan di kalangan masyarakat Luwu Timur yang sangat majemuk.

“Keberhasilan pembangunan hanya akan terwujud dengan dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat, dengan bersatu padu dan dilandasi semangat kebersamaan sesulit apapun permasalahan akan menjadi ringan dan jangan lupa untuk selalu berkomunikasi dengan Pemerintah daerah niscaya apapun yang masyarakat butuhkan pasti terealisasi, kuncinya adalah kebersamaan,” jelasnya.

Mengakhiri sambutannya, Budiman mengatakan, melalui momentum Ngelinggihang Weda dan Resepsi Sulinggih hari ini, mari kita tingkatkan kebersamaan dan kesetiakawanan sosial yang merupakan perwujudan dari dharma santi umat hindu dalam menciptakan kedamaian dan kesejahteraan di bumi batara guru. (hms/ikp/kominfo)

Baca Lainnya

Polda Kalah Gercep, Kejari Lutim Masuk Tahap Penyidikan Kasus Ambulans Desa

20 Juni 2026 - 11:21 WITA

Update Kasus Penangkapan BBM di Malili, Polisi Akan Minta Keterangan Saksi Ahli

18 Juni 2026 - 15:54 WITA

Ini Daftar Temuan BPK RI Sulsel di Kabupaten Luwu Timur

18 Juni 2026 - 12:46 WITA

Temuan BPK, Enam Mahasiswa di Lutim Tak Layak Terima Beasiswa

18 Juni 2026 - 11:46 WITA

Saling Bantah Antara Pemkab Lutim, Pemdes Tarengge Timur dan Anak Guru Ngaji

18 Juni 2026 - 11:20 WITA

Dua Guru Ngaji di Lutim Tak Lagi Terima Insentif, Namanya Tiba-tiba Menghilang

17 Juni 2026 - 11:54 WITA

Viral, Warga Tahan Mobil Pick Up Angkut Solar Ilegal, Polisi : Kita Sudah Amankan

15 Juni 2026 - 10:53 WITA

Trending KRIMINAL