Menu

Mode Gelap
Polda Kalah Gercep, Kejari Lutim Masuk Tahap Penyidikan Kasus Ambulans Desa CLM Tuntaskan Pelatihan Sembilan Orang Security Update Kasus Penangkapan BBM di Malili, Polisi Akan Minta Keterangan Saksi Ahli Ini Daftar Temuan BPK RI Sulsel di Kabupaten Luwu Timur Temuan BPK, Enam Mahasiswa di Lutim Tak Layak Terima Beasiswa Saling Bantah Antara Pemkab Lutim, Pemdes Tarengge Timur dan Anak Guru Ngaji

LUWU TIMUR

Nasdem : Tahun 2020, Masa Sulit Pemerintahan Husler – Irwan

badge-check


					Nasdem : Tahun 2020, Masa Sulit Pemerintahan Husler – Irwan Perbesar

Laporan : Tom / Dprd

Editor     : Rd

LUWU TIMUR,Timuronline – Dalam 5 tahun pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur, Tahun 2020 merupakan masa terberat bagi mereka.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Fraksi Nasdem, Tugiat saat memberikan pemandangan umum fraksi DPRD Luwu Timur terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun 2019 di Kantor DPRD Luwu Timur. Senin (13/04/2020).

Tugiat menjelaskan pemerintahan saat Ini sudah berjalan 4 tahun dan Telah memasuki 5 tahun masa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur. Dalam masa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati selama ini tentu dimasa inilah menjadi masa terberat bagi kita semua bahkan juga bagi masyarakat Luwu Timur secara umum dimana saat ini kita sedang menghadapi wabah yang disebut dengan Covid-19.

“Dalam hal ini tentu indikator Pencapaian atau dampak, sangat kita butuhkan dalam mengukur dan mendorong kebijakan-kebijakan yang tepat sasaran serta mampu menghindari dampak-dampak yang bisa ditimbulkan oleh wabah Covid-19 kedepan.” kata Tugiat.

Terkait Covid-19 ini satu hal yang pasti bahwa dengan adanya PSBB (Pembatasan Sosial Berskaia Besar) yang diatur dalam Peraturan Pemerlntah Nomor 21 Tahun 2020 MenjadI salah satu cara yang diharapkan mampu

menghentikan laju peyebaran Virus Covid-19 di Indonesia. Terkait Dampak yang ditimbulkan oleh Virus Covid-19 ini, di yakini akan berimbas kepada semua sektor terutama Ekonomi.

Berbicara Luwu Timur, kata Tugiat tidak bisa dipungkiri dampak dari Covid-19 ini sudah sangat terasa. Dimana UMKM sudah mulai merasakan berkurangnya pendapatan, Pasar Rakyat sudah kelihatan sangat sepi yang juga memiliki efek kepada sektor-sektor lain, serta pendapatan ojek yang berkurang cukup drastis. Belum lagi Tambang Nickel yang ada di Luwu Timur ini pasti Juga akan merasakan dampak dari Virus Covid-19 ini akibat dari melambatnya pertumbuhan ekonomi Dunia.

” Melihat kondisi inilah maka kami mendorong Pemerintah untuk memastikan beberapa kebijakan anggaran yang tidak langsung dirasakan oleh masyarakat harus dipangkas, Menjamin ketersediaan bahan pokok serta memastikan terjaganya daya beli masyarakat terutama masyarakat lapisan bawah, Buruh, Pelaku Usaha mikro dan kecil, petani serta nelayan,” Katanya lagi

Membantu masyarakat untuk bisa mudah mengakses kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Pusat dan Provinsi dalam pengentasan dampak Covid-19.

“ Mari kita optimis serta terus berdoa Semoga Wabah covid-19 yang kita hadapi saat ini bisa segera lenyap agar masyarakat Indonesia serta Luwu Timur bisa beraktifitas dengan normal kembali seperti sedia kala serta kita bisa menyambut Bulan Suci Ramadhan dan menjalankan Ibadah Puasa dengan tenang.” tutup Tugiat. (tom)

Baca Lainnya

Polda Kalah Gercep, Kejari Lutim Masuk Tahap Penyidikan Kasus Ambulans Desa

20 Juni 2026 - 11:21 WITA

Update Kasus Penangkapan BBM di Malili, Polisi Akan Minta Keterangan Saksi Ahli

18 Juni 2026 - 15:54 WITA

Ini Daftar Temuan BPK RI Sulsel di Kabupaten Luwu Timur

18 Juni 2026 - 12:46 WITA

Temuan BPK, Enam Mahasiswa di Lutim Tak Layak Terima Beasiswa

18 Juni 2026 - 11:46 WITA

Saling Bantah Antara Pemkab Lutim, Pemdes Tarengge Timur dan Anak Guru Ngaji

18 Juni 2026 - 11:20 WITA

Dua Guru Ngaji di Lutim Tak Lagi Terima Insentif, Namanya Tiba-tiba Menghilang

17 Juni 2026 - 11:54 WITA

Viral, Warga Tahan Mobil Pick Up Angkut Solar Ilegal, Polisi : Kita Sudah Amankan

15 Juni 2026 - 10:53 WITA

Trending KRIMINAL