Menu

Mode Gelap
Warga Asli Sorowako Pertanyakaan Beberapa Objek Lahan Dijadikan Aset Desa Terungkap…! Tambang PT. Vale di BB1 Seba-Seba Sesuai Izin IPPKH. Begini Tanggapan PT. Vale 49 Anggota Polres Luwu Timur Naik Pangkat, Ini Daftarnya Sikapi Maraknya Lakalantas, Satlantas Polres Lutim Lakukan Pengecekan Kelaikan Angkutan dan Sopir Komitmen Bersama Tingkatkan Ketangguhan Daerah: PT Vale dan Pemkab Luwu Timur Teken Nota Kesepahaman Mitigasi Bencana Ketahanan Pangan Berkelanjutan Melalui Pemberian Pupuk: Strategi PT Vale Tingkat Produktivitas Pertanian dan Kesejahteraan Petani Huko-Huko

LUWU TIMUR

Musyawarah IDM 2024: Desa Kertoraharjo Jadi Desa Mandiri, Manunggal Tetap Desa Maju

badge-check


					Musyawarah IDM 2024: Desa Kertoraharjo Jadi Desa Mandiri, Manunggal Tetap Desa Maju Perbesar

LUWU TIMUR,Timuronline – Dua desa di Kecamatan Tomoni Timur, yakni Desa Kertoraharjo dan Desa Manunggal, melaksanakan Musyawarah Penetapan Status Indeks Desa Membangun (IDM) Tahun 2024 pada Jumat (31/05/2024).

Kegiatan ini diawali di Desa Kertoraharjo pada pagi hari dan dilanjutkan di Desa Manunggal pada siang hingga sore hari. Kepala desa dan perangkatnya menghadiri langsung acara ini sampai selesai.

Camat Tomoni Timur, Yulius, memantau dan menghadiri langsung kegiatan ini sekaligus memberikan arahan. Di Desa Kertoraharjo, musyawarah dihadiri oleh Pj. Kepala Desa Herpik, Ketua BPD, Sekretaris Desa, perangkat desa, kepala dusun, tokoh agama, serta tokoh masyarakat.

Sementara di Desa Manunggal, musyawarah juga dihadiri oleh Kepala Desa Manunggal Martinus Kendek, Ketua BPD, para kepala dusun, sekretaris desa, perangkat desa, serta masyarakat yang mayoritas ibu rumah tangga.

Dalam sambutannya sebelum pemaparan hasil pengisian kuisioner IDM oleh Pendamping Desa, Camat Tomoni Timur, Yulius, menyatakan bahwa terdapat tiga indikator yang menjadi penilaian IDM, yakni Indeks Ketahanan Sosial, Indeks Ketahanan Ekonomi, dan Indeks Ketahanan Lingkungan. Jika ketiga indikator ini terpenuhi berdasarkan kondisi di desa, maka akan terjadi perubahan status desa, baik menjadi Desa Maju maupun Desa Mandiri.

“Perlu diingat bahwa perubahan status desa dalam IDM sangat mempengaruhi alokasi peningkatan Dana Desa dari pusat, sehingga dalam pengisian kuisioner yang dilakukan informan harus lebih teliti,” kata Yulius.

Yulius juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam melakukan verifikasi terhadap data IDM untuk menghasilkan data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. “Data inilah yang akan digunakan dalam penyusunan APBDes,” tambahnya.

Setelah dilakukan verifikasi terhadap kuisioner yang telah diisi oleh informan, sistem langsung melakukan perhitungan otomatis sekaligus menetapkan status Desa Kertoraharjo naik menjadi Desa Mandiri dari tahun sebelumnya yang berstatus sebagai Desa Maju. Sementara itu, Desa Manunggal tetap berstatus sebagai Desa Maju seperti tahun sebelumnya.

Pendamping Desa Kecamatan Tomoni Timur, Sarmawati Wahid, berharap dengan penetapan status sebagai Desa Mandiri maupun Desa Maju, akselerasi pembangunan di desa dapat meningkat. “Adapun beberapa indikator yang belum terpenuhi, diharapkan pada penetapan IDM tahun depan akan ada perbaikan yang dilakukan,” ujar Sarmawati.

Penetapan status desa ini diharapkan dapat memberikan dorongan positif bagi pembangunan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat di Kecamatan Tomoni Timur. (kominfo-sp)

 

Lainnya

Warga Asli Sorowako Pertanyakaan Beberapa Objek Lahan Dijadikan Aset Desa

9 Januari 2026 - 16:48 WITA

49 Anggota Polres Luwu Timur Naik Pangkat, Ini Daftarnya

31 Desember 2025 - 10:57 WITA

Sikapi Maraknya Lakalantas, Satlantas Polres Lutim Lakukan Pengecekan Kelaikan Angkutan dan Sopir

30 Desember 2025 - 20:31 WITA

Jaga Komitmen Peningkatan Sektor Pendidikan, PT. CLM Berikan Bantuan Uang Tunai untuk Pembangunan TK Cinta Damai

23 Desember 2025 - 22:34 WITA

Groundbreaking Pembangunan MBR dimulai, Abu Ashar : Semoga Dapat Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Luwu Timur

23 Desember 2025 - 17:28 WITA

Trending LUWU TIMUR