Menu

Mode Gelap
Turnamen Volleyball CLM CUP II Kembali Digelar, Diikuti 25 Tim DPRD dan Pemkab Lutim Lakukan Konsultasi di Tana Toraja Terkait Pembangunan Rumah Adat Di Peringatan Bulan K3 Nasional 2025, Vale Indonesia Terus Jaga Komitmen Budaya Kerja Aman dan Produktif Vale Indonesia Gelar RUPSLB, Mantan Menlu RI Jadi Komisaris Independen Bupati Luwu Timur Apresiasi Peran PT. Vale dalam Peringatan Bulan K3 Nasional CLM Salurkan Bantuan Alsintan di Desa Puncak Indah

LUWU TIMUR

Mudahkan Pelayanan, Reformer PKA Lakukan Sidang Konsultasi Gabungan PBG – SLF One Stop Service

badge-check


					Mudahkan Pelayanan, Reformer PKA Lakukan Sidang Konsultasi Gabungan PBG – SLF One Stop Service Perbesar

LUWU TIMUR,Timuronline – Dalam rangka memudahkan masyarakat dalam pengurusan Perizinan Bangunan Gedung (PBG), maka Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Luwu Timur melalui Reformer Pelatihan kepemimpinan Administrator (PKA) angkatan V, melaksanakan rangkaian kegiatan Aksi Perubahan Sinkronisasi Perizinan Bangunan (SINI BANG), Sidang Konsultasi Gabungan PBG – SLF One Stop Service di Kantor Desa Patengko, Kecamatan Tomoni Timur, Rabu (23/10/2024).

Sidang konsultasi tersebut dipraksai oleh Kepala Bidang Cipta Karya, Idiyana Sartian Umar, dihadiri oleh Tim kerja Bidang Cipta Karya Dinas PUPR, Tim Penilai Ahli (TPA), Konsultan Bersertifikat, serta Masyarakat Pemilik Bangunan.

Melalui kesempatan ini, Idiyana Sartian Umar mengungkapkan, tujuan dari aksi perubahan ini adalah untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat dalam pengurusan perizinan PBG dan SLF.

“Pemerintah telah menciptakan inovasi yang bernama “SINI BANG” untuk memudahkan masyarakat mengurus PBG yaitu perizinan yang dikeluarkan dari pemerintah kepada pemilik sebuah bangunan gedung untuk memulai pembangunan, merenovasi, merawat atau mengubah bangunan gedung tersebut sesuai dengan yang direncanakan sebelum membangun,” ungkapnya.

“Dalam peraturan terkait perizinan bangunan ini, ada lagi yang namanya Sertifikat Laik Fungsi (SLF) yang menyatakan bahwa sebuah bangunan gedung telah layak untuk digunakan dan memenuhi persyaratan kelaikan teknis, jadi akan ada 2 sertifikat yang keluar, ada untuk PBG dan untuk Laik Fungsi,” jelasnya.

Terakhir, ia mengungkapkan, aksi Perubahan “SINI BANG” hadir untuk memudahkan masyarakat dan diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam perizinan bangunan nantinya.

“kegiatan Aksi Perubahan Sinkronisasi Perizinan Bangunan (SINI BANG) untuk memudahkan Proses menciptakan Keberlanjutan,” tutup Idiyana Sartian. (kominfo-sp)

Lainnya

Turnamen Volleyball CLM CUP II Kembali Digelar, Diikuti 25 Tim

20 Januari 2025 - 13:26 WIB

DPRD dan Pemkab Lutim Lakukan Konsultasi di Tana Toraja Terkait Pembangunan Rumah Adat

16 Januari 2025 - 19:56 WIB

Bupati Luwu Timur Apresiasi Peran PT. Vale dalam Peringatan Bulan K3 Nasional

15 Januari 2025 - 17:02 WIB

Erick Estrada Tinjau Kebutuhan Pukesmas Wawondula

14 Januari 2025 - 17:08 WIB

Penyusunan RKPD dan RENJA 2026: Staf Ahli Pembangunan Tekankan Penyamaan Persepsi

13 Januari 2025 - 16:53 WIB

Trending KABAR PEMDA