Menu

Mode Gelap
Perkuat Generasi Penggerak Keberlanjutan di Luwu Timur, PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi Majikan di Sorowako Diduga Setubuhi Penjaga Toko Sendiri, Anak di Bawah Umur Bagaimana Konstruksi Hukum Pelaku KDRT di Sorowako Hingga Korbannya Meninggal Dunia Breaking News : Korban KDRT di Sorowako Meninggal Dunia VIDEO : Teman Kena Musibah Kebakaran, Siswa Kelas III B SDN 238 Mallaulu Kumpul Donasi Update Kondisi Korban KDRT di Sorowako, Kini Dirawat di ICU RSUD I Lagaligo, Kondisinya Kritis

LUWU TIMUR

Masuk Pantai Molino Tak Usah Bayar Pakai Uang, Cukup Dengan Ini

badge-check

Masuk Pantai Molino Tak Usah Bayar Pakai Uang, Cukup Dengan Ini Perbesar

Laporan : Rs

Editor    : Rd

LUWU TIMUR,Timuronline – Pantai Molino Topuondau, Desa Sorowako, Kecamatan Nuha, Kab. Luwu Timur, adalah objek wisata baru yang akhir-akhir ini mulai dikenal warga baik warga sorowako maupun luar sorowako.

Pantai yang berlokasi di Danau Matano ini mulai ramai dikunjungi warga saat libur akhir pekan. Pemerintah Desa Sorowako yang mengelola langsung objek wisata ini menyediakan berbagai fasilitas dan wahana permainan air dapat dijumpai di pantai tersebut.

Menariknya lagi, fasilitas di pantai ini adalah hasil kreatifitas anak-anak muda sekitar, yang didukung Pemerintah Desa Sorowako lewat Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).

Selain fasilitas untuk pengunjung, ada juga kuliner khas Luwu Timur yang dijajakan oleh para pedagang yang bisa dinikmati para pengunjung yang datang ke pantai Molino.

Kepala desa Sorowako, Jihadin Peruge, Selasa (03/11/2020), melalui pesan WhatsAppnya mengatakan bahwa, Molino dalam bahasa Sorowako berarti bening, karena memang air danau Matano sekitar pantai Molino terlihat sangat jernih sehingga sangat cocok dijadikan objek wisata.

Namun yang terpenting, lanjut Kades berprestasi tingkat Nasional ini ialah masalah kebersihan di lokasi objek wisata pantai Molino. Terkait sampah ini, pihaknya mengaku sangat konsisten menjaga kebersihan wilayah ini termasuk objek wisata.

” Kami telah memasang beberapa pengumuman yang berisi himbauan kepada para pengunjung untuk tidak membuang sampah di sembarang tempat, karena masuk ke pantai Molino tidak dibayar alias gratis sehingga pengunjung cukup membayar dengan tidak buang sampah sembarangan. Karena satu sampah menimbulkan banyak masalah,” tegas Kades Sorowako.

Ia juga mengajak para pengunjung yang datang ke pantai Molino untuk menjadi wisatawan yang peduli sekaligus menjadi pelopor kebersihan. (ikp/kominfo)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Majikan di Sorowako Diduga Setubuhi Penjaga Toko Sendiri, Anak di Bawah Umur

24 Juli 2026 - 19:34 WITA

Bagaimana Konstruksi Hukum Pelaku KDRT di Sorowako Hingga Korbannya Meninggal Dunia

24 Juli 2026 - 16:53 WITA

Breaking News : Korban KDRT di Sorowako Meninggal Dunia

24 Juli 2026 - 16:12 WITA

VIDEO : Teman Kena Musibah Kebakaran, Siswa Kelas III B SDN 238 Mallaulu Kumpul Donasi

24 Juli 2026 - 13:46 WITA

Update Kondisi Korban KDRT di Sorowako, Kini Dirawat di ICU RSUD I Lagaligo, Kondisinya Kritis

23 Juli 2026 - 22:57 WITA

Suami Diduga Aniaya Istri di Sorowako, Korban Tak Sadarkan Diri Akibat Luka Lebam di Wajah

23 Juli 2026 - 22:31 WITA

Wow, Pemkab Lutim Rencana Buat Proyek Infastruktur Jalan Senilai 800 Miliar, MUAK Minta DPRD Lutim Tolak

23 Juli 2026 - 21:13 WITA

Trending DPRD LUTIM