LUWU TIMUR,Timuronline – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur rencananya akan membangun proyek infrastruktur jalan senilai sangat fantastis yakni Rp. 800 Miliar Rupiah. Proyek ini direncanakan sebagai proyek multiyears (tahun jamak) atau proyek yang dikerjakan lebih dari setahun
Anggaran yang sangat jumbo ini katanya untuk membiayai lampu jalan dan infrastruktur jalan. Anehnya, proyek ini tak masuk dalam 113 program pokok Pemkab Lutim yang masuk dalam KP1
DPRD Luwu Timur yang membahas program yang jumlahnya hampir setengah dari APBD Luwu Timur ini, dibahas tertutup yang sudah berlangsung selama dua hari ini.

Kabarnya, beberapa fraksi diĀ DPRD Luwu Timur pun menolak rencana tersebut
Menyikapi hal ini, Ketua Aliansi Masyarakat Luwu Timur Anti Korupsi (MUAK), Iskar dengan tegas meminta kepada DPRD Luwu Timur untuk menolak rencana tersebut
” Kami melihat program multiyears itu tidak penting, lebih penting itu Pupuk Gratis Plus, Pembangunan Pabrik dan komoditi unggulan ( Beras dan Merica ), Pembangunan Puskesmas Plus untuk daerah jauh dan terpencil, Pembangunan Rumah Sakit Towuti, Peningkatan Kesejahteraan guru sekolah terpencil. Ini semua yang saya sebut sebahagian kecil janji bupati yang sampai saat ini belum terealisasi. Saran saya mending difokuskan pada penuntaskan janji – janji politiknya yang sudah di tuangkan jadi 113 program prioritas. ” Tegasnya
Ia menilai program multiyears itu sudah tidak adil sejak dalam pikiranĀ perencananya. Karena informasi yang dia dapat, 50 Miliar dari 800 Miliar itu untuk lampu jalan, selebihnya infrastruktur jalan.
Sementara di Luwu Timur ini pendapatan daerah setelah tambang adalah sektor pertanian. Dan itu kalau tidak salah hanya dianggarkan sekitar 6 miliar saja. Mestinya pemerintah harus menggenjot sektor pertanian ini agar pertanian Luwu Timur maju dan petani sejahtera.
” Dengan anggaran 800 M itu mestinya pupuk gratis plus itu sudah bisa diwujudkan, bantuan UMKM 50 juta per kelompok itu sudah bisa direalisasikan. Rumah Sakit Towuti dilanjutkan pembangunannya. Terkesan sekarang ini lain dijanji lain pula yang dikerja, ada apa ini. ” pungkasnya (*)























Komentar ditutup.