Menu

Mode Gelap
Kejari Lutim Tegaskan Kasus Seragam Sekolah dan Ambulans Jalan Bersamaan, Ada Potensi Penetapan Tersangka Juga Bersamaan Argentina Melaju ke Final Piala Dunia 2026, Kalahkan Inggris Dengan Skor 1-2 Warga Minta Bupati Lutim Tindak Tegas Lurah Penganiaya Warga : Dia Tak Layak Jadi ASN Potret Hitam Turnamen Sepakbola Tarkam di Kabupaten Luwu Timur, Selalu Ricuh Spanyol Berhasil Melaju ke Babak Final, Kalahkan Prancis 2-0 Fakta Jelang Laga Semifinal Prancis vs Spanyol, Siapa Yang Layak Masuk Final ?

LUWU TIMUR

TP PKK Kecamatan Nuha Gelar Sosialisasi “Membaca Nyaring”

badge-check

TP PKK Kecamatan Nuha Gelar Sosialisasi “Membaca Nyaring” Perbesar

LUWU TIMUR,Timuronline – TP PKK Kecamatan Nuha menggelar Sosialisasi “Membaca Nyaring” sekaligus dirangkaikan dengan Rapat Bulanan yang berlangsung di Aula Kantor Camat, Jumat (02/08/2024).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pokja 2 ini dibuka Ketua TP PKK Kecamatan Nuha, Dinar Husnayaeni Safei dan dihadiri TP PKK Desa/Kelurahan, Dharma Wanita Persatuan se-Kecamatan Nuha serta penulis buku cerita daerah Luwu Timur “Putri Loeha dan Payung Saktinya”, Mardiani Pandego sebagai narasumber sekaligus Founder Klub KPBA Iniaku Mobasa.

Sosialisasi ini bertujuan untuk menggalakkan budaya Mokua Mobasa (Gemar Membaca) dalam kegiatan GEMES (Gerakan Membaca 30 Menit Sehari).

Mengawali sambutannya, Ketua TP PKK Kecamatan Nuha, Dinar Husnayaeni Safei menghimbau kepada semua yang hadir untuk bisa gemar membaca di rumah minimal 30 menit setiap harinya.

“Kita ketahui bahwa sosialisasi ini sangat penting untuk dilakukan karena dapat meningkatkan pengetahuan, apalagi dikeluarga kita memiliki anak yang masih duduk dibangku sekolah,” ucapnya.

“Oleh karena itu, saya mengucapkan banyak terima kasih atas perhatian dan semangat ibu-ibu untuk bergabung dalam kegiatan ini,” tambahnya.

Sementara, Mardiani Pandego sebagai narasumber dalam materinya menyampaikan beberapa manfaat membaca nyaring antara lain; menambah dan memperluas kosa kata, mengembangkan keterampilan bahasa lisan, meningkatkan konsentrasi dengan lebih baik, anak menjadi cinta buku, senang belajar dan mengurangi interaksi dengan gadget.

“Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk menyiapkan generasi literasi yang berkualitas, kreatif dan inovatif sehingga menjadi sumber daya manusia yang berdaya saing secara global,” tutupnya. (kominfo-sp)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Kejari Lutim Tegaskan Kasus Seragam Sekolah dan Ambulans Jalan Bersamaan, Ada Potensi Penetapan Tersangka Juga Bersamaan

16 Juli 2026 - 13:13 WITA

Kasi Intel Kejari Luwu Timur, Deri F Rachman

Warga Minta Bupati Lutim Tindak Tegas Lurah Penganiaya Warga : Dia Tak Layak Jadi ASN

15 Juli 2026 - 23:59 WITA

Potret Hitam Turnamen Sepakbola Tarkam di Kabupaten Luwu Timur, Selalu Ricuh

15 Juli 2026 - 16:43 WITA

Catatan Menohok Fraksi PDI-P Terhadap Banyaknya Program Pemkab Lutim Bermasalah

10 Juli 2026 - 21:53 WITA

Cium Adanya Pelanggaran HAM, Komnas HAM RI Minta Bupati Lutim Tunda Penggusuran Petani Laoli

9 Juli 2026 - 21:04 WITA

Erwin Sandi dan Armin Jafar Memenuhi Panggilan Kejari Luwu Timur, Sudah Tersangka ?

9 Juli 2026 - 09:51 WITA

Kejari Lutim Geledah Rumah Erwin Sandi di Malili, Sita Sejumlah Barang Bukti

3 Juli 2026 - 16:03 WITA

Trending KRIMINAL