Menu

Mode Gelap
Sukseskan Musancab, DPC PDI-P Lutim Gelar Rapat Persiapan Dua Guru Ngaji di Lutim Tak Lagi Terima Insentif, Namanya Tiba-tiba Menghilang Suara Hati Ketua STT: Upaya Merajut Kerja Sama Masyarakat Hindu Di Desa Kertoraharjo SMAN 4 Luwu Timur Gelar Studi Wawasan di Wawania Rahampu’u Matano Pertama di Piala Dunia 2026, Messi Cetak Hattrick, Jadi Top Scorer Sementara Hasil Group I Piala Dunia 2026 : Perancis Taklukkan Senegal, Mbappe Cetak Brace

Vale Indonesia

Masalah Sampah di Luwu Timur, PT. Vale Indonesia Siap Kolaborasi dengan Pemerintah

badge-check


					Masalah Sampah di Luwu Timur, PT. Vale Indonesia Siap Kolaborasi dengan Pemerintah Perbesar

LUWU TIMUR,Timuronline – Director of External Relations & Corporate Affairs PT. Vale Indonesia, Endra Kusuma, pengelolaan sampah di lingkungan perusahaan PT Vale sudah lama dijalankan secara konsisten baik dari sisi pengelolaan maupun pemilaan.

Tentu hal tersebut akan menjadi rujukan bagi PT. Vale Indonesia dalam membantu Pemerintah Luwu Timur dalam hal pengelolaan sampah. Dimana persoalan sampah di Kabupaten Luwu Timur saat ini sudah menjadi masalah krusial. Jumlahnya terus bertambah sementara Tempat Pembuangan Akhirnya (TPA) sudah melebihi kafasitas.

Dalam hal pengolahan sampah ini PT Vale sudah terlibat lebih dalam mulai hulu hingga hilir. Disadari sepenuhnya persoalan sampah ini sudah menjadi Tanggung Jawab Sosial PT Vale.

” Di Sorowako kami sudah melakukan edukasi kepada warga untuk melakukan pemilahan sampah, penyediaan fasilitas, mengembang biakkan ulat magot sebagai pengurai sampah, hingga daur ulang menjadi produk bernilai. ” Ungkap Endra Kusuma.

Pemilahan sampah wajib dilakukan karena tidak semua sampah rumah tangga itu bisa terurai secara alami, seperti sampah plastik, itu harus dipisahkan dan hasil akhirnya dia bisa di jual kembali.

Selanjutnya, salah satu dukungan konkrit dari PT Vale Indonesia untuk pemerintah Luwu Timur adalah membangun Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di Desa Baruga. Dan menyiapkan pengembangan teknologi pengolahan sampah Refuse Derived Fuel (RDF) di kawasan Enggano Camp.

Teknologi tersebut ini sementara berproses, diyakini jika sudah bisa di operasikan maka pengolahan sampah di Kabupaten Luwu Timur masuk dalam kategori pengolahan sampah moderen.

” Target jangka panjang kita adalah, mengharapkan hasil olahan residu sampah berupa RDF yang diproduksi dari TPS3R, bisa menjadi bahan bakar alternatif pengganti batu bara untuk prosesing pembakaran di smelter perusahaan.” Kata Endra Kusuma.

” Intinya kita siap berkolaborasi,” Tutupnya (*)

Baca Lainnya

Berbagi Keberkahan Idul Adha, PT Vale Donasi Hewan Kurban ke Wilayah Pemberdayaan

26 Mei 2026 - 13:29 WITA

Mangrove Desa Pasi-Pasi, Dari Konservasi, Edukasi Hingga Hindari Abrasi

25 Mei 2026 - 09:57 WITA

Mobil Sampah Bantuan Vale Terus Dirasakan Manfaatnya Oleh Masyarakat, Hidupkan Bumdes

22 Mei 2026 - 10:20 WITA

PT. Vale Indonesia Buka Loker Untuk Masyarakat Lokal Luwu Timur

20 Mei 2026 - 10:38 WITA

Vale Indonesia Hormati Proses Hukum Pengadaan Ambulance Desa

19 Mei 2026 - 10:19 WITA

Vale Indonesia Perkuat Peran Puskesmas Pomalaa Melalui Program KIA

14 Mei 2026 - 10:34 WITA

Ratusan UMKM Dapat Penghargaan dari PT.Vale Indonesia

9 Mei 2026 - 09:17 WITA

Trending LUWU TIMUR