LUWU TIMUR,Timuronline – Alam perlu dijaga karena merupakan aset vital bagi kelangsungan hidup manusia dan mahluk lain, menyediakan sumber daya penting seperti udara bersih, air dan makanan serta mencegah bencana alam.
Menjaga alam juga merupakan tanggung jawab terhadap generasi mendatang dan berdampak positif pada kesehatan manusia secara keseluruhan. Upaya menjaga alam dapat dimulai dari tindakan kecil seperti mengurangi sampah plastik dan menghemat energi, hingga tindakan yang lebih besar seperti menanam pohon dan menjaga kelestarian hutan.
Setidaknya hal itu juga yang dijaga masyarakat Desa Pasi-Pasi Kecamatan Malili, Luwu Timur. Dimana disatu sudut di desa tersebut, kini bisa menemukan pohon mangrove yang tumbuh subur dan menjadi daya tarik bagi masyarakat.

Untuk mendukung hal tersebut, belum lama ini PT. Vale Indonesia berkolaborasi dengan TNI, KPA dan warga Desa Pasi-Pasi menggelar aksi menanam ribuan bibit mangrove disepanjang pesisir Pantai Desa Pasi.
Tak terasa waktu berlalu, kini Desa Pasi-Pasi menjadi salah satu tujuan destinasi pariwisata terkhusus objek ekowisata yang dikelola masyarakat sekitar.
” Ekowisata ini menjadi satu-satunya destinasi wisata mangrove yang ada di Luwu Timur. Ini menarik, karena selain menjadi daya tarik bagi wisatawan, keberadaan mangrove di wilayah ini juga bisa mencegah erosi pantai, menyerap karbon dan menjadi habitat bagi satwa laut,” Ujar Amiruddin, salah seorang pengunjung, Kamis (20/11/2025)
Dia berharap agar masyarakat setempat, pemerintah desa dan terkhusus bagi PT. Vale Indonesia agar tetap menjaga ekowisata ini dengan baik.
” Kalau perlu, perbanyak lagi tanam mangrove di daerah sini. Ini sangat bermanfaat bagi warga,” Pungkasnya (*)


























