Menu

Mode Gelap
Kampanye Narasi Keberlanjutan, PT Vale Tegaskan Komitmen Good Mining Practices dan Keterbukaan Informasi Lewat Uji Kompetensi Wartawan Ada Apa Pimpinan DPRD Lutim Dua Kali Tak Gubris Aduan Warga ? Jadi Juru Kunci di Group D, Perslutim Dipastikan Gugur di Liga 4 Lagi, Sorowako Kebakaran, Ditinggal anak dan Menantu Seorang Lansia Tewas Terbakar Penetapan Aset Desa Milik Pemdes Sorowako Diduga Langgar Permendagri, Ini Kata Tomas Sorowako Warga Asli Sorowako Pertanyakaan Beberapa Objek Lahan Dijadikan Aset Desa

LUWU TIMUR

Larangan Mudik Lebaran, Bupati Lutim : Kita Amankan Kebijakan Itu

badge-check


					Larangan Mudik Lebaran, Bupati Lutim : Kita Amankan Kebijakan Itu Perbesar

Laporan : Rs

Editor : Rd

LUWU TIMUR,Timuronline – Dalam rangka mendukung kebijakan dari Pemerintah pusat terkait adanya larangan mudik jelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H. mendatang, Bupati Luwu Timur, H. Budiman menghimbau warganya untuk mematuhi aturan tersebut demi keselamatan bersama, Mengingat kondisi pandemi Covid-19 yang hingga kini belum juga usai.

Himbauan tersebut disampaikannya ketika menghadiri buka puasa bersama di Masjid Al Hijrah Villa Danau Matano, Sorowako Kecamatan Nuha, Kamis (29/04/2021).

Selain terhadap para aparaturnya, permintaan itu juga ditujukan pada semua masyarakat Luwu Timur termasuk yang berada diperantauan untuk sementara agar mematuhi aturan Pemerintah dengan cara menahan diri agar tidak mudik demi kemaslahatan bersama.

‘’ Kita sudah menerima surat edaran terkait dengan larangan mudik, tentu kita akan menyikapi, dengan mengamankan kebijakan dari Pemerintah pusat,’’ ungkap Bupati Budiman.

Ia menyebutkan, imbauan ini berdasarkan instruksi langsung dari Presiden RI, Joko Widodo dalam pengarahan Presiden RI kepada Kepala Daerah se Indonesia Tahun 2021 secara virtual.

Budiman menjelaskan, survei yang dilakukan Pemerintah pusat terkait dengan mudik, sebelum ada larangan mudik, yang ingin mudik itu 89 juta orang atau kurang lebih 33% dari penduduk Indonesia.

Selanjutnya, begitu ada larangan mudik turun menjadi 11% tetapi juga angkanya masih besar mencapai 29 juta, begitu adanya sosialisasi yang disampaikan Gubernur, Bupati/Walikota juga menyampaikan mengenai larangan mudik turun menjadi 7% tapi angkanya juga masih besar mencapai 18,9 juta, Ini adalah angka yang sangat banyak dengan potensi penularan yang sangat luas.

” Oleh sebab itu, harus disampaikan terus mengenai larangan mudik ini agar bisa berkurang lagi, yang paling penting bagaimana kita menekankan sekali lagi mengenai disiplin yang ketat terhadap protokol kesehatan, kuncinya ada di situ,” sebutnya.

Dengan kondisi seperti ini, Bupati berharap masyarakat Kabupaten Luwu Timur khususnya Kecamatan Nuha dapat memahami dan menerima himbauan dengan lapang dada.

Himbauan tetsebut tak hanya disampaikan Bupati pada saat buka berama saja, namun ia kembali menyampaikan saat membawakan sambutan usai Sholat Tarwih di Masjid Al Ikhwan Sorowako. (hms/ikp/kominfo)

Lainnya

Ada Apa Pimpinan DPRD Lutim Dua Kali Tak Gubris Aduan Warga ?

4 Februari 2026 - 12:46 WITA

Jadi Juru Kunci di Group D, Perslutim Dipastikan Gugur di Liga 4

3 Februari 2026 - 12:57 WITA

Lagi, Sorowako Kebakaran, Ditinggal anak dan Menantu Seorang Lansia Tewas Terbakar

3 Februari 2026 - 12:29 WITA

Penetapan Aset Desa Milik Pemdes Sorowako Diduga Langgar Permendagri, Ini Kata Tomas Sorowako

12 Januari 2026 - 12:05 WITA

Warga Asli Sorowako Pertanyakaan Beberapa Objek Lahan Dijadikan Aset Desa

9 Januari 2026 - 16:48 WITA

Trending LUWU TIMUR