Menu

Mode Gelap
Vale Indonesia – Siswa SMKN 9 Kolaka Tanam Pohon Peringati HLH Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Afsel Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Setelah Kalahkan Korsel Daftar Tim Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026 Pelatihan Vokasi dan Sertifikasi Operator Alat berat, Bukti Vale Komitmen Penguatan Daya Saing Warga Lokal Pertarungan Sengit Group A Piala Dunia 2026 : Siapa Yang Bakal Dampingi Meksiko

KABAR PEMDA

Ketua TP PKK Lutim Ajak Semua Pihak Berkolaborasi Untuk Mencegah Pernikahan Dini

badge-check


					Ketua TP PKK Lutim Ajak Semua Pihak Berkolaborasi Untuk Mencegah Pernikahan Dini Perbesar

LUWU TIMUR, Timuronline – Ketua TP PKK Kabupaten Luwu Timur (Lutim), Hj. Sufriaty Budiman mengajak seluruh pihak untuk saling berkolaborasi dan bersinergi dalam mencegah pernikahan dini di Kabupaten Luwu Timur.

Ajakan tersebut disampaikan Hj. Sufriaty Budiman saat menyampaikan materi pada Sosialisasi peningkatan partisipasi perempuan di bidang politik, hukum, sosial dan ekonomi yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A), di Gedung Wanita Simpurusiang, Kamis (08/09/2022).

Menurutnya, Sinergi dan kolaborasi, kedua hal itu sangat diharapkan dan diperlukan dalam upaya penuntasan pelbagai kasus kekerasan, penjualan manusia dan kesejangan ekonomi di lingkungan masyarakat.

“Namun dibalik itu, inilah yang menjadi salah satu tugas kita semua, bagaimana caranya jika terdapat kasus seperti itu. Inilah fungsi kita sebagai organisasi kemasyarakatan yang ada di wilayah masing-masing,” jelas Sufriyati.

Baca Juga:
Dinas Dikbud Lutim Gelar Lomba Guru dan Kepala Sekolah Berprestasi

Ia menambahkan, kegiatan ini bertujuan untuk menuntaskan 3M. Di antaranya ;  mengakhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak, mengakhiri penjualan manusia dan mengakhiri kesenjangan ekonomi di pihak perempuan.

“Forum komunikasi partisipasi masyarakat dalam hal ini merupakan program unggulan dari Kementrian P3A Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, sangat berharap untuk seluruh masyarakat bisa menuntaskan 3M tersebut,” harapnya.

Ia juga menyampaikan, upaya yang dilakukan organisasi perempuan untuk membangun kemitraan bersama pemerintah, dapat dilakukan dengan melihat apa yang menjadi program kerja pemerintah, contohnya terkait dengan stunting.

“Stunting ini adalah program nasional yang diharapkan bukan hanya tugas Dinas kesehatan, Dinas P2KB, TP PKK Kabupaten, Kecamatan hingga desa PKK tetapi merupakan tugas bersama,” tutupnya. (hel/ikp-kehumasan/kominfo-sp)

Baca Lainnya

Harap-Harap Cemas Masyarakat Luwu Timur Menanti Perkembangan Kasus Seragam dan Ambulans di Kejari Lutim

22 Juni 2026 - 12:12 WITA

FOTO : Musancab DPC PDIP Luwu Timur Berlangsung Damai

22 Juni 2026 - 11:31 WITA

Polda Kalah Gercep, Kejari Lutim Masuk Tahap Penyidikan Kasus Ambulans Desa

20 Juni 2026 - 11:21 WITA

Update Kasus Penangkapan BBM di Malili, Polisi Akan Minta Keterangan Saksi Ahli

18 Juni 2026 - 15:54 WITA

Ini Daftar Temuan BPK RI Sulsel di Kabupaten Luwu Timur

18 Juni 2026 - 12:46 WITA

Temuan BPK, Enam Mahasiswa di Lutim Tak Layak Terima Beasiswa

18 Juni 2026 - 11:46 WITA

Saling Bantah Antara Pemkab Lutim, Pemdes Tarengge Timur dan Anak Guru Ngaji

18 Juni 2026 - 11:20 WITA

Trending LUWU TIMUR