Menu

Mode Gelap
Penetapan Aset Desa Milik Pemdes Sorowako Diduga Langgar Permendagri, Ini Kata Tomas Sorowako Warga Asli Sorowako Pertanyakaan Beberapa Objek Lahan Dijadikan Aset Desa Wujudkan Ketahanan Pangan Berkelanjutan, Petani Binaan PT Vale Panen Jagung Pakan di Tondowolio Solidaritas untuk Sumatra: PT Vale Indonesia dan Pemkab Luwu Timur Hadir, Bergerak, dan Menguatkan Masyarakat Terdampak Bencana Direktur MIND ID Apresiasi Pengelolaan Proyek Hilirisasi PT Vale di Pomalaa, Progres HPAL Terus Menguat Terungkap…! Tambang PT. Vale di BB1 Seba-Seba Sesuai Izin IPPKH. Begini Tanggapan PT. Vale

KABAR PEMDA

Ketua DWP Lutim Buka Sosialisasi Tupoksi Kader Posyandu se-Kecamatan Tomoni

badge-check


					Ketua DWP Lutim Buka Sosialisasi Tupoksi Kader Posyandu se-Kecamatan Tomoni Perbesar

LUWU TIMUR, Timuronline – Mewakili Ketua TP PKK kabupaten Luwu Timur, Hj. Sufriaty, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP), Hj. Masrah Bahri Suli didampingi Camat Tomoni, Catur Dyan Sintawati, Ketua TP PKK Kecamatan Tomoni dan Kepala Bidang Kelembagaan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Muzakkir membuka secara resmi Sosialisasi tugas dan fungsi bagi Kader posyandu yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), di Aula Kantor Camat Tomoni, Selasa (13/08/2022).

Kegiatan ini diikuti oleh Pengurus TP PKK Kecamatan Tomoni, Pengurus TP PKK Desa se-Kecamatan Tomoni, TP PKK Kabupaten Lutim, para kader Posyandu Kecamatan Tomoni, dan Pemateri yakni Fungsional Kesmas Dinas Kesehatan dan Fungsional Penata Kependudukan dan Keluarga Berencana.

Baca Juga:
Sekda Lutim Minta Dana BKK Digunakan Secara Bijak

Dalam sambutannya, Masrah Bahri Suli mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan agar kader posyandu lebih digiatkan lagi dan masing-masing desa lebih diaktifkan kegiatannya melalui Dasawisma.

“Peran kader posyandu adalah bagaimana mengajak masyarakat untuk berkunjung ke posyandu. Karena posyandu adalah milik masyarakat,” katanya.

Ia juga menekankan agar para kader posyandu dapat berperan aktif untuk menurunkan bayi yang lahir dengan kategori stunting. Hal tersebut dapat dilakukan dengan menjaga gizinya tetap terpenuhi mulai dari hamil hingga secara rutin kw posyandu.

“Inilah peran kita sebagai kader posyandu untuk mengajak masyarakat supaya setiap bulan ke posyandu sampai anaknya berusia lima tahun,” jelasnya.

Fungsional Kesmas Dinas Kesehatan, Rahma Rahim dalam paparannya menjelaskan, posyandu berfungai sebagai wadah pemberdayaan masyarakat dalam alih informasi dan keterampilan dari petugas kepada masyarakat dan antara sesama masyarakat dalam rangka mempercepat penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB).

“Selain itu, sosialisasi ini maksudkan sebagai acuan bagi petugas posyandu dalam penyelenggaraan posyandu,” tandasnya. (hel/ikp-kehumasan/kominfo-sp)

Lainnya

Penetapan Aset Desa Milik Pemdes Sorowako Diduga Langgar Permendagri, Ini Kata Tomas Sorowako

12 Januari 2026 - 12:05 WITA

Warga Asli Sorowako Pertanyakaan Beberapa Objek Lahan Dijadikan Aset Desa

9 Januari 2026 - 16:48 WITA

49 Anggota Polres Luwu Timur Naik Pangkat, Ini Daftarnya

31 Desember 2025 - 10:57 WITA

Sikapi Maraknya Lakalantas, Satlantas Polres Lutim Lakukan Pengecekan Kelaikan Angkutan dan Sopir

30 Desember 2025 - 20:31 WITA

Jaga Komitmen Peningkatan Sektor Pendidikan, PT. CLM Berikan Bantuan Uang Tunai untuk Pembangunan TK Cinta Damai

23 Desember 2025 - 22:34 WITA

Trending CLM