Menu

Mode Gelap
Warga Asli Sorowako Pertanyakaan Beberapa Objek Lahan Dijadikan Aset Desa Terungkap…! Tambang PT. Vale di BB1 Seba-Seba Sesuai Izin IPPKH. Begini Tanggapan PT. Vale 49 Anggota Polres Luwu Timur Naik Pangkat, Ini Daftarnya Sikapi Maraknya Lakalantas, Satlantas Polres Lutim Lakukan Pengecekan Kelaikan Angkutan dan Sopir Komitmen Bersama Tingkatkan Ketangguhan Daerah: PT Vale dan Pemkab Luwu Timur Teken Nota Kesepahaman Mitigasi Bencana Ketahanan Pangan Berkelanjutan Melalui Pemberian Pupuk: Strategi PT Vale Tingkat Produktivitas Pertanian dan Kesejahteraan Petani Huko-Huko

KABAR PEMDA

Ketua DWP Lutim Buka Sosialisasi Tupoksi Kader Posyandu se-Kecamatan Tomoni

badge-check


					Ketua DWP Lutim Buka Sosialisasi Tupoksi Kader Posyandu se-Kecamatan Tomoni Perbesar

LUWU TIMUR, Timuronline – Mewakili Ketua TP PKK kabupaten Luwu Timur, Hj. Sufriaty, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP), Hj. Masrah Bahri Suli didampingi Camat Tomoni, Catur Dyan Sintawati, Ketua TP PKK Kecamatan Tomoni dan Kepala Bidang Kelembagaan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Muzakkir membuka secara resmi Sosialisasi tugas dan fungsi bagi Kader posyandu yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), di Aula Kantor Camat Tomoni, Selasa (13/08/2022).

Kegiatan ini diikuti oleh Pengurus TP PKK Kecamatan Tomoni, Pengurus TP PKK Desa se-Kecamatan Tomoni, TP PKK Kabupaten Lutim, para kader Posyandu Kecamatan Tomoni, dan Pemateri yakni Fungsional Kesmas Dinas Kesehatan dan Fungsional Penata Kependudukan dan Keluarga Berencana.

Baca Juga:
Sekda Lutim Minta Dana BKK Digunakan Secara Bijak

Dalam sambutannya, Masrah Bahri Suli mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan agar kader posyandu lebih digiatkan lagi dan masing-masing desa lebih diaktifkan kegiatannya melalui Dasawisma.

“Peran kader posyandu adalah bagaimana mengajak masyarakat untuk berkunjung ke posyandu. Karena posyandu adalah milik masyarakat,” katanya.

Ia juga menekankan agar para kader posyandu dapat berperan aktif untuk menurunkan bayi yang lahir dengan kategori stunting. Hal tersebut dapat dilakukan dengan menjaga gizinya tetap terpenuhi mulai dari hamil hingga secara rutin kw posyandu.

“Inilah peran kita sebagai kader posyandu untuk mengajak masyarakat supaya setiap bulan ke posyandu sampai anaknya berusia lima tahun,” jelasnya.

Fungsional Kesmas Dinas Kesehatan, Rahma Rahim dalam paparannya menjelaskan, posyandu berfungai sebagai wadah pemberdayaan masyarakat dalam alih informasi dan keterampilan dari petugas kepada masyarakat dan antara sesama masyarakat dalam rangka mempercepat penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB).

“Selain itu, sosialisasi ini maksudkan sebagai acuan bagi petugas posyandu dalam penyelenggaraan posyandu,” tandasnya. (hel/ikp-kehumasan/kominfo-sp)

Lainnya

Warga Asli Sorowako Pertanyakaan Beberapa Objek Lahan Dijadikan Aset Desa

9 Januari 2026 - 16:48 WITA

49 Anggota Polres Luwu Timur Naik Pangkat, Ini Daftarnya

31 Desember 2025 - 10:57 WITA

Sikapi Maraknya Lakalantas, Satlantas Polres Lutim Lakukan Pengecekan Kelaikan Angkutan dan Sopir

30 Desember 2025 - 20:31 WITA

Jaga Komitmen Peningkatan Sektor Pendidikan, PT. CLM Berikan Bantuan Uang Tunai untuk Pembangunan TK Cinta Damai

23 Desember 2025 - 22:34 WITA

Groundbreaking Pembangunan MBR dimulai, Abu Ashar : Semoga Dapat Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Luwu Timur

23 Desember 2025 - 17:28 WITA

Trending LUWU TIMUR