Menu

Mode Gelap
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Afsel Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Setelah Kalahkan Korsel Daftar Tim Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026 Pelatihan Vokasi dan Sertifikasi Operator Alat berat, Bukti Vale Komitmen Penguatan Daya Saing Warga Lokal Pertarungan Sengit Group A Piala Dunia 2026 : Siapa Yang Bakal Dampingi Meksiko Menang Tipis Atas Kongo, Kolombia Pastikan Satu Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026

KABAR PEMDA

Kadis Kominfo-SP : Desa Cantik Merupakan Program Yang Sangat Menarik

badge-check


					Kadis Kominfo-SP : Desa Cantik Merupakan Program Yang Sangat Menarik Perbesar

LUWU TIMUR, Timuronline – Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) merupakan program pemerintah pusat yang menurutnya sangat menarik karena nantinya data berbasis di desa.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfo-SP) Kabupaten Luwu Timur, Drs. H. Hamris Darwis, saat menghadiri Pencanangan Desa Mandiri sebagai Desa Cantik Tahun 2022, di Aula Kantor desa tersebut, Rabu (07/09/2022).

“Kita tau bersama bahwa selama ini data itu banyak yang memproduksinya, banyak orang yang mengambil data di satu sumber yang sama tetapi hasilnya akan berbeda. Tetapi jika desa sendiri sudah punya basis data yang bagus, dan semua orang mengambil data dari situ, akhirnya ke kisruhan data tidak ada lagi,” ujar Kadis Kominfo-SP menambahkan.

Baca Juga:
UPTD PKM Mangkutana Rutin Gelar Kegiatan Prolanis Setiap Bulan

Satu Data ini, lanjut Hamris, secara nasional kita kenal dengan program Satu Data Indonesia (SDI) sesuai dengan Perpres Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia, dan itu ditindaklanjuti oleh Pemerintah daerah dengan membentuk Forum Satu Data Indonesia dan Walidata.

“Forum satu data Indonesia kalau di Kabupaten Luwu Timur dalam bentuk Peraturan Bupati Nomor 213 Tahun 2019, yang intinya bagaimana menindaklanjuti program nasional Indonesia dengan membentuk forum tersebut,” jelas Hamris Darwis.

Terakhir, mantan Kadis Pariwisata ini menjelasskan bedanya forum satu data dengan walidata. Forum satu data, kata Hamris, gunanya dimana orang berkoordinasi untuk membicarakan persoalan satu data. Sementara Walidata adalah bertugas untuk mengumpulkan data.

“Walidata itu ada di Kominfo, sementara Forum Satu Data Indonesia ada di Bappelitbangda Kabupaten Luwu Timur. Walidata itu, kita bekerjasama dengan teman-teman BPS untuk sama-sama menjadi produsen data. Sehingga menurut saya, semakin banyak desa menjadi “Desa Cantik” maka akan semkin bagus buat daerah,” tandas Kepala Dinas Kominfo-SP.

Pencanangan Desa Cinta Statistik ini dilakukan oleh Asisten Administrasi Umum, Ir. Nursih Haerani yang ditandai dengan Penandatanganan MoU antara Badan Pusat Statistik, Pemkab Lutim dan Pemdes Mandiri, dan Penyerahan Piagam Pencanangan oleh Asisten Administrasi Umum kepada Kades Mandiri, Bambang Suprianto. (rhj/ikp-kehumasan/kominfo-sp)

Baca Lainnya

Harap-Harap Cemas Masyarakat Luwu Timur Menanti Perkembangan Kasus Seragam dan Ambulans di Kejari Lutim

22 Juni 2026 - 12:12 WITA

FOTO : Musancab DPC PDIP Luwu Timur Berlangsung Damai

22 Juni 2026 - 11:31 WITA

Polda Kalah Gercep, Kejari Lutim Masuk Tahap Penyidikan Kasus Ambulans Desa

20 Juni 2026 - 11:21 WITA

Update Kasus Penangkapan BBM di Malili, Polisi Akan Minta Keterangan Saksi Ahli

18 Juni 2026 - 15:54 WITA

Ini Daftar Temuan BPK RI Sulsel di Kabupaten Luwu Timur

18 Juni 2026 - 12:46 WITA

Temuan BPK, Enam Mahasiswa di Lutim Tak Layak Terima Beasiswa

18 Juni 2026 - 11:46 WITA

Saling Bantah Antara Pemkab Lutim, Pemdes Tarengge Timur dan Anak Guru Ngaji

18 Juni 2026 - 11:20 WITA

Trending LUWU TIMUR