Menu

Mode Gelap
Polda Kalah Gercep, Kejari Lutim Masuk Tahap Penyidikan Kasus Ambulans Desa CLM Tuntaskan Pelatihan Sembilan Orang Security Update Kasus Penangkapan BBM di Malili, Polisi Akan Minta Keterangan Saksi Ahli Ini Daftar Temuan BPK RI Sulsel di Kabupaten Luwu Timur Temuan BPK, Enam Mahasiswa di Lutim Tak Layak Terima Beasiswa Saling Bantah Antara Pemkab Lutim, Pemdes Tarengge Timur dan Anak Guru Ngaji

LUWU TIMUR

Jambore PKB/PLKB Sulsel, Luwu Timur Juaranya

badge-check


					Jambore PKB/PLKB Sulsel, Luwu Timur Juaranya Perbesar

Laporan : Rd

LUWU TIMUR,Timuronline – Kontingen Kabupaten Luwu Timur meraih Juara 1 terbaik pada kegiatan Jambore PKB/PLKB se-Sulawesi Selatan yang di pusatkan di Kabupaten Bantaeng. Parade Devile Luwu Timur sukses meraih juara pertama dengan penampilan baju adat dan baju kreasi daur ulang di Pantai Seruni Bantaeng, Minggu (13/10/2019).

Selain meraih juara 1 Devile terbaik, Luwu Timur juga meraih juara II Stand KKBPK Expo Jambore. Juara devile terbaik diserahkan Ketua DPD IPeKB Provinsi Sulawesi Selatan, Jasmin, kepada Ketua IPeKB Luwu Timur, Supi’i dan Juara 2 Lomba Stand KKBPK Expo di serahkan oleh Hartawan Zainuddin selaku Asisten Pemerintahan Kabupaten Bantaeng kepada Ketua Jambore IPeKB Luwu Timur, Nursimah.

Jambore PKB/PLKB Sulsel ini dihadiri langsung Kepala BKKBN RI, dr. Hasto Wardoyo, Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, Bupati Bantaeng, Ilham Azikin, Direktur Bina Lini Lapangan BKKBN Pusat, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, Rini Riantika Djohari, dan Ketua DPP IPeKB Indonesia.

Jambore PKB/PLKB ini pertama kali di Indonesia dan sukses mencatatkan rekor Museum Rekor Indonesia (MuRI) penyuluhan KB terbesar di Indonesia secara serentak melibatkan 1.048 penyuluh dan 10.480 peserta di delapan Kecamatan 64 desa/kelurahan. Resmi tercatat di MURI dengan urutan rekor ke-9217.

Kepala BKKBN RI, dr. Hasto Wardoyo memberikan apresiasi atas terselenggaranya Jambore PKB/PLKB pertama di Indonesia yang di mulai dari Kabupaten Bantaeng. Dia juga menghaturkan terima kasih yang banyak terhadap seluruh penyuluh KB yang hadir pada kesempatan itu.

“Kedepan penyuluh KB akan mendapatkan banyak tugas dari Pemerintah. Salah satunya adalah menyusun grand desain pembangunan kependudukan,” ungkapnya.

“Sesuai amanat Bappenas, BKKBN diminta untuk membuat Indeks Pembangunan Keluarga, yang akan menjadi satu-satunya di Indonesia. Tahun ini akan kita buat dan akan diluncurkan sekaligus dilaksanakan tahun depan. Ini tentu dapat kita lakukan bersama-sama dan saling bersinergi antara Pusat, Provinsi dan Kabupaten,” jelasnya.

Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah berharap, dengan adanya kegiatan Jambore Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB), bisa melahirkan generasi-generasi bergizi dan kuat.

Jambore ini berlangsung selama empat hari sejak tanggal 10 sampai dengan 13 Oktober 2019 dengan melaksanakan berbagai rangkaian kegiatan. Diantaranya kegiatan penyuluhan, seminar, pentas seni dan outbound. (hms/ikp/kominfo)

Baca Lainnya

Polda Kalah Gercep, Kejari Lutim Masuk Tahap Penyidikan Kasus Ambulans Desa

20 Juni 2026 - 11:21 WITA

Update Kasus Penangkapan BBM di Malili, Polisi Akan Minta Keterangan Saksi Ahli

18 Juni 2026 - 15:54 WITA

Ini Daftar Temuan BPK RI Sulsel di Kabupaten Luwu Timur

18 Juni 2026 - 12:46 WITA

Temuan BPK, Enam Mahasiswa di Lutim Tak Layak Terima Beasiswa

18 Juni 2026 - 11:46 WITA

Saling Bantah Antara Pemkab Lutim, Pemdes Tarengge Timur dan Anak Guru Ngaji

18 Juni 2026 - 11:20 WITA

Dua Guru Ngaji di Lutim Tak Lagi Terima Insentif, Namanya Tiba-tiba Menghilang

17 Juni 2026 - 11:54 WITA

Viral, Warga Tahan Mobil Pick Up Angkut Solar Ilegal, Polisi : Kita Sudah Amankan

15 Juni 2026 - 10:53 WITA

Trending KRIMINAL