Menu

Mode Gelap
Perkuat Generasi Penggerak Keberlanjutan di Luwu Timur, PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi Majikan di Sorowako Diduga Setubuhi Penjaga Toko Sendiri, Anak di Bawah Umur Bagaimana Konstruksi Hukum Pelaku KDRT di Sorowako Hingga Korbannya Meninggal Dunia Breaking News : Korban KDRT di Sorowako Meninggal Dunia VIDEO : Teman Kena Musibah Kebakaran, Siswa Kelas III B SDN 238 Mallaulu Kumpul Donasi Update Kondisi Korban KDRT di Sorowako, Kini Dirawat di ICU RSUD I Lagaligo, Kondisinya Kritis

LUWU TIMUR

Ini Agenda Perdana Jayadi Nas Sebagai Pjs Bupati Luwu Timur

badge-check

Ini Agenda Perdana Jayadi Nas Sebagai Pjs Bupati Luwu Timur Perbesar

Menanggapi hal tersebut, Pjs Bupati Luwu Timur kembali menegaskan lebih dalam agar protokol kesehatan wajib dilaksanakan oleh seluruh masyarakat terutama dikalangan pemerintahan.

“Kita harus memberikan contoh yang benar terkait protokol kesehatan. Dimulai dari kita sendiri, yakni memakai masker dan membawa hand sanitizer setiap keluar rumah, wajib menyediakan hand sanitizer atau tempat cuci tangan baik dirumah dan dikantor, serta menjaga jarak aman terutama saat sedang berada di area publik. Kita juga saling mengingatkan jika bertemu dengan orang yang tidak pakai masker. Saya minta agar Satpol PP segera memberikan sanksi tegas jika ada yang melanggar,” tegasnya.

Beliau juga mengingatkan kepada masyarakat Luwu Timur agar kegiatan-kegiatan yang mengumpulkan massa seperti acara Perkawinan, Syukuran dan lainnya, harus menerapkan protokol kesehatan, termasuk penyediaan fasilitas sterilisasi dan pengaturan jarak aman.

Sesuai amanat dari Gubernur SulSel terkait Pilkada di masa pandemi ini, Jayadi Nas meminta agar para calon pemimpin di daerah untuk ikut mensosialisasikan pencegahan Covid-19 mulai dari memakai masker dan menjaga jarak kepada semua pendukung masing-masing calon. Dan yang terpenting adalah menjaga situasi kondusifitas selama pilkada agar tetap aman dan nyaman.

Beliau juga akan terus intens berkomunikasi bersama Forkopimda supaya penerapan aturan protokol kesehatan tetap diutamakan sehingga pemutusan mata rantai penyebaran virus corona atau Covid-19 bisa terputus.

“Ini adalah satu-satunya cara yang bisa kita lakukan selama masa pandemi Covid-19. Kita harus berani menghadapi dan memahami situasi yang ada, agar bisa mengambil langkah tepat dalam bertindak kedepan,” tutupnya. (Red)

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Majikan di Sorowako Diduga Setubuhi Penjaga Toko Sendiri, Anak di Bawah Umur

24 Juli 2026 - 19:34 WITA

Bagaimana Konstruksi Hukum Pelaku KDRT di Sorowako Hingga Korbannya Meninggal Dunia

24 Juli 2026 - 16:53 WITA

Breaking News : Korban KDRT di Sorowako Meninggal Dunia

24 Juli 2026 - 16:12 WITA

VIDEO : Teman Kena Musibah Kebakaran, Siswa Kelas III B SDN 238 Mallaulu Kumpul Donasi

24 Juli 2026 - 13:46 WITA

Update Kondisi Korban KDRT di Sorowako, Kini Dirawat di ICU RSUD I Lagaligo, Kondisinya Kritis

23 Juli 2026 - 22:57 WITA

Suami Diduga Aniaya Istri di Sorowako, Korban Tak Sadarkan Diri Akibat Luka Lebam di Wajah

23 Juli 2026 - 22:31 WITA

Wow, Pemkab Lutim Rencana Buat Proyek Infastruktur Jalan Senilai 800 Miliar, MUAK Minta DPRD Lutim Tolak

23 Juli 2026 - 21:13 WITA

Trending DPRD LUTIM