Menu

Mode Gelap
Warga Asli Sorowako Pertanyakaan Beberapa Objek Lahan Dijadikan Aset Desa Terungkap…! Tambang PT. Vale di BB1 Seba-Seba Sesuai Izin IPPKH. Begini Tanggapan PT. Vale 49 Anggota Polres Luwu Timur Naik Pangkat, Ini Daftarnya Sikapi Maraknya Lakalantas, Satlantas Polres Lutim Lakukan Pengecekan Kelaikan Angkutan dan Sopir Komitmen Bersama Tingkatkan Ketangguhan Daerah: PT Vale dan Pemkab Luwu Timur Teken Nota Kesepahaman Mitigasi Bencana Ketahanan Pangan Berkelanjutan Melalui Pemberian Pupuk: Strategi PT Vale Tingkat Produktivitas Pertanian dan Kesejahteraan Petani Huko-Huko

LUWU TIMUR

Hj. Sufriaty Hadiri Minlok Percepatan Penurunan Stunting di Tiga Kecamatan

badge-check


					Hj. Sufriaty Hadiri Minlok Percepatan Penurunan Stunting di Tiga Kecamatan Perbesar

LUWU TIMUR,Timuronline – Wakil Ketua II Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Tingkat Kabupaten Luwu Timur yang juga ketua TP-PKK Lutim, Hj. Sufriaty Budiman menghadiri kegiatan Mini Lokakarya di tiga kecamatan, yaitu ; Kecamatan Tomoni Timur, Angkona dan Malili, yang dipusatkan di Aula Kecamatan Malili, Jumat (10/03/2023).

Turut hadir sejumlah stakeholder terkait seperti ; Dinas P2KB Kabupaten Luwu Timur, Bapelitbangda, Dinas Perikanan dan Kelautan, Dinas Pertanian, Kepala Puskesmas Tomoni Timur, Angkona, Malili, Camat Tomoni Timur, Angkona, Malili, Kepala Desa, TP-PKK Kecamatan dan Desa.

Dalam arahannya, Hj. Sufriaty Budiman menyampaikan bahwa, stunting merupakan program prioritas nasional yang bertujuan untuk menyiapkan generasi emas Kabupaten Luwu Timur.

“Anak-anak adalah generasi penerus bangsa kita, program prioritas nasional ini tidak akan berjalan sesuai keinginan kita jika tidak adanya kerjasama seluruh pemangku kepentingan,” ucapnya.

“Diharapkan juga untuk kepada para stakeholder khususnya kecamatan Tomoni Timur, Angkona, dan Malili agar lebih memperhatikan tanggung jawabnya dan serius dalam menangani masalah stunting ini,” tegas Sufriaty Budiman.

Sementara Nursakinah selaku Tim Satgas Stunting yang menjadi narasumber, mengharapkan hasil rekapitulasi data pendampingan oleh Tim pendamping keluarga tahun 2022 menjadi acuan untuk lebih gencar lagi untuk mencegah stunting dan percepatan penurunan stunting.

“Stakeholder terkait yang hadir hari ini adalah Duta yang artinya yang berkewajiban mengajak masyarakat untuk menjaga lingkungan dan gencar melakukan pendampingan di sasaran (calon pengantin, ibu hamil, ibu nifas dan baduta),” tandasnya. (kominfo-sp)

Lainnya

Warga Asli Sorowako Pertanyakaan Beberapa Objek Lahan Dijadikan Aset Desa

9 Januari 2026 - 16:48 WITA

49 Anggota Polres Luwu Timur Naik Pangkat, Ini Daftarnya

31 Desember 2025 - 10:57 WITA

Sikapi Maraknya Lakalantas, Satlantas Polres Lutim Lakukan Pengecekan Kelaikan Angkutan dan Sopir

30 Desember 2025 - 20:31 WITA

Jaga Komitmen Peningkatan Sektor Pendidikan, PT. CLM Berikan Bantuan Uang Tunai untuk Pembangunan TK Cinta Damai

23 Desember 2025 - 22:34 WITA

Groundbreaking Pembangunan MBR dimulai, Abu Ashar : Semoga Dapat Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Luwu Timur

23 Desember 2025 - 17:28 WITA

Trending LUWU TIMUR