Menu

Mode Gelap
Ini Klasemen Sementara Piala Dunia 2026 Usai Tuan Rumah Meksiko dan AS Menang Lagi Temuan BPK, 20 Penerima Bantuan Lansia Dibawah Umur 60 tahun Hari Lingkungan Hidup, PT. PUL Tanam Ratusan Bibit Pohon Mangrove Bantuan Seragam Sekolah di Lutim Banyak Masalah, BPK RI Temukan Fakta Mengejutkan Nyawa Gadis di Kalaena Berakhir Tragis di Tangan Tetangga Sendiri Jauh ke Lutim Nonton Konser, Warga Bone-Bone Lutra Kecurian

LUWU TIMUR

Enam Fraksi DPRD Luwu Timur Sampaikan Pandangan Umum Ranperda APBD T. A. 2023

badge-check


					Enam Fraksi DPRD Luwu Timur Sampaikan Pandangan Umum Ranperda APBD T. A. 2023 Perbesar

LUWU TIMUR, Timuronline – DPRD Kabupaten Luwu Timur kembali menggelar rapat paripurna dengan agenda Pemandangan Umum Fraksi Fraksi DPRD terhadap Ranperda tentang APBD Tahun Anggaran 2023, Selasa (25/10/2022).

Rapat yang berlangsung di Ruang Sidang Paripurna DPRD Luwu Timur dipimpin langsung Ketua DPRD, Aripin dan dihadiri Bupati Luwu Timur, H. Budiman beserta jajaran eksekutif Pemerintah Kabupaten Luwu Timur.

Pandangan Umum Fraksi diawali dari Fraksi Hanura melalui juri bicaranya Alpian Alwi. Ia menyampaikan tiga pandangan umum. Di antara tiga pandangan umum itu, salah satunya disampaikkan yakni Pemerintah Daerah  diminta pro aktif melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi dan Pusat terkait kondisi Jembatan Lepa-Lepa Kecamatan Burau, dimana masyarakat pengguna jalan berkeluh kesah dengan kondisi jembatan yang dikuatirkan akan berdampak sama dengan jembatan yang ada di Kota Palopo.

“Selain jembatan, kondisi jalan yang berlubang dari arah Kecamatan Burau hingga Kecamatan Wotu juga dapat menjadi perhatian Pemerintah Daerah untuk dikoordinasikan,” pinta Alpian Alwi.

Baca Juga:
Bupati Luwu Timur Hadiri Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Solo Angkona

Selanjutnya Fraksi PAN melalui juru bicaranya Hj. Harisah Suharjo menyampaikan enam pandangan umum, diantaranya meminta kepada pemerintah daerah untuk tetap memprioritaskan program yang mampu mendorong pemulihan ekonomi masyarakat dengan melihat kondisi saat ini setelah terjadinya kenaikan BBM.

Selanjutnya Fraksi PDI-P melalui juru bicaranya Efraem menyampaikan beberapa poin penting yang menjadi masukan diantaranya yakni Pembangunan infrastruktur berkelanjutan yang lebih cenderung terhadap peningkatan ekonomi daerah.

Sementara Fraksi Gerindra melalui juru bicara I Wayan Suparta Fraksi Gerindra memandang bahwa upaya pencapaian kesejahteraan dan kemakmuran rakyat adalah orientasi dan tujuan utama dalam pembangunan.

Olehnya itu, kata I Wayan Suparta, Pemerintah Kabupaten harus mengerahkan segala potensi untuk bisa mencapai tujuan tersebut dengan harus selalu bisa “Melihat dan Mendengar” agar mengetahui dan memahami keinginan masyarakat Luwu Timur.

Selanjutnya, Fraksi Golkar melalui juru bicaranya Ramna Minggus menyampaikan 7 poin penting diantaranya terkait air baku yang dikonsumsi masyarakat, dimana fasilitas bendungan dan IPAL yang dikelola oleh PT. Waemami sudah sangat memprihatinkan, olehnya itu diminta kepada Pemerintah Daerah untuk fokus dan mencari solusi terkait dengan permasalahan tersebut.

Di bidang Kesehatan, Fraksi Golkar meminta kepada Pemerintah Daerah untuk melanjutkan Pembangunan Rumah Sakit Atue yang sudah menghabiskan anggaran daerah milyaran rupiah mengingat kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat dan keberadaan rumah sakit sangat dibutuhkan untuk mempercepat dan mendekatkan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat, apalagi pembangunan rumah sakit merupakan salah satu visi misi Bupati.

Terakhir, Samuel Kandati yang ditunjuk sebagai juru bicara Partai Nasdem mendorong pemerintah daerah untuk bisa menciptakan tim yang melibatkan seluruh stakeholder untuk mulai membangun Draf Standar Pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan berskala Kabupaten yang disinkronkan dengan rencana pembangunan daerah.

“Draf inilah yang biasanya kita kenal dengan Rencana Induk yang kemudian menjadi pedoman bersama,” tutur Samuel Kandati juru bicara Partai Nasdem.

Dari enam fraksi yang menyampaikan Pemandangan Umumnya, semua menyatakan setuju dan sepakat melanjutkan pembahasan Ranperda tersebut untuk dapat dibahas lebih lanjut. (wi/prokopim/ikp-humas/kominfo-sp)

Baca Lainnya

Lagi Temuan BPK, 20 Penerima Bantuan Lansia Dibawah Umur 60 tahun

12 Juni 2026 - 13:12 WITA

Bantuan Seragam Sekolah di Lutim Banyak Masalah, BPK RI Temukan Fakta Mengejutkan

12 Juni 2026 - 11:02 WITA

Kejari Lutim Pastikan Kasus Seragam Sekolah Tetap Berjalan. Akan Ada Tersangka ?

11 Juni 2026 - 10:55 WITA

PN Malili Menangkan Gugatan Siddiq : SK DPP Nasdem Tak Memiliki Hukum Mengikat

10 Juni 2026 - 10:24 WITA

OSIS – Gudep SMAN 4 Luwu Timur Gelar Program GOES, Siswa Antusias

31 Mei 2026 - 09:44 WITA

Kabar Gembira, Magatti Tour And Travel Buka Cabang di Malili, Ayo Umrah dengan Uang Muka Hanya 500 Ribu

31 Mei 2026 - 09:25 WITA

Indahnya Kolaborasi SMAN 4 Luwu Timur dan Indofood di Program Pendidikan dan Sosial

20 Mei 2026 - 12:09 WITA

Trending CITIZEN JOURNALISM