Menu

Mode Gelap
Polda Kalah Gercep, Kejari Lutim Masuk Tahap Penyidikan Kasus Ambulans Desa CLM Tuntaskan Pelatihan Sembilan Orang Security Update Kasus Penangkapan BBM di Malili, Polisi Akan Minta Keterangan Saksi Ahli Ini Daftar Temuan BPK RI Sulsel di Kabupaten Luwu Timur Temuan BPK, Enam Mahasiswa di Lutim Tak Layak Terima Beasiswa Saling Bantah Antara Pemkab Lutim, Pemdes Tarengge Timur dan Anak Guru Ngaji

LUWU TIMUR

Efek Pilkada, Hubungan Husler – Irwan Tak Lagi Harmonis ?

badge-check


					Efek Pilkada, Hubungan Husler – Irwan Tak Lagi Harmonis ? Perbesar

Laporan : Rd

LUWU TIMUR,Timuronline – Tak dipungkiri, dipelbagai daerah di Indonesia tiap menjelang pesta demokrasi atau pemilihan kepala daerah, selalu berimbas pada hubungan seorang Bupati dan Wakil Bupati atau Walikota dan Wakil Walikota. Apalagi jika kedua sosok ini masih berkesempatan untuk maju lagi sebagai calon.

Seorang Bupati atau Walikota yang memutuskan untuk maju pada periode keduanya secara otomatis akan mengunakan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya dengan berbekal dia sebagai seorang petahana. Demikian pula pada diri seorang Wakil Bupati dan Wakil Walikota yang merasa sudah saatnya untuk ‘naik kelas’.

Nah, tahun 2020 mendatang di pelbagai daerah akan melangsungkan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) secara serentak, salah satunya di Kabupaten Luwu Timur, Propinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). Bupati Luwu Timur, H.M.Thorig Husler dipastikan akan maju lagi pada periode keduanya tentunya sebagai calon bupati. Sementara itu wakilnya, Irwan Bachri Syam pun kemungkinan besar akan jadi pesaing Husler.

Rivalitas keduanya pun sudah ditunjukkan oleh orang-orang terdekat melalui media sosial facebook yang pada ramai memposting ‘jagoan’ merekalah yang lebih layak memimpin Luwu Timur 5 tahun kedepan.

Lantas, bagaimana dengan hubungan mereka dalam memimpin pemerintahan di daerah berjuluk Bumi Batara Guru ini ? Fakta menunjukkan jika dalam beberapa bulan terakhir, baik Bupati Husler maupun wakilnya, Irwan terlihat jalan sendiri-sendiri di berbagai kegiatan. Harmonisasi dan kekompokan kedua pemimpin ini yang dulunya selalu ditunjukkan kini rasanya hambar. Padahal masa bakti mereka masih terbilang cukup lama yakni baru berakhir tahun 2021 mendatang.

Apakah ini menunjukkan hubungan mereka betul-betul tak lagi harmonis ? Yang jelasnya, masyarakat Luwu Timur menginginkan mereka menuntaskan visi dan misi yang telah mereka tetapkan saat baru terpilih di tahun 2016 lalu. Jangan sampai retaknya hubungan mereka berimbas pada pelayanan kepada masyarakat.

” Soal pilkada, kami masyarakat tentu tidak pusing. Yang kami mau, bagaimana daerah ini tetap maju dibawah kepemimpinan mereka berdua. Visi menjadikan daerah ini terkemuka harus terealisasi. Dan kalau gagal, mereka berdua yang gagal,” Ungkap Rahman, salah seorang warga Luwu Timur, Selasa (29/10/19).

Dia berharap, kepada masyarakat Luwu Timur agar tetap menjaga kondisi yang aman hingga perhelatan pilkada nantinya selesai.

” Saat ini belum ada satupun calon Bupati dan Wakil Bupati yang telah ditetapkan karena memang tahapannya belum sampai kesitu. Jikapun mereka ‘bercerai’ itu urusan nanti. Pemerintahan ini harus berjalan sesuai dengan marwahnya untuk kesejahteraan seluruh masyarakat,” Pungkasnya. (Redaksi)

Baca Lainnya

Polda Kalah Gercep, Kejari Lutim Masuk Tahap Penyidikan Kasus Ambulans Desa

20 Juni 2026 - 11:21 WITA

Update Kasus Penangkapan BBM di Malili, Polisi Akan Minta Keterangan Saksi Ahli

18 Juni 2026 - 15:54 WITA

Ini Daftar Temuan BPK RI Sulsel di Kabupaten Luwu Timur

18 Juni 2026 - 12:46 WITA

Temuan BPK, Enam Mahasiswa di Lutim Tak Layak Terima Beasiswa

18 Juni 2026 - 11:46 WITA

Saling Bantah Antara Pemkab Lutim, Pemdes Tarengge Timur dan Anak Guru Ngaji

18 Juni 2026 - 11:20 WITA

Dua Guru Ngaji di Lutim Tak Lagi Terima Insentif, Namanya Tiba-tiba Menghilang

17 Juni 2026 - 11:54 WITA

Viral, Warga Tahan Mobil Pick Up Angkut Solar Ilegal, Polisi : Kita Sudah Amankan

15 Juni 2026 - 10:53 WITA

Trending KRIMINAL