Menu

Mode Gelap
Kampanye Narasi Keberlanjutan, PT Vale Tegaskan Komitmen Good Mining Practices dan Keterbukaan Informasi Lewat Uji Kompetensi Wartawan Ada Apa Pimpinan DPRD Lutim Dua Kali Tak Gubris Aduan Warga ? Jadi Juru Kunci di Group D, Perslutim Dipastikan Gugur di Liga 4 Lagi, Sorowako Kebakaran, Ditinggal anak dan Menantu Seorang Lansia Tewas Terbakar Penetapan Aset Desa Milik Pemdes Sorowako Diduga Langgar Permendagri, Ini Kata Tomas Sorowako Warga Asli Sorowako Pertanyakaan Beberapa Objek Lahan Dijadikan Aset Desa

LUWU TIMUR

Dinas Sosial P3A Lutim Gelar Advokasi Pembentukan UPTD PPA

badge-check


					Dinas Sosial P3A Lutim Gelar Advokasi Pembentukan UPTD PPA Perbesar

Laporan : Rs / Ikp

Editor     : Rd

LUWU TIMUR,Timuronline – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak Kabupaten Luwu Timur menggelar Advokasi  Pembentukan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) di Aula Kantor Dinsos P3A Lutim, Selasa (01/09/2020).

Rapat ini dihadiri Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Sulawesi Selatan, Muhammad Iqbal Suhaeb, didampingi Sekretaris Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sulsel, Askari. Hadir pula perwakilan Polres Luwu Timur, serta sejumlah SKPD terkait.
 
Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Luwu Timur, Sukarti menjelaskan, tujuan Advokasi Pembentukkan Unit Pelaksanaan Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Luwu Timur mengingat kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak dari tahun ke tahun semakin meningkat.
 
“Tujuannya bagaimana agar kita bisa mengendalikan masyarakat terutama pada kasus-kasus yang sering kali terjadi, seperti kekerasan fisik, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), pelecehan, dan lain-lainnya dapat kita atasi masalah itu. Terutama pada masa pandemi Covid-19 ini, banyak hal-hal yang tak terduga terjadi, misalnya KDRT, kekerasan fisik terhadap anak, pelecehan terhadap perempuan, semua itu harus kita cegah agar bisa mengurangi data-data itu dibandingkan tahun kemarin,” terang Sukarti.
 
Sementara Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB Provinsi Sulsel, Muhammad Iqbal Suhaeb dalam sambutannya menjelaskan terkait masalah kekerasan yang perlu diatasi dengan tanggap dan cepat.
 
“Pada saat di Palopo, saya melihat ada suatu kejadian kekerasan, dan saya langsung angkat bicara agar korban tidak mengalami hal seperti trauma, maka dari itu Ketika ada kejadian seperti itu, langsung saja laporkan pada Polsek sekitar atau di Dinas sosial ini, kita harus sigap dan cepat menangani masalah tersebut, agar tidak banyak memakan banyak korban, apalagi keadaan saat ini pandemi covid-19 sudah banyak kejadian yang tak terduga terus menerus terjadi,” ujarnya.
 
“Jadi, saya sangat prihatin dengan masalah ini, saya harap kita bisa cegah masalah kekerasan ini sebelum sesuatu hal lain terjadi lagi,” harap Iqbal Suhaeb. (ikp/kominfo)

Lainnya

Ada Apa Pimpinan DPRD Lutim Dua Kali Tak Gubris Aduan Warga ?

4 Februari 2026 - 12:46 WITA

Jadi Juru Kunci di Group D, Perslutim Dipastikan Gugur di Liga 4

3 Februari 2026 - 12:57 WITA

Lagi, Sorowako Kebakaran, Ditinggal anak dan Menantu Seorang Lansia Tewas Terbakar

3 Februari 2026 - 12:29 WITA

Penetapan Aset Desa Milik Pemdes Sorowako Diduga Langgar Permendagri, Ini Kata Tomas Sorowako

12 Januari 2026 - 12:05 WITA

Warga Asli Sorowako Pertanyakaan Beberapa Objek Lahan Dijadikan Aset Desa

9 Januari 2026 - 16:48 WITA

Trending LUWU TIMUR