Menu

Mode Gelap
Vale Indonesia – Siswa SMKN 9 Kolaka Tanam Pohon Peringati HLH Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Afsel Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Setelah Kalahkan Korsel Daftar Tim Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026 Pelatihan Vokasi dan Sertifikasi Operator Alat berat, Bukti Vale Komitmen Penguatan Daya Saing Warga Lokal Pertarungan Sengit Group A Piala Dunia 2026 : Siapa Yang Bakal Dampingi Meksiko

LUWU TIMUR

Dialog Publik TP PKK Luwu Timur Untuk Deteksi Dini Kanker

badge-check


					Dialog Publik TP PKK Luwu Timur Untuk Deteksi Dini Kanker Perbesar

LUWU TIMUR,Timuronline – Ketua TP PKK Kabupaten Luwu Timur, Hj. Sufriaty Budiman beserta pengurus PKK hingga Kader mengikuti Dialog Publik dalam Forum Webinar, di Aula Rujab Bupati, Selasa (31/08/2021), yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan RI dengan melibatkan peran Tokoh agama dan Tokoh masyarakat dalam membantu mengedukasi masyarakat khususnya kaum perempuan untuk melakukan deteksi dini kanker payudara dan kanker leher rahim.

Kegiatan tersebut diselenggarakan dalam rangka meningkatkan upaya pencegahaan dan pengendalian kanker payudara dan kanker leher rahim dalam meningkatkan kepedulian dan keikutsertaan perempuan untuk melakukan deteksi dini kanker payudara dan kanker leher rahim secara berkala.

Plt. Direktur Jendral Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan RI dalam sambutannya yang disampaikan oleh Direktur P2P Tidak Menular Kemenkes RI, dr. Cut Putri Arianie, MHKes mengatakan, kanker merupakan masalah kesehatan global dimana jumlah kasus dan angka kematian terus meningkat.

“Berdasarkan data Globocan tahun 2020 terdapat 18,1 juta kasus baru dan angka kematian 9,6 juta di dunia. Artinya, 1 dari 6 kematian di dunia disebabkan karena penyakit kanker,” ujarnya.

Baca Juga :

Digugat Oleh Debitur, PT. JACCS MPM Malili Justru Berhasil Sita Sebuah Mobil

Pelatihan IKM Dinas Transnakerin Luwu Timur

Di Indonesia Kanker Terbanyak Adalah Kanker Payudara

Di Indonesia sendiri, lanjut dr. Cut Putri Arianie, kasus kanker terbanyak adalah kanker payudara, kemudian kanker leher rahim yang ada pada wanita. Sementara pada pria adalah kanker paru-paru dan kanker kolorektal.

Dirinya mengungkapkan, badan kesehatan dunia atau WHO menyatakan bahwa sekitar 30-50% kematian akibat kanker dapat dicegah dengan menghindari faktor resiko diantaranya pola makan tidak sehat dimana konsumsi kadar gula, garam dan lemak, tidak merokok, rajin melakukan aktifitas fisik dan menjaga berat badan ideal serta membudayakan deteksi dini secara berkala.

“Tokoh agama dan Tokoh masyarakat merupakan suri tauladan dan panutan yang paling dekat dengan masyarakat. Peran mereka sangat penting dalam membangun kepercayaan dan kepatuhan masyarakat termasuk dalam budaya menjaga dan mengendalikan penyakit melalui upaya-upaya kesehatan seperti melakukan deteksi dini,” tutur dr. Cut Putri Arianie.

Untuk itu, ia berharap Tokoh agama dan Tokoh masyarakat sebagai orang yang sangat didengar oleh masyarakat untuk memaksimalkan perannya dalam menggerakkan keikutsertaan masyarakat untuk membudayakan deteksi dini kanker khususnya kanker payudara dan kanker leher rahim.

Adapun narasumber pada dialog ini, Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Dr. Hari Nur Cahya Murni, M.Si., Kepala BKKBN, Dr. (H.C) dr. Hasto Wardoyo, SpOG (K)., Ketua Umum Asosiasi Dinkes, dr. M. Subuh, MPPM., Ketua Himpunan Obstetri Ginekologi Sosial Indonesia (HOGSI), Dr. dr. Raden Soerjo Hadijono, SpOG (K), dan di moderatori oleh dr. Haekal Anshari, M.Biomed (AAM) selaku Presenter dan Influencer. (ikp/kominfo)

Baca Lainnya

Harap-Harap Cemas Masyarakat Luwu Timur Menanti Perkembangan Kasus Seragam dan Ambulans di Kejari Lutim

22 Juni 2026 - 12:12 WITA

FOTO : Musancab DPC PDIP Luwu Timur Berlangsung Damai

22 Juni 2026 - 11:31 WITA

Polda Kalah Gercep, Kejari Lutim Masuk Tahap Penyidikan Kasus Ambulans Desa

20 Juni 2026 - 11:21 WITA

Update Kasus Penangkapan BBM di Malili, Polisi Akan Minta Keterangan Saksi Ahli

18 Juni 2026 - 15:54 WITA

Ini Daftar Temuan BPK RI Sulsel di Kabupaten Luwu Timur

18 Juni 2026 - 12:46 WITA

Temuan BPK, Enam Mahasiswa di Lutim Tak Layak Terima Beasiswa

18 Juni 2026 - 11:46 WITA

Saling Bantah Antara Pemkab Lutim, Pemdes Tarengge Timur dan Anak Guru Ngaji

18 Juni 2026 - 11:20 WITA

Trending LUWU TIMUR