Menu

Mode Gelap
Vale Indonesia – Siswa SMKN 9 Kolaka Tanam Pohon Peringati HLH Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Afsel Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 Setelah Kalahkan Korsel Daftar Tim Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026 Pelatihan Vokasi dan Sertifikasi Operator Alat berat, Bukti Vale Komitmen Penguatan Daya Saing Warga Lokal Pertarungan Sengit Group A Piala Dunia 2026 : Siapa Yang Bakal Dampingi Meksiko

LUWU TIMUR

DAS Sungai Pongkeru – Malili Keruh, DLH Lutim : Sediment Pond PT.CLM Baik-Baik Saja

badge-check


					DAS Sungai Pongkeru – Malili Keruh, DLH Lutim : Sediment Pond PT.CLM Baik-Baik Saja Perbesar

Laporan : Rs

Editor     : Rd

LUWU TIMUR,Timuronline – Beberapa hari terakhir ini, air Sungai Malili terlihat keruh. Salah satu yang menjadi dugaan penyebab keruhnya air sungai Malili adalah intensitas hujan yang cukup tinggi. Namun demikian, beberapa tanggapan juga muncul ditengah masyarakat salah satunya dengan aktifitas tambang PT. Citra Lampia Mandiri.

Untuk membuktikan benar tidaknya hal tersebut, manajemen PT. CLM bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Luwu Timur melakukan inspeksi dan pengecekan kondisi air terhadap output dari aliran sediment pond yang berada di wilayah penambangan PT. CLM di Desa Pongkeru, Kamis (07/01/20)

Nasir, Kabid Dinas Lingkungan Hidup Lutim mengungkapkan bahwa kondisi dari 4 lokasi sediment pond yang dimiliki oleh PT.CLM tidak masalah atau masih berfungsi dengan baik.

” Kami telah melakukan uji lapangan dengan menggunakan alat portable terhadap parameter total suspended solid (TSS) dengan hasil 40mg/L dan pH=6,5. Keselurahan hasil test kandungan air yang keluar dari 4 sediment pond masih dibawah ambang baku mutu lingkungan. Parameter itu sesuai dengan permen lingkungan hidup nomor 09 tahun 2006 tentang baku mutu air limbah bagi usaha dan kegiatan pertambangan bijih nickel,” ujar Nasir dikutip dalam rilisnya.

Dari pihak CLM sendiri yang diwakili Kepala Tehnik Tambang (KTT), Ahmad Surana menjelaskan pihaknya tak henti terus melakukan pembenahan secara berkala terhadap beberapa titik sediment pond.

“ Bukaan tambang yang dikerjakan oleh PT. CLM yang berada di Blok Kande Api itu sekitar 60 ha, yang terdiri dari Pit A dan Pit B. Untuk mengantisipasi limpahan limbah dari blok kande api tersebut, kami membuat 4 sediment pond yang terdiri dari sediment pond A, B, C dan D. dengan luas keseluruhan 4 ha yang di dalamnya terdapat beberapa kompartment yang berfungsi sebagai treatment limbah dari blok kande api,” jelas Ahmad.

Ahmad juga menuturkan, bahwa PT. CLM berkomitmen penuh dalam menjalankan prinsip pertambangan yang baikdan benar (Good Mining Practice) yang salah satu cirinya yakni mengendalikan dan memelihara fungsi lingkungan hidup serta menciptakan pembangunan yang berkelanjutan dan berlandaskan budaya lokal, terkhusu di Kabupaten Luwu Timur tentunya. (Red)

 

Baca Lainnya

Harap-Harap Cemas Masyarakat Luwu Timur Menanti Perkembangan Kasus Seragam dan Ambulans di Kejari Lutim

22 Juni 2026 - 12:12 WITA

FOTO : Musancab DPC PDIP Luwu Timur Berlangsung Damai

22 Juni 2026 - 11:31 WITA

Polda Kalah Gercep, Kejari Lutim Masuk Tahap Penyidikan Kasus Ambulans Desa

20 Juni 2026 - 11:21 WITA

CLM Tuntaskan Pelatihan Sembilan Orang Security

19 Juni 2026 - 14:41 WITA

Update Kasus Penangkapan BBM di Malili, Polisi Akan Minta Keterangan Saksi Ahli

18 Juni 2026 - 15:54 WITA

Ini Daftar Temuan BPK RI Sulsel di Kabupaten Luwu Timur

18 Juni 2026 - 12:46 WITA

Temuan BPK, Enam Mahasiswa di Lutim Tak Layak Terima Beasiswa

18 Juni 2026 - 11:46 WITA

Trending LUWU TIMUR