Menu

Mode Gelap
Polda Kalah Gercep, Kejari Lutim Masuk Tahap Penyidikan Kasus Ambulans Desa CLM Tuntaskan Pelatihan Sembilan Orang Security Update Kasus Penangkapan BBM di Malili, Polisi Akan Minta Keterangan Saksi Ahli Ini Daftar Temuan BPK RI Sulsel di Kabupaten Luwu Timur Temuan BPK, Enam Mahasiswa di Lutim Tak Layak Terima Beasiswa Saling Bantah Antara Pemkab Lutim, Pemdes Tarengge Timur dan Anak Guru Ngaji

LUWU TIMUR

Danau Matano Didatangi 200 Mahasiswa Unhas

badge-check


					Danau Matano Didatangi 200 Mahasiswa Unhas Perbesar

Laporan : Rd

LUWU TIMUR,Timuronline – Sebanyak 200 Mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) melakukan praktek lapangan terpadu pada kawasan konservasi Danau Matano Sorowako. Praktek ini juga dirangkaikan dengan kegiatan pengabdian masyarakat dalam pengelolaan ikan Endemik Danau Matano, yang dipusatkan di Yatch Club Sorowako, Jumat (20/09/2019).

Kegiatan ini terlaksana bekerjasama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Luwu Timur. Hadir dalam kegiatan ini Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan, Ir. Hj. Lies yang juga berperan sebagai dosen dalam Ilmu Kelautan dan Perikanan.

Mewakili Bupati, Sekertaris Daerah Kabupaten Luwu Timur, H. Bahri Suli dalam penyambutannya menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas terpilihnya Kabupaten Luwu Timur khususnya Danau Matano menjadi tempat praktek lapangan Mahasiswa Unhas.

Ia menggambarkan bahwa, Danau Matano merupakan sebuah danau purba (danau tua) yang terbentuk dari aktivitas tektonik alias pergeseran lempeng, dengan ukuran panjang 28 kilometer dan lebar 8 kilometer dengan kedalaman 590 meter. Sementara permukaan air danau berada pada ketinggian 382 meter di atas permukaan laut, sehingga tercatat sebagai danau terdalam di Indonesia, terdalam ke-3 di Asia dan terdalam ke-10 di dunia.

Danau ini, kata Bahri Suli, juga memiliki berbagai jenis ikan purba yang endemik dan hidup bebas di alam. Salah satunya ikan opudi dan buttini. Jenis ikan buttini ini habitatnya berada didasar danau dengan ciri khas mata yang sedikit menonjol keluar.

Pada sisi lainnya, Danau ini juga sangat indah dan potensial untuk dikembangkan. Itulah mengapa Pemerintah daerah bersama Pemerintah desa fokus untuk mengembangkan daerah Sorowako khusus danau matano ini sebagai salah satu destinasi wisata.

Sementara Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan, Hj. Lies juga menyampaikan terima kasih atas penyambutan dan penerimaan mahasiswa Unhas untuk melakukan praktek di wilayah ini.

Istri Nurdin Abdullah, Gubenur Sulawesi Selatan ini disela-sela acara itu menyerahkan bantuan tenda dan dapur umum untuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu Timur. Termasuk pula bantuan Ambulance Laut untuk mengurangi angka kematian di wilayah perairan di Kabupaten Luwu Timur.

Selain Sekda Luwu Timur, turut hadir pula, Ketua Tim Penggerak PKK Luwu Timur, Puspawati Husler, Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Luwu Timur, dr. Ani Nurbani dan beberapa Kepala OPD, Camat, Lurah dan Kepala Desa. (hms/ikp/kominfo)

Baca Lainnya

Polda Kalah Gercep, Kejari Lutim Masuk Tahap Penyidikan Kasus Ambulans Desa

20 Juni 2026 - 11:21 WITA

Update Kasus Penangkapan BBM di Malili, Polisi Akan Minta Keterangan Saksi Ahli

18 Juni 2026 - 15:54 WITA

Ini Daftar Temuan BPK RI Sulsel di Kabupaten Luwu Timur

18 Juni 2026 - 12:46 WITA

Temuan BPK, Enam Mahasiswa di Lutim Tak Layak Terima Beasiswa

18 Juni 2026 - 11:46 WITA

Saling Bantah Antara Pemkab Lutim, Pemdes Tarengge Timur dan Anak Guru Ngaji

18 Juni 2026 - 11:20 WITA

Dua Guru Ngaji di Lutim Tak Lagi Terima Insentif, Namanya Tiba-tiba Menghilang

17 Juni 2026 - 11:54 WITA

Viral, Warga Tahan Mobil Pick Up Angkut Solar Ilegal, Polisi : Kita Sudah Amankan

15 Juni 2026 - 10:53 WITA

Trending KRIMINAL